<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462</id><updated>2012-02-29T23:17:20.010-08:00</updated><category term='Coding'/><category term='Pribadi'/><category term='Slackware'/><category term='Lantur'/><category term='Islam'/><category term='Vista'/><category term='Sepeda'/><category term='Internet'/><category term='XP'/><category term='Google'/><category term='Senandung'/><category term='Celoteh'/><title type='text'>CATATAN PURWANINDITA</title><subtitle type='html'>Bismillah, sekedar upaya mengikat makna melalui serakan kata sederhana :)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>88</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-2008682995334549767</id><published>2012-02-13T15:41:00.000-08:00</published><updated>2012-02-15T16:43:27.071-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Nama Putra Kami : Fatih</title><content type='html'>Memberi nama anak adalah kewajiban seorang ayah. Namun ternyata memberi nama anak tidak semudah yang dibayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak mengetahui istri hamil muda, saya mulai mencari referensi nama pilihan.&amp;nbsp;Namun rupanya yang ingin memberi nama bukan hanya saya saja sebagai sang ayahanda. Ibundanya pun merasa berhak untuk memberi nama. Masih belum cukup, Eyang kakungnya pun memilih kata untuk memberi nama belakang untuk si jabang bayi.&amp;nbsp;Sampai beberapa hari setelah anak kami kami lahir, keluarga masih merangkai-rangkai nama yang pantas untuk si adik bayi. Bahkah menjelang aqiqah pun masih berkutat dengan masalah nama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya keluarga kami sepakat memberi nama untuk anak kami dengan nama: Fatih Azzaydan Putrakadipta. Fatih nama dari ayahnya. Azzaydan nama pemberian dari ibunya. Putrakadipta mewakili pilihan nama eyang-eyangnya. Dan kami memanggilnya dengan nama depannya: Fatih :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Fatih. Seperti nama surah pertama dalam Al Qur'an: Al Fatihah yang artinya "Pembukaan". Begitu juga dengan anak saya, ialah sang pembuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada cerita tentang nama Fatih ini. Suatu malam saya pernah bermimpi. Dalam mimpi itu saya berada pada sebuah selasar masjid. Kondisinya malam selepas Isya, dan saya dihampiri oleh orang tua yang tidak begitu tampak jelas raut wajahnya. Kemudian ia bertanya tentang nama anakku nanti. Lalu begitu saja saya menjawab dengan sebuah jawaban yang tak pernah terpikirkan sebelumnya. Jawaban saya kurang lebihnya seperti ini: "Nama anakku adalah Fatih - Sang Pembuka. Karena anak-anak seperti halnya sebuah lembaran buku tulis yang putih bersih. Kitalah yang akan mewarnai dan mengisi lembar-demi lembar buku itu. Dan sebagaimana sebagaimana sebuah buku, setiap anak niscaya memiliki lembar pembuka sebagai pendahuluannya...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Fatih disini saya ambil dari sebuah gelar yang mahsyur dari seorang pahlawan Islam bernama Sultan Muhammad Al-Fatih.&amp;nbsp;Al-Fatih artinya yang membuka dan menaklukkan. Bergelar Al-Fatih, karena sang sultan berjaya membuka dan menaklukkan negeri Konstatinopel dalam usia yang sangat belia: 19 tahun. Berita tentang takluknya Konstantinopel ini pernah dikabarkan oleh sabda Rasul yang mulia dalam riwayat Imam Ahmad:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Konstantinopel akan dibebaskan di tangan seorang laki-laki. Maka sebaik-baik pemimpin adalah pemimpin yang membebaskan kota itu. Dan sebaik-baik tentara adalah tentaranya"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Fatih dikenal sebagai pemimpin Islam yang ulung dan juga ahli ibadah yang 'alim. Senantiasa menjaga shalatnya, baik shalat jama'ah yang wajib maupun shalat malam. Maka tidaklah mengherankan pada zamannya, ia menjadi pemimpin terbaik yang memimpin sebaik-baik pasukan dalam menaklukkan Konstatinopel sebagaimana dikabarkan Rasulullah berabad lampau. Belia-shalih-menaklukkan : inilah yang membuat saya jatuh hati dengan nama Fatih :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama ini membawa doa agar anak kami diberi kemudahan untuk menjadi pembuka kemenangan yang barakah, juga bisa mengambil teladan juang dari seorang pahlawan Islam: Muhammad Al-Fatih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Azzaydan adalah nama tengah yang diberikan oleh ibundanya. Meskipun sebenarnya saya kurang rela dengan nama rangkap seperti ini karena kurang sesuai sunnah. Namun mengingat perjuangan bundanya dalam mengandung dan melahirkan, agaknya saya tak kuasa menolaknya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Azzaydan berasal dari kata Zayd (baca: Zaid). Zayd artinya "sesuatu yang bertambah". Bagus artinya, dan saya langsung suka begitu saja. Karena secara matematis, berdasarkan deret angka, sesuatu yang bertambah (+) pasti ke arah positif. Sebaliknya kata berkurang (-) pasti ke arah negatif. Jadi filosofinya, istri saya berharap anak ini senantiasa bertambah dalam hal kebaikan (positif).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika zayd adalah kata tunggal, maka azzaydan bermakna ganda. Ini mengingatkan saya bahwa putra kami yang lahir dengan 2 ari-ari. Mungkin dulu mau diberi kembar namun tidak jadi, kata dokter sih.... :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Azzaydan artinya 2 Zayd. Kalau mau secara "indonesia banget" bisa saya artikan sebagai 2 sesuatu yang bertambah hehehe. Namun sebenarnya saya condong untuk mengartikannya sebagai doa dan harapan bahwa anak ini, oleh Allah diberikan tambahan kebaikan yang tidak seperti biasanya, bahkan bersifat ganda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zayd disini juga mengacu pada 2 shahabat Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam: Zayd bin Haritsah dan Zayd bin Tsabit. Jika Zayd bin Haritsah dikenal sebagai seorang panglima mujahidin yang utama di zamannya, Zayd bin Tsabit adalah seorang shahabat yang terkenal 'alim, seorang ahli fiqih, ahli bahasa (Arab, Ibrani, Suryani), dan juga sebagai penulis dan pencatat wahyu Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam. Semoga nama ini menjadi motivasi untuk anak saya untuk meneladani salafush shalih: setangguh Zayd bin Haritsah dan secendekia Zayd bin Tsabit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putrakadipta diambil dari bahasa Jawa kawi turunan Sansekerta. Nama ini adalah sumbangsih dari Eyang kakung anak kami. Putrakadipta terdiri dari 2 kata: Putraka dan Dipta. Putraka artinya cucu. Sedangkan Dipta artinya adalah terang, cahaya, sinar. Eyangnya memilih nama ini karena cucunya lahir lepas Zuhur dimana matahari sedang bersinar terang-terangnya. Selain itu ketika awal lahir, cucunya terlihat terang dengan kulit yang putih bersih. Nah, harapannya adalah semoga cucu tercinta ini tumbuh bersinar cemerlang, sejantan matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara ringkas harapan serta doa yang ada dibalik nama Fatih Azzaydan Putrakadipta: pembuka kemenangan yang barakah bertambah-tambah, meneladani salafush shalih, cemerlang sejantan matahari. Amin....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-2008682995334549767?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/2008682995334549767/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2012/02/nama-anakku-fatih.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/2008682995334549767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/2008682995334549767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2012/02/nama-anakku-fatih.html' title='Nama Putra Kami : Fatih'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-3395745982619787111</id><published>2012-01-16T07:51:00.000-08:00</published><updated>2012-01-18T21:18:31.188-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Surat Untuk Anakku :)</title><content type='html'>Bismillahirrahmanirrahim....&lt;br /&gt;Untuk Anakku Tercinta di Bumi Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anakku sayang, tentu seperti anak-anak yang lain. Ada masanya engkau akan menyukai tentang kisah. Pada surat ini, Ayah akan bercerita tentang sepetik kisah kelahiranmu. Semoga, engkau bisa mengambil pelajaran dari kisah ini....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29 Desember 2011 Masehi - 4 Shafar 1433 Hijriyah menjadi hari yang sangat bersejarah bagi kita. Setelah 10 bulan menikah, pada hari itu selepas shalat Zuhur - 12.20 WIB, tergesa Eyang Putrimu mencari Ayah di sudut mushalla sebuah rumah sakit bersalin di kota Semarang. Dengan binar matanya yang beruntai haru, Eyang Putri memberi kabar gembira pada Ayah. Alhamdulillah, Allah nan maha pengasih pada detik itu berkenan memberikan karunia kepada Ayah dan Bunda seorang putra. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Segera Ayah menuju ke ruang bayi, tepat di sebelah ruang Ibunda melahirkanmu. Tak Ayah temukan siapapun melainkan bayi laki-laki mungil dengan kulit yang tampak putih terang sedang dihangatkan di bawah sinar benderang sebuah perangkat yang entah apa namanya. Terlihat tenang dengan mata yang terpejam dan nafas yang menghembus perlahan, bayi mungil itu sesekali bergerak-gerak mengundang kesima. Ya, siapa lagi keajaiban itu, kalau bukan engkau duhai Anakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anakku, hari itu engkau tampak seeprti berkas sinar putih yang paling terang.Hampir 15 menit Ayah berdiri di dekatmu tanpa berbuat dan bisa berkata apa-apa. Meskipun rasa syukur membuncah dalam hati, seolah-olah Ayahmu yang legam berjelaga dosa ini sedemikian takutnya memberi noktah hitam pada dirimu yang tanpa nila, melalui sentuhan jemari....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anakku, Bundamu waktu itu tidak ada di sampingmu. Bundamu berada di ruang sebelah. Ruang Operasi. Bundamu sedang ditangani oleh tim dokter, setelah mereka berjuang dengan perjuangan yang sebaik-baiknya untuk mengeluarkanmu dari rahim Bunda. Oleh karena operasi itulah Ayah tidak diperkenankan untuk menunggui Bunda yang di dalam ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anakku, untuk bisa 'mempersembahkan' kelahiranmu, Bundamu telah melalui masa-masa yang sulit. Dalam kondisi hamil tua, Bundamu yang sendirian di perantauan harus menerima kenyataan bahwa gejala demam tinggi tiap malam yang dialami dengan kepayahan itu adalah penyakit typus. Saat itu memang Ayah dan Ibunda belum serumah. Ayah di Pasuruan dan Bunda di Jakarta. Masing-masing dari kami berusaha untuk mengais rezeki nan berkah dengan niat ibadah untuk mempersiapkan masa depan keluarga kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, Allah yang maha penyayang memberikan Bundamu daya tahan tubuh yang kuat, sehingga melalui tangan dokter, Allah memberikan jalan untuk sembuh dari penyakit typus. Meski penyakit ini tidak mempengaruhimu, namun tak ayal penyakit ini mempengaruhi kehamilan. Sebuah ujian yang harus Ayah dan Bunda hadapi kemudian: air ketuban dalam rahim Bunda berkurang drastis, bahkan nyaris habis. Air ketuban ini semacam ruang gerak dan alat bantu pernapasanmu di dalam rahim Bunda. Dengan air ketuban yang nyaris habis, kami membayangkan engkau akan kesulitan dan bergerak serta mengalami kesulitan dalam bernafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain air ketuban yang nyaris habis, plasenta rahim Ibunda ternyata tak mampu lagi memberikan asupan yang cukup untukmu saat masih di dalam rahim ibumu. Sehingga setelah itu, tumbuh kembangmu dalam rahim tidak bertambah secara siginifikan. Oleh karena itu Dokter menyarankan untuk melahirkanmu sebelum waktunya. Dengan harapan, agar kami yang susah menopang tumbuh kembangmu dalam rahim, memiliki kemungkinan untuk mendukung tumbuh kembangmu di luar rahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, setelah keluarga kita berembug, maka Eyang Kakung dan Eyang Putri&amp;nbsp; memutuskan untuk memboyong Bunda ke Semarang, untuk melahirkanmu di kota itu. Oya, satu lagi Nak. Kondisimu dalam rahim Bunda terlilit oleh tali pusar di leher. Tampak seperti orang yang memakai dasi. Namun itu juga yang membuat tingkat kesulitan untuk melahirkanmu secara normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa kali periksa, maka pada tanggal 29 Desember 2011, Ibunda mempersiapkan diri untuk melahirkanmu secara normal dengan proses induksi. Harusnya perkiraan kelahiranmua adalah 18 Januari 2012. Mungkinkah kamu yang tak sabar ingin tahu Laki-laki mana yang seringkali meraba pergerakanmu di balik rahim Ibunda ya? :) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang proses kelahiranmu, pada tubuh Bunda banyak dipasang alat-alat kedokteran: jarum infus,selang oksigen, dan sebuah perangkat monitoring kontraksi rahim Bunda dan detak jantungmu. Namun sayangnya semakin tinggi kontraksi rahim, maka detak jantungmu semakin tidak menentu. Sampai pada saat tertentu perangkat tersebut memberikan alarm. Sebuah peringatan bahwa jantungmu nyaris berhenti. Wajah Bunda menjadi sangat tegang penuh rasa khawatir akan dirimu, Anakku. Dengan mata kaca yang pecah beruraian, Bunda meminta untuk menghentikan proses induksi dan kemudian melanjutkan untuk melahirkanmu dengan jalan operasi demi keselamatanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah waktu itu benar-benar merasa tidak bisa berbuat apa-apa selain doa. Ayah takut kehilanganmu dan kehilangan Bundamu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun seperti yang kamu tahu, Sampai Ayah menulis surat ini alhamdulillah Bunda sedang dalam proses penyembuhan operasi dan kamu sudah berumur lebih dari 3 pekan. Bundamu sudah bisa menyusuimu dengan lancar mulai dari hari ke 4 engkau lahir di dunia ini. Namun sampai tulisan ini, bisamu hanya menyusu, tidur, buang air, membangunkan Bunda berulangkali di tengah malam untuk mengganti popok dan menyusui, serta menangis lebih keras daripada sebelumnya hehehe :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, sejak awal engkai dipanggil dengan nama Fatih. Fatih menurut buku yang ayah baca, bermakna: yang membuka, memulai, menaklukkan. Semoga engkau senang dengan doa dalam nama ini. :) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiranya surat ini Ayah cukupkan sekian. Ayah menulis surat ini di sepetak kamar kost Ayah di kota kecil Pasuruan. Saat sedang rindu-rindunya ingin bercengkerama kembali dengan dirimu. Rasanya belum puas melumuri bulan dengan madu bersamamu Anakku, namun waktu seperti mata pisau tajam yang mencacah hari-hari kita setipis-tipis iris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun mungkin engkau belum bisa memahami isi surat ini. Tak jadi soal, yang penting sekarang sering-seringlah menyusu pada Bundamu, dan tumbuhlah menjadi pemuda yang shalih. Sehingga pada suatu saat ketika engkau membaca surat ini engkau semakin bertambah sayang pada Ibumu yang melahirkanmu.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barokallahufikum :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nan Menyayangimu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Fatih&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-3395745982619787111?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/3395745982619787111/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2012/01/surat-untuk-anakku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3395745982619787111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3395745982619787111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2012/01/surat-untuk-anakku.html' title='Surat Untuk Anakku :)'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-6553112181456731949</id><published>2011-11-17T09:27:00.000-08:00</published><updated>2011-11-17T09:43:44.230-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lantur'/><title type='text'>Senjakala Itu ...</title><content type='html'>Senjakala itu cantik;&lt;br /&gt;seperti bayangan mata nan menyembunyi&lt;br /&gt;di balik sudut kerling nan lentik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senjakala itu jelita;&lt;br /&gt;padu wewarna rona cinta di langit jingga&lt;br /&gt;dan mula nyala cecahaya nan memanja mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senjakala itu puitika;&lt;br /&gt;seperti nuansa romansa rayu cakrawala pada mentarinya&lt;br /&gt;tuk turun ke peraduan berselimut temaram malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senjakala itu mesra;&lt;br /&gt;seperti perpisahan sepasang hati di tepian berkas cahaya&lt;br /&gt;dan biarkan rindu menanti pertemuan cinta selanjutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puitwit: 11 November 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-6553112181456731949?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/6553112181456731949/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/11/senja-itu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6553112181456731949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6553112181456731949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/11/senja-itu.html' title='Senjakala Itu ...'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-3338203615539639011</id><published>2011-11-16T09:13:00.000-08:00</published><updated>2011-11-17T09:37:17.643-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lantur'/><title type='text'>Rindu pada Semarang  :)</title><content type='html'>Rindu pada Semarang adalah&lt;br /&gt;menikmati secangkir kehangatan di selasar jalan Pahlawan&lt;br /&gt;dalam cengkerama mesra nan bersahaja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu pada Semarang adalah langgam gambang&lt;br /&gt;di antara penjaja suara Tawang&lt;br /&gt;yang senantiasa memanggil pulang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu pada Semarang adalah kemilau cecahaya&lt;br /&gt;serupa permadani malam bertabur serakan bebintang&lt;br /&gt;yang dipandang dari pundak bukit Gombel kala petang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindu pada Semarang adalah&lt;br /&gt;mengeja cinta yang tersipu&lt;br /&gt;di lorong-lorong waktu pintu seribu ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puitwit: 23 Oktober 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-3338203615539639011?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/3338203615539639011/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/11/rindu-pada-semarang.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3338203615539639011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3338203615539639011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/11/rindu-pada-semarang.html' title='Rindu pada Semarang  :)'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-3749381478367589827</id><published>2011-10-23T20:19:00.000-07:00</published><updated>2011-11-18T22:29:26.609-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Afghanistan, Iraq dan Libya</title><content type='html'>Dari utara benua Afrika seolah kita melihat sebuah akhir penguasa yang tragis: Muammar Qaddafi. Tubuh tua Qaddafi bersimbah darah tumbang di antara sepatu-sepatu tentara revolusioner Libya. Dan kini media menggambarkan bertapa Libya larut dalam euforia suka cita atas tumbangnya rezim yang dzalim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah hati anda juga berbunga-bunga euforia turut gembira atas tumbangnya Muammad Qaddafi? Ataukah bingung menentukan sikap karena sisi lain sang ditaktor adalah seorang dermawan kelas dunia yang ringan tangan membantu terutama negara-negara benua Afrika?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin acuh tak acuh usah ambil peduli dengan apa yang terjadi pada Libya. Negara yang jauh dari Indonesia, yang tak memiliki dampak langsung terhadap keberlangsungan negeri zamrud khastulistiwa. Namun mata saya  saya ternyata melihat sisi lain diantara riuh rendah hingar bingar euforia suka cita Libya. Libya, negara yang kaya minyak itu mengalami transisi pemerintahan yang berdarah-darah, dengan campur tangan NATO (baca: Amerika Serikat dan Sekutunya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Mari mundur sejenak beberapa waktu lampau. Ingat Afghanistan? Negara miskin ini seringkali terlibat peperangan dengan negara adidaya seperti Uni Soviet dan sekarang Amerika Serikat beserta sekutunya. Boleh jadi, negara-negara tersebut melantakkan Afghanistan secara fisik. Namun fakta mengatakan sampai sekarang tidak ada negara yang pernah menang melawan Afghanistan kecuali hanya klaim-klaim media semata. Uni Soviet runtuh seketika pecah berkeping-keping menjadi negara-negara kecil kemudian setelah hengkang dari Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Barat yang amat pongah, Afghanistan pasca agresi dan pendudukan Soviet waktu itu adalah sebuah negara Islam yang dikuasai oleh kelompok teroris bernama Taliban. Dan ini adalah ancaman bagi Barat dengan Demokrasinya setelah lewat masa-masa melawan Komunisme. Apalagi musuh nomer satu Amerika, Usamah bin Ladin ditengarai bersembunyi di  Afghanistan. Sayangnya Barat tidak mempunyai alasan yang bisa diterima untuk melakukan agresi di negeri para Mullah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun rupanya tidak perlu lama mencari alasan agresi ke Afghanistan. Segera setelah peristiwa hancurnya menara WTC, Amerika menuduh Usamah bin Ladin yang menjadi dalang dari semua itu dan Afghanistan tempatnya bersembunyi. Akhirnya bendera 'Perang melawan Terorisme' pun dikibarkan. Sambil menyelam minum air, operasi mencari Usamah sekaligus menghancurkan pemerintahan Taliban di Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita lihat, untuk menangkap seorang Bin Ladin, berapa jiwa rakyat Afghanistan yang tak berdosa harus melayang? Dan mari kita lihat betapa Amerika dan sekutunya lihai dalam membagi-bagi Afghanistan dalam faksi-faksi mujahidin baik secara ideologi, maupun suku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amerika Serikat beserta sekutunya memang lebih tangguh daripada Soviet. Efek samping perang terhadap teroris ini hanya menghantam sisi ekonomi mereka. Perang itu tidak gratis, pembebasan itu butuh imbalan. Dan apakah kita tidak pernah berpikir bahwa kekayaan Afghanistan sebagaimana Libya, tidak akan dikavling-kavling oleh sekutu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi bertanya-tanya, apakah dapat dibenarkan agresi terhadap negara yang berdaulat atas sekedar tuduhan dan alasan 'Perang melawan Terorisme'? Ironisnya setelah ribuan rakyat Afghanistan yang tak berdosa menjadi korban, sebagian lagi dibawa ke penjara Guantanamo, kita semua tahu bahwa Usamah ternyata bersembunyi di Pakistan. Bukan Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Afghanistan sendiri kini adalah negara tanpa pemerintahan yang berdaulat dan sedang menuju pada perang saudara yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lupakan saja Afghanistan. Sebuah negara yang tidak ada sangkut pautnya dengan keberlangsungan Indonesia yang raya. Namun mata kita melihat pemandangan berikutnya: Bumi Iraq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iraq waktu itu dikuasai oleh Saddam Hussein yang sosialis dan tak mau tunduk kepada Amerika sang Polisi Dunia. Selain anti barat, Saddam Hussein rupanya cukup tidak disukai oleh sebagian rakyatnya karena kekejamannya dan gaya memerintahnya yang ditaktor. Atas tuduhan memiliki senjata pemusnah massal, Amerika dan sekutunya melancarkan agresi menumbangkan rezim Saddam Hussein, sekaligus atas nama demokrasi  Amerika dan sekutunya 'membebaskan' rakyat Iraq dari kekeuasaan Saddam Hussein yang tiran. Seketika juga Baghdad luluh lantak di terjang gelombang serangan nan bertubi-tubi dari Amerika dan sekutunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir tragedi ini seperti yang kita lihat, Saddam tumbang dengan euforia suka cita rakyatnya. Soal senjata pemusnah massal tak pernah dapat dibuktikan. Kemudian, seperti halnya Afghanistan, Iraq mengalami perang saudara antar berbagai macam faksi milisi yang ada. Waktu Saddam berkuasa,  ratusan rakyat mati dalam hitungan tahun. Kini bisa jadi dalam hitungan bulan bahkan hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi bertanya-tanya (lagi) apakah dapat dibenarkan agresi terhadap negara yang berdaulat atas sekedar tuduhan dan dakwa 'senjata pemusnah massal'?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud saya jika Amerika Serikat dan sekutunya merasa berhak untuk melakukan campur tangan dan agresi kepada setiap negara yang 'bermasalah' atau yang dicarikan 'masalah', maka apa kita tidak berpikir hal yang sama juga bisa dilakukan kepada negara kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti Indonesia berbeda dengan Afghanistan, Iraq, dan Libya. Afghanistan, Iraq, dan Libya terkenal tidak demokratis sekaligus berani mengambil posisi yang berseberangan secara terang-terangan dengan kebijakan Amerika Serikat dan sekutunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muammar Qaddafi dan Saddam Hussein memang penguasa yang ditaktor yang dzalim dan layak diganti. Teroris dan Terorisme memang perlu dilawan. Tapi demokratisasi sebuah dengan cara tidak demokratis melainkan dengan agresi militer yang mengorbankan rakyat jelata yang tak berdosa? Kemudian campur tangan urusan dalam negeri dan menyerang negara yang berdaulat atas dasar dakwa sekedar tuduh tanpa bukti?  Saya percaya, itu merupakan bentuk arogansi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Berdoa semoga Libya tidak menjadi Iraq kedua dan tak ada lagi tragedi Iraq untuk setiap negara di dunia. Amin.)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-3749381478367589827?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/3749381478367589827/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/10/afghanistan-iraq-dan-libya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3749381478367589827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3749381478367589827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/10/afghanistan-iraq-dan-libya.html' title='Afghanistan, Iraq dan Libya'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-7122122574219137859</id><published>2011-09-18T18:11:00.000-07:00</published><updated>2011-09-27T06:09:57.574-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sepeda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Sepeda Balap Putih :)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" src="http://i52.tinypic.com/r76535.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya memang sejak kecil saya ingin sekali memiliki sepeda balap. Sampai suatu hari ketika jalan-jalan sore di Pasuruan saya melihat sepeda balap tua yang kondisinya mengenaskan di sebuah estalase toko sepeda.  Setelah diamati ternyata rangkanya masih cukup bagus, hanya saja berkarat di sana sini. Adapun pedal kayuh, shifter, gigi gear perlu rekondisi. Entah mengapa melihat kondisi itu mengetuk nurani saya untuk menyelamatkan sepeda balap tua itu dari marabencana lapuk dimakan usia. Hehehe, padahal memang suka dan ingin beli saja :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk flash back cerita tersebut, bisa dibaca di tulisan saya &lt;a href="http://purwanindita.blogspot.com/2011/06/cerita-tentang-sepeda.html"&gt;"Cerita Tentang Sepeda"&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Singkat kata dan singkat cerita setelah tawar menawar yang cukup alot, sepeda itu akhirnya saya beli. Tugas berikutnya adalah mencari bengkel sepeda untuk makeover sepeda tua itu: cat ulang, ganti shifter, gear, sehingga enak dipakai ngegowes sore-sore untuk olahraga ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengumpulkan informasi, keliling pasuruan, dapatlah satu bengkel sepeda di Pasuruan yang menyanggupi untuk makeover sepeda balap tua itu. One Stop Service lah! Kemudian seiring waktu yang berlalu dan hari yang berganti, setelah sekian lama bersabar menunggu -hampir sebulan- akhirnya kesampaian juga punya sepeda balap baru tapi jadul. Sampai sebulan? Maklum, bapak tukang sepedanya single fighter dan kerjaannya tidak cuma sepeda jadul milik saya :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya sepeda jadul bekas yang dulu saya masukin bengkel sore ini akhirnya kelar di "makeover". Alhamdulillah (yah...) berasa sesuatu banget hehehe:D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah penampakan setelah di "pimp my ride" oleh bapak tukang sepeda. Tuan-tuan dan nyonya-nyonya saya perkenalkan tunggangan saya yang baru: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" src="http://i53.tinypic.com/120t3ww.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" src="http://i55.tinypic.com/eoj75.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" src="http://i53.tinypic.com/ksp4w.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" src="http://i51.tinypic.com/2zix250.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna hitam dan putih memang sengaja saya pilih untuk menggambarkan karakter yang tegas. Untuk rangka warna putih, biar kesannya bersih. Adapun warna hitam supaya tidak kehilangan kesan jantan. Overall, saya cukup puas dengan hasil bapak tukang bengkel, meski ada beberapa yang perlu di "stel" ulang.&lt;br /&gt;Udah ah, ga sabar buat mengayuh si Putih :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-7122122574219137859?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/7122122574219137859/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/09/sepeda-balap-putih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7122122574219137859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7122122574219137859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/09/sepeda-balap-putih.html' title='Sepeda Balap Putih :)'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i52.tinypic.com/r76535_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-2147245098019166056</id><published>2011-09-17T09:52:00.000-07:00</published><updated>2011-12-05T02:21:23.902-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Google'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet'/><title type='text'>Pariwara Google Indonesia</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="226" src="http://i43.tinypic.com/34t66o7.jpg" width="400" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali lihat &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=XkUtEJtV46U"&gt;pariwara ini&lt;/a&gt; di layar televisi, rasanya tidak percaya. &lt;a href="http://google.co.id/"&gt;Google&lt;/a&gt; buat pariwara Indonesia? Apa mungkin Google benar-benar ingin membangun kantor dan data center/servernya di Indonesia kali ya? Hehe ayo siap-siap bikin CV&amp;nbsp; :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pariwara ini menceritakan seorang aktivis kemanusiaan yang berafiliasi dengan Palang Merah Indonesia. Karena PMI sedang kritis persediaan darah dan kurangnya pendonor darah, maka ia berinisiatif untuk membuat sebuah komunitas jaringan kemanusiaan menggunakan fasilitas internet. Dengan harapan pesan kemanusiaan ini bisa lebih menyebar, lebih informatif, lebih bisa menjaring relawan. Namanya komunitas Blood for Life Indonesia. Dan ternyata, komunitas ini cukup sukses menjaring relawan melalui dunia maya dengan memanfaatkan jejaring internet: grup email, blog, fasilitas social media. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah anggota grup email yang terus bertambah, dari puluhan hingga ratusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Sampai pada suatu hari ada seorang yang butuh bantuan donor darah mendesak untuk putranya yang akan menjalani operasi. Dan informasi ini cepat menyebar ke seluruh anggota komunitas melalui jejaring sosial internet. Sampai akhirnya satu persatu relawan mengirimkan email yang menyatakan bahwa ia sanggup menyumbangkan darahnya. Singkat kata, karena informasi yang cepat menyebar ke komunitas, akhirnya sanggup menyelamatkan nyawa sang bocah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup, ini adalah iklan &lt;a href="http://www.google.com/chrome/"&gt;Google Chrome&lt;/a&gt;, sebenarnya :) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat pariwara ini saya terharu. Selain menyentuh sisi kemanusiaan saya, kesan yang saya dapatkan adalah pariwara ini kreatif. Saya tebak pembuatan pariwara ini tidak memakan anggaran yang banyak. Cukup bermodalkan kemampuan video editing, desain grafis dan animasi yang cantik, maka terciptalah sebuah pariwara sederhana namun mengena. Tidak perlu membayar bintang pariwara mahal-mahal ataupun melalui pengambilan gambar melalui syuting yang melelahkan. Adapun jika ada yang mahal dari pariwara ini adalah kreatifitas dan orisinalitas idenya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak seperti pariwara-pariwara yang biasanya sekedar menawarkan produknya. Selain memperlihatkan produk-produk Google seperti Google Chrome, Gmail, Blogger, Google Groups dan lainnya pariwara ini tampil begitu sosial. Menggambarkan sebuah aktifitas sosial dengan menggunakan media sosial (social media) yang tentu saja merupakan produk-produk Google yang disebutkan tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alih-alih menunjukkan produk Google Chrome dengan kata-kata klise yang klasik seperti "kecap nomer satu", pariwara ini menunjukkan hal-hal luar biasa apa yang bisa dilakukan dengan internet dengan tag line "jadikan internet seluas kreasimu". Sebuah tag line yang inspiratif, didukung contoh nyata sebuah aktivitas internet yang kreatif dan sehat. Hehe ini juga secara tidak langsung mengatakan bahwa internet itu bisa mempunyai sebuah sisi positif daripada cuma sebagai sebuah media yang biasa menjadi biang kerok kasus penyebaran materi digital yang ilegal dan bahkan menyangkut pornografi dan pornoaksi :)&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya ini bukan merupakan kali pertama Google membuat pariwara Indonesia. Di Youtube Channel &lt;a href="http://www.youtube.com/user/GOOGLEIndonesia"&gt;Google Indonesia&lt;/a&gt; kita bisa menemukan 2 pariwara yang lain. Salah satunya adalah edisi &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=dgpNzo85IH4"&gt;"Lia Tersayang"&lt;/a&gt; yang tak kalah menarik dan menyentuh. Hanya saja "Lia tersayang" adalah pariwara yang di-Indonesia-kan dari pariwara Google Chrome serupa yang berjudul &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=R4vkVHijdQk"&gt;"Dear Sophie"&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, kesan yang didapat adalah Google dengan segala macam produknya sangat mendukung dan mendorong kreatifitas adalah: begitu manusiawi dan begitu sosial. Dan sebagai pengguna Mozilla Firefox, saya akui ini merupakan pariwara yang apik lagi simpatik :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note:&lt;br /&gt;Menurut kamus bahasa Indonesia, Pariwara adalah iklan yg berupa berita (bukan gambar atau poster); reklame; pemberitahuan, masalah dalam koran; pengumuman. Namun entah mengapa untuk setiap kata iklan saya suka menggantinya dengan kata pariwara :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-2147245098019166056?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/2147245098019166056/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/09/pariwara-google-indonesia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/2147245098019166056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/2147245098019166056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/09/pariwara-google-indonesia.html' title='Pariwara Google Indonesia'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i43.tinypic.com/34t66o7_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-7211888946236253786</id><published>2011-08-27T01:30:00.000-07:00</published><updated>2011-10-21T01:10:50.759-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Kalau Si Titi Mudik :)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;img border="0" src="http://i52.tinypic.com/2r39en7.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Seperti kita tahu, mudik adalah sebuah 'ritual' eksodus massal tahunan yang indonesia banget dari tanah rantau ke kampung halaman selama jangka waktu liburan panjang hari raya Idul Fitri. Entah bagaimanapun caranya dan apapun kemungkinan buruk yang dihadapi, mudik bagi para perantau adalah sebuah perjuangan: dari ranah rantau dengan nyala cinta dan beribu-ribu rindu untuk keluarga tercinta. Singkat kata, ritual mudik mengandung tingkat marabahaya yang cukup tinggi dan hanya bisa diretas oleh manusia-manusia tangguh nan gagah perkasa seperti kami, sang pewaris darah juang, rakyat Indonesia hehehe halah opo jal? :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas dasar ini, ijinkanlah saya melalui tulisan ini berbagi sedikit pesan layanan masyarakat yang mungkin sedikit basi namun saya persembahkan tulus untuk para pemudik: dari twitterland with love :) &lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Prinsip mudik yang utama adalah &lt;b&gt;Titi DJ (Hati-hati di Jalan)&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagi para pemudik yang menggunakan moda transportasi umum hendaknya &lt;b&gt;Titi DJ (hati hati dijambret)&lt;/b&gt; dan juga &lt;b&gt;Titi Kamal (hati-hati kemalingan)&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan lupa pertimbangkanlah baik-baik pilihan waktu untuk mudik anda: &lt;b&gt;Titi Kamal (hati hati kalau malam)&lt;/b&gt; dan &lt;b&gt;Titik Puspa (hati-hati kalau pulangnya sampai pagi)&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagi para pemudik yang mengendarai kendaraan pribadi, &lt;b&gt;Titik Puspa (hati-hati kalau pusing jangan dipaksa)&lt;/b&gt;. Jangan sungkan menepi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dalam mudik harus &lt;b&gt;Titi Sandora (Hati-hati senantiasa berdoa agar aman dalam berkendara)&lt;/b&gt;.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Khusus yang bagi yang berada di Surabaya dan sekitarnya, ada &lt;b&gt;Titi Qadarsih (Hati-hati Qalaw di terminal Bungurasih)&lt;/b&gt; hehehe maksa mode on :)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yang pasti harus tetap &lt;b&gt;Titi Syuman! (Hati-hati syupaya aman) &lt;/b&gt;maksa (lagi) mode on.&lt;b&gt;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Btw, ada yang mau nambahin atau malah perutnya jadi mual? Ehehe :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-7211888946236253786?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/7211888946236253786/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/08/kalau-titi-mudik.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7211888946236253786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7211888946236253786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/08/kalau-titi-mudik.html' title='Kalau Si Titi Mudik :)'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i52.tinypic.com/2r39en7_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-2442889386096640029</id><published>2011-08-09T03:23:00.001-07:00</published><updated>2011-09-13T06:16:39.772-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Gaun Hijau Daun</title><content type='html'>&lt;a href="http://i55.tinypic.com/24b2iwn.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://i55.tinypic.com/24b2iwn.jpg" style="cursor: hand; cursor: pointer; height: 261px; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hai Nabi!&lt;br /&gt;Katakanlah kepada istri-istrimu,&lt;br /&gt;anak-anak perempuanmu&lt;br /&gt;dan istri-istri orang mu’min:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ke seluruh tubuh mereka."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Al-Quran Surah Al-Ahzab:59)&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Mata bening perempuan itu terpana melihat diri sendiri berdiri dipantul cermin sebidang. Selain paras ayunya, semua tubuhnya begitu hijau daun. Hijau daun nan anggun ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Adalah suaminya, jelang senja hari itu petikkan cindera cinta yang tak biasa. Meskipun sambut hari raya masih terlalu dini. Hari raya masih jauh lagi berpekan jalan. Namun sang suami tak ambil peduli, sebingkis tanda mata yang sepantas pantasnya mendekati sempurna dipersembahkan penuh mesra. Sehelai gaun bersahaja untuk menghijab aurat: balutan kain panjang dan kerudung lebar berwarna hijau daun. Saksi seuntai pesan Nabi tersampaikan secara santun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tak seberapa mahal namun bukanlah hijau daun yang murah remehan. Bukan hijau daun yang mecolok olok olok. Melainkan hijau daun yang agak gelap berkesan rimbun. Hijau daun yang elegan dan anggun di mata haru suaminya yang berembun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh dalam air muka sang istri terbaca sekalimat berawal kata 'mengapa' dan ditutup manis dengan tanda tanya. Lelaki itu -suaminya- memaklumi jika dalam hati istri merasa sedikit risau seperti dalam penjara berjalan dalam balutan busana yang terkesan berabad lampau di langit zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak kah paripurna elok solek sang belahan jiwa selama ini di mata suaminya di balik kibaran kerudung tanda takwa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada paksa, hanyalah suaminya ingin menyempurnakan busana-busana yang biasa dikenakan istri tercinta sesuai sedikit senarai yang pernah dia petik dari satu sudut  taman di antara taman-taman ilmu yang dinaungi sesayap para malaikat bertingkat-tingkat.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Katakanlah kepada wanita yang beriman: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Dan hendaklah mereka&lt;br /&gt;menutupkan kain kerudung ke dadanya, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;dan janganlah menampakkan perhiasannya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kecuali kepada suami mereka, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;atau ayah mereka, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;atau ayah suami mereka, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;atau putera-putera mereka, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;atau putera-putera suami mereka, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;atau saudara-saudara laki-laki mereka, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;atau putera-putera saudara lelaki mereka, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;atau putera-putera saudara perempuan mereka, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;atau wanita-wanita islam, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;atau budak-budak yang mereka miliki, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;atau pelayan-pelayan laki-laki&lt;br /&gt;yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan janganlah mereka memukulkan kakinya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Al-Quran Surah An Nuur ayat 31) &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika ayat ini turun, maka sebaik-baik umat teladan, para shahabat Rasul yang mulia segera mendatangi istri mereka dan membacakan apa yang diturunkan Allah kepada mereka. Mereka membacakan ayat itu kepada istri, anak wanita, saudara wanita dan kaum kerabatnya. Dan tidak seorangpun di antara wanita itu melainkan segera berdiri mengambil kain tirai dan menutupi kepala dan wajahnya, karena percaya dan iman kepada apa yang diturunkan Allah dalam kitab-Nya .... &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;[*]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hanyalah Allah Subhanahu Wa ta'ala yang maha mengetahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;[*]&lt;/span&gt; Kutipan Kitab Al Hijab Penerbit Darul Qosim, Riyadh KSA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-2442889386096640029?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/2442889386096640029/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/08/gaun-hijau-daun.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/2442889386096640029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/2442889386096640029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/08/gaun-hijau-daun.html' title='Gaun Hijau Daun'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i55.tinypic.com/24b2iwn_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-1318182809167592488</id><published>2011-07-17T16:09:00.000-07:00</published><updated>2011-11-18T22:11:05.424-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lantur'/><title type='text'>Bagaimana Rasanya ?</title><content type='html'>&lt;a href="http://i52.tinypic.com/35anoer.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://i52.tinypic.com/35anoer.jpg" style="cursor: hand; cursor: pointer; height: 240px; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampak sepasang kekasih yang dimabuk asmara berjalan di selasar taman bunga canda dari selintas sepasang mata layu lelaki kusut masai. Sejoli pengantin anyar yang  dipertemukan oleh Yang Maha Pengasih di sebuah ladang cahaya di ujung timur matahari. Mereka berangkat meladang bersama kala singsing mentari pagi. Di tengah hari bersua saling menyeka peluh keringat ketika rehat. Dan akhirnya ke pelukan senja berdua pulang kembali. Singkatnya tiada hari tanpa memandang sang pujaan hati. Bagai sepasang pangeran dan putri antah berantah, setiap hari adalah indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga sampai akhirnya pandangan sang putri pengantin yang sedang berbahagia itu jatuh pada lelaki kecil kusut masai di sudut sunyi. Kemudian memberi sebuah sapa ramah tamah pada lelaki itu. Lelaki yang terpasung suwung. Lelaki yang terkadang ruhnya terbang mengawan pagi sedangkan jasadnya rapuh di kaki bumi. Lelaki yang senantiasa berusaha memalingkan pandangan dari sepasang kupu-kupu yang memadu rindu. Dari sepasang merpati nan bersayap janji setia. Dari bunga yang dicumbu rayu oleh kumbang madu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Tidak seperti ceritera alam dongeng yang selalu berakhir dengan kalimat klasik: “Pangeran dan Putri menikah dan hidup berbahagia selamanya di istana”, jalan hidup lelaki kusut masai terpaksa harus membentangkan jarak ruang dan waktu dengan paruh jiwanya. Sejauh saujana bentang timur dan barat. Dan apa yang membuatnya terpisah jarak ruang dan waktu hanyalah masalah kemana mereka harus meletakkan bakti di atas kepentingan cinta. Oleh karenanya lelaki kusut masai bersikukuh memalingkan pandang pada setiap pasang nan mesra, agar hasrat sua dengan kekasih hati tak meluap harap yang ratap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali pada sapa sang putri pengantin kepada lelaki kusut masai. Sang putri pengantin bercerita betapa beruntungnya ia mendapatkan pangeran tampan yang senantiasa tak pernah lepas dari pandang dua bola matanya yang terang memapar pendar pijar.  Hingga basa basi sampai pada tanya kepada lelaki kusut masai bersinggungan dengan peka. Sang putri pengantin menjatuhkan tanya tentang rasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana rasanya jauh dari belahan jiwa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin tanya itu adalah sebuah empati yang lahir dari rahim suka cita sang putri atas karunia Yang Maha Cinta untuk bisa sehidup bersama pangeran cintanya. Karena sang putri pengantin sendiri tak mampu membayangkan sehari tanpa kekasih hati. Namun bagi lelaki kusut masai, tanya tadi seperti mata belati yang menguak nestapa yang ia coba sembunyikan dibalik hari-hari yang terang karena siang dan dikubur dalam-dalam di balik selimut malam yang kelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Redup."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya seucap jawab dari lidah nan kelu. Pendek namun lugas, lelaki kusut masai mengujar pintas tanpa mau memanjang luka yang nganga karena sebilah tanya.Patah kata setelah hampir saja membisu selaksa bahasa. Karena memang menjadi satu batang kara tanpa belah jiwa adalah seperti kusut masai yang sulit untuk diurai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Basa-basi berhenti. Basa basi ini memang tak kan lama. Entah bermuara pada iba, yang pasti sang putri undur diri untuk mencari pangeran hatinya yang ia tak mampu untuk membiarkannya meski sebentar saja. Pada lelaki kusut masai, putri pengantin meninggalkan bayang-bayang panjang duka cita yang gelap lagi senyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang sepasang binarnya kaca. Membuka jendela sepetak mengamati awan-awan. Harap-harap cemas, hatinya bimbang remang-remang. Mengasa burung besi mengangkasa bawa lelaki rindunya. Suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang binarnya kerap pecah menyerak air mata. Membuka jendela sepetak mengamati jalur besi. Harap-harap gundah, hatinya menggulana. Mengharap serombong gerbong  membawa serta lelaki cintanya. Suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian di ujung kejauhan tampak lelaki kecil berlangkah angin dari arah ujung setapak menujunya. Bersipayah membawa utuh rindu-rindu yang sesak penuh, bergemuruh dalam jiwanya yang separuh. Seolah tak rela waktu merampas setiap detik miliknya. Pun paruh nafasnya setengah terengah. Rindu pada wanitanya. Bidadari bermata jeli yang binarnya sebening embun pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena waktu itu seperti sumbu api. Dan rerindu itu mesiu, yang akan meledak-ledak tepat di peluk jantung hati. Karena waktu itu jarak, dan rerindu adalah selaksa anak panah yang menghujam pada pasrah tubuhnya kecilnya dan tembus ke rasa cintanya yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serta merta sang wanita membinar bening gegas menyambut lelakinya. Lelaki yang tampak kusut masai. Lelaki rindunya yang butuh untuk diurai. Dan sampai pada saat dimana mata-mata mereka yang saling sapa dalam binar yang bekerjapan bahagia. Saat-saat dimana ingin hati daur waktu berhenti, membeku, dan mengabadi. Saat-saat dimana alunan rindu itu serupa ombak laut yang pasrah terpecah kala mencium mesra bibir pantai. Meski menyesak di dalam palung hati, namun gulung gemulung tumpuk undung dalam gelora yang tak mampu lagi dibendung. Saat-saat dimana mata hari menjadi mata haru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin lama, ombak itu semakin tinggi. Semakin lama, rindu menjadi tsunami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena selain hari itu, yang ada hanyalah berbagi suara dan pesan melalui penyeranta sebagai penawar rindu sementara. Dan semua tahu, dari sudut pandang rindu, sesaat adalah rentang berabad-abad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan perasaan suka cita terbit dari ufuk jiwa membagikan cahayanya nan mesra. Menerangi hati yang gelap dan senyap. Leluka perih rindu-rindu selama sesaat berabad lamanya sembuh seketika melapangkan jiwa.  Kemudian dalam dekap mesranya, wanita binar bening membisik dengan tanya yang mengusik. Pertanyaan yang ditutup dengan senyum yang ranum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana rasanya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak sekecap pun jawab, melainkan lelaki kusut masai tersadar dalam rinai yang berai, bahwa ia diberi anugrah oleh Yang Maha Penyayang, sesuatu yang sangat berharga. Kesempatan untuk merasakan rindu-rindu yang sangat hebat. Rindu yang sulit untuk dibandingkan dengan sebatas rindu-rindu sepasang kekasih yang senantiasa lekat. Rindunya adalah rindu-rindu sepasang asmara yang berenang-renang penuh juang tak menyerah pada arus pusaran waktu yang mencoba menghanyut, yang berupaya melarut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat-saat bersua merayakan cinta, adalah saat-saat dimana curah rindu tumpah ruah gerimisi taman hati. Jika Satu Yang Maha memberi ridha, atas kehendakNya taman hati bertambah subur karena semai sabar penuh syukur, menumbuhkan kuntum-kuntum barakah yang merekah indah.  Rupanya Sang Pemilik Hati sedang berfirman melalui ayat-ayatNya, di hari-hari musim tanam rindu di ladang cinta. Tentang sebuah tempa, bagaimana menjadi insan yang kendali diri dan berdaya setia di jalan juang para satria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana rasanya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang lelaki hanya bisa menjawab dengan sulam senyum dan menjahit perca-perca cerita cinta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-1318182809167592488?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/1318182809167592488/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/07/bagaimana-rasanya.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1318182809167592488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1318182809167592488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/07/bagaimana-rasanya.html' title='Bagaimana Rasanya ?'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i52.tinypic.com/35anoer_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-4280729888270255805</id><published>2011-06-26T22:27:00.000-07:00</published><updated>2011-07-13T19:23:12.843-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Urgensi Televisi :)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i52.tinypic.com/3313vph.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://i52.tinypic.com/3313vph.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari diskusi bersahaja dengan istri tentang "mempunyai televisi". Bincang-bincang sehubungan dengan Keluarga muda Purwanindita ini, yang jangankan televisi, rumah pun belum ada. Belum ada duitnya juga sih hahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, istri saya mengidamkan sebuah televisi mungil sebagai sarana "update" informasi dan hiburan seperlunya. Maklumlah, jauh dari suaminya. Setelah pulang kerja kemudian hanya bisa diam di sepetak kamar kosan terus-terusan bosan juga kali ya? Telepon suami juga jarang diangkat-angkat. Hehe *sambil lirik istri :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan saya? Hoho tidak ingin memiliki televisi! Dari dulu bercita-cita keluarga saya nanti tumbuh dan berkembang kalau bisa tanpa banyak dipengaruhi hiruk pikuk acara televisi di zaman seperti ini. Terutama anak-anak kami nanti. Nah Lho?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Ya, saya tidak munafik bahwa saya sendiri adalah generasi "produk" televisi dekade 90-an. Masa kecil saya tidak sedikit diisi dengan menonton televisi. Mulai dari film anak-anak, acara musik, sampai dengan sinetron. Namun beranjak dewasa, saya mulai merasakan ada yang tidak beres dengan perkembangan acara televisi. Berbicara acara televisi sekarang, sebagian diantaranya tidak lepas dengan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Berita kriminal yang mengumbar kekerasan bahkan modus atau cara melakukan kejahatan dipaparkan dengan jelas. Malah seperti sharing tentang cara berbuat jahat :(&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sinetron yang tidak mendidik. Baik sinetron yang jelas-jelas tidak bermutu sampai yang coba mengemas cerita dengan nilai-nilai religiusitas atas nama bisnis kapitalis. Sebagian terlalu dewasa untuk anak-anak. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Reality show tentang perselisihan, pertengkaran yang datur sedemikian rupa sehingga pura-pura tampak nyata padahal menipu pemirsa belaka. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Acara memakan bangkai para selebritis, menebar fitnah dan prasangka, ghibah membuka aib bertajuk infotainment. Sadar tidak sih kalau itu bisa masuk ke dalam perbuatan ghibbah (membuka aib orang lain)?&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Acara berita pun demikian juga; jika para politikus sudah menguasai media, sumber rujukan informasi mana yang layak dipercaya?&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sebagai suami yang berusaha untuk bijak mencoba untuk hitung mengitung presentase positif dan negatif acara televisi. Dan seorang suami hanya berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk keluarganya. Dan salah satu yang baik itu adalah membiasakan diri untuk tidak menghabiskan waktu di depan layar kaca televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa bermaksud menghukumi televisi, menurut hemat saya sekarang ini tidak begitu penting (urgen) untuk mempunyai dan menonton televisi. Toh tanpa televisipun manusia masih bisa hidup secara sehat normal dan natural. Bahkan waktu yang habis digunakan untuk menonton acara-acara yang kurang penting tersebut bisa digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup pribadi, seperti membaca buku untuk mempelajari sesuatu yang baru, menulis, sosialisasi dengan lingkungan, berolahraga, bercengkerama dengan keluarga, atau sampai sekedar merapikan pekerjaan yang belum sempat selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menggunakan logika kebalikan, maka televisi (seringkali) membuat waktu kita terbuang sia-sia dengan acara-acara yang tidak jelas. Produktivitas dan kualitas hidup kita terhambat karena hanya duduk santai di depan televisi dengan acara-acaranya yang "aneh-aneh". Kalau sudah kecanduan, banyak pekerjaan yang tertunda karena menonton televisi. Karena hanya duduk-duduk saja nonton televisi (dan biasanya sambil ngemil) mengakibatkan tubuh kurang gerak, kurang olah raga sehingga menambah timbunan lemak (tidak sehat). Televisi juga berpotensi menjadikan kita makhluk apastis kali ya? Habisnya cuma komunikasi satu arah dengan televisi saja hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kesimpulannya adalah punya televisi bukanlah kebutuhan mendesak, mungkin  sampai kapanpun. Oleh karena itu sebaiknya keluarga muda Purwanindita menunda untuk mempunyai  pesawat televisi untuk sementara waktu :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb: gambar diambil dari situs www.insidesocal.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-4280729888270255805?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/4280729888270255805/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/06/urgensi-televisi.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4280729888270255805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4280729888270255805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/06/urgensi-televisi.html' title='Urgensi Televisi :)'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i52.tinypic.com/3313vph_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-1383638625144045452</id><published>2011-06-12T02:47:00.000-07:00</published><updated>2011-09-18T18:31:59.144-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sepeda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Cerita Tentang Sepeda ...</title><content type='html'>&lt;a href="http://i51.tinypic.com/2rcs5s1.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://i51.tinypic.com/2rcs5s1.jpg" style="cursor: hand; cursor: pointer; height: 220px; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang tidak suka sepeda? Sepeda roda dua selalu memberikan kenangan manis kepada siapa saja. Anak-anak selalu berbinar ketika melihat sepeda yang dipajang di dibalik kaca toko, atau ketika teman sebaya memamerkan sepeda pemberian dari orang tuanya. Dan ketika ayahnya sendiri memberikan sepeda roda dua pertamanya sepasang mata itu bekerjapan cemerlang melambung tinggi. Hehehe betapa senangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup, dalam tulisan kali ini saya akan bercerita tentang sepeda :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Masih teringat ketika saya dibelikan orang tua sepeda federal saya yang pertama. Hehe, tidak bisa tidur semalaman! Diam-diam keluar kamar, mengendap-endap melihat sepeda baru saya, mengelus-elus rangkanya, masih terus tersenyum dengan binar mata nan bercahaya. Tak sabar rasanya menunggu hari berganti pagi untuk esok bersepeda kembali. Hehehehe setelah puas melihat sepeda kembali mengendap-endap menuju ke kamar, menutup pintu pelan-pelan :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum bisa naik sepeda? Itu urusan nanti. Bahkan belajar mengendarai sepeda selalu menyenangkan. Jatuh bangun dan tetesan obat merah begitu dekat begitu bersahabat. Dan ketika berhasil mengendarai sepeda roda dua, wow... serasa melayang terbang mengendarai angin. Dan setiap selepas ashar menuju senja, sepeda itu selalu dibawa kelana kemana suka dan mempelajari hal hal baru: mengendarai sepeda lepas tangan, mengangkat ban depan, adu cepat dengan kawan di jalur landai, atau sekedar memacu di turunan yang agak curam, dan sebaliknya adu kuat di tanjakan terjal hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jujur saja sepeda juga memberikan kenangan buruk... ketika sepeda tercinta hilang dicuri orang. Saya mengalaminya 2 kali! Sampai sekarang pun saya tidak rela. Bahkan sepeda pertama saya, orang tua masih membelinya dengan dengan cara mencicil. Kehilangan sepeda yang pertama ketika saya duduk bangku di sekolah dasar. Di curi dari halaman rumah. Huh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian, orang tua dan paman membelikan saya sebuah sepeda bekas. Meski bekas, tapi tangguh banget. Saking senangnya waktu itu saya memberi nama sepeda saya dengan nama "speedcycle" hehehe. Yah namanya anak-anak... pokoknya terdengar keren aja. Kemudian sepeda yang kedua ini hilang di parkiran sekolah. Kehilangan sepeda ini ketika saya duduk di bangku SMP kelas 2. Sampai takut pulang waktu itu saya, takut kena marah orang tua. Namun rasa takut itu begitu kecil dibandingkan dengan rasa sedih saya waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan semenjak itu saya tidak punya sepeda lagi sampai saya bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup, setelah saya bekerja di Pasuruan, saya tergoda lagi untuk membeli sebuah sepeda. Maklum ga enak pinjam ataupun menumpang motor teman satu kosan terus untuk keperluan cari makan, mengantar pakaian kotor ke tukang laundry dan lain-lain hehehe. Akhirnya Oktober tahun lalu (2010) saya cari sepeda untuk keperluan transport sehari-hari sekaligus untuk olahraga ringan hehehe biar ga cepet jadi pejantan tambun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin hati mencari sepeda balap bekas yang jadul. Syukur-syukur merk Jepang, minimal merk Phoenix buatan China. Mengapa sepeda balap? Karena diameter rangka besi sepedanya itu lho... khas, berkesan langsing dan ringan. Kalau mau dibuat Fixie pun cocok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun setelah ngobok-ngobok pasar sepeda bekas Pasuruan di daerah Gading, eh ga ketemu. Adanya sih sepeda onthel gitu. Mending kalau masih terawat. Kebanyakan sudah tidak original dan kurang terawat. Akhirnya cari sepeda yang murah meriah sajalah pabrikan China: Jie yang. Polygon mahal sih... haha. Toh, tidak untuk keperluan serius banget. Sekedar untuk transportasi santai sehari-hari dan untuk cari angin mengusir tekanan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama? Ya tentu saja nama sepeda ini adalah Jeeyank Chan. Hahaha bercanda :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah 8 bulan berkendara malang melintang di Pasuruan kota bareng si Jiyang, eh tidak sengaja menemukan sepeda balap bekas yang dipajang di sebuah toko dekat alun-alun Pasuruan. Sepeda tua bekas jadul merk Phoenix dengan rangka langsing dan ringan persis yang saya idam-idamkan. Setelah tawar menawar harga pas, sepeda jadul itupun sekarang parkir dengan manis di sudut halaman dalam kosan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saya sedang berpikir bagaimana caranya untuk merombak total itu sepeda balap tua. Mencari desain yang cocok: cat ulang, ganti ban, crank, dan mengkilapkan kembali sehingga asyik dibuat kayuh keliling pasuruan. Hasil generate dari &lt;a href="http://www.fixiestudio.com/"&gt;www.fixiestudio.com&lt;/a&gt;, kira-kira sepeda impian saya akan menjadi seperti gambar di awal tulisan ini. Btw, kalau bingung masalah design sepeda fixie, bisa dicoba &lt;a href="http://www.fixiestudio.com/"&gt;www.fixiestudio.com&lt;/a&gt;. Disitu bisa design sendiri dan generate hasilnya. Situs lainnya yang bisa dijadikan refferensi &lt;a href="http://custom.14bikeco.com/#/custom14-workshop/default"&gt;http://custom.14bikeco.com&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke deh, sampai disini cerita saya tentang sepeda. Sementara ini sih masih bingung survey tukang cat dan bengkel sepeda yang recommended di daerah Pasuruan kota. Ada yang punya referensi barangkali?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan saya: Mulailah mengayuh sepeda dan rasakan sensasinya di setiap putaran  rodanya, demi bumi yang lebih baik untuk anak cucu kita nanti. Go Green!  Halah opo jal... :P&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-1383638625144045452?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/1383638625144045452/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/06/cerita-tentang-sepeda.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1383638625144045452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1383638625144045452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/06/cerita-tentang-sepeda.html' title='Cerita Tentang Sepeda ...'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i51.tinypic.com/2rcs5s1_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-7956355453080936753</id><published>2011-05-06T01:44:00.000-07:00</published><updated>2011-08-25T12:12:03.410-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Jatuh Hati: Thinkpad X220</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i55.tinypic.com/sgn7gp.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 319px; height: 273px;" src="http://i55.tinypic.com/sgn7gp.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin memang laki-laki ditakdirkan jadi makhluk yang mudah jatuh hati... berkali-kali. Hehehe. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari rusaknya notebook perjuangan saya dari sejak jaman tugas akhir kuliah dulu: Acer Aspire 5580. Tidak main-main, mati total tidak mau menyala. Apa daya, saya bawa ke tukang service notebook langganan saya di Surabaya. Alhamdulillah, setelah menunggu berapa hari notebook perjuangan saya kembali menyala. Meskipun begitu tukang servicenya berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah mas jual saja notebook ini..." (T_T)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Woooo njaluk dikemplang tenan arek iki (&amp;gt;.&amp;lt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Iya sih, menyala, tapi tetap saja kerusakan yang terakhir ini memang agak parah. Jadi si tukang service menyarankan untuk menjualnya saja. Mengingat kondisinya sudah tidak 100%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;Mengikut saran Tukang Service, akhirnya saya sempatkan untuk googling mencari pengganti notebook perjuangan saya, dengan kriteria spesifikasi minimum: core i5 di atas 2.4 GHz, memory 2 Giga, tangguh, bandel, dan tidak cengeng. Dan yang terakhir tentu harga kalau bisa dibawah 10 Juta. Beberapa nama sudah menjadi kandidat: Mulai dari HP Probook sampai Dell Vostro. Awal-awalnya sih mata ini jatuh hati dengan Lenovo Seri Thinkpad Edge. Jajaran Lenovo dengan kelas yang paling murah hehehe. Namun akhirnya pada suatu hari pandangan mata ini jatuh hati pada review notebook Lenovo Thinkpad X220.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan bahwa Lenovo akan memperbaharui jajaran thinkpad, dengan spesifikasi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Processor Intel Core i5 2,5 GHz&lt;br /&gt;Memory 4 Gb&lt;br /&gt;Hardisk drive 320 Gb&lt;br /&gt;Display 12,5 Inchi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya sudah dibarengi dengan berbagai kelebihan khas thinkpad lainnya, mulai dari bobot yang ringan, baterai tahan lama (24 Jam! ), bahan casing yang kokoh benar-benar menggambarkan notebook dengan mobilitas tinggi yang bandel dan tangguh sesuai dambaan saya. Spek lengkap bisa dilihat di &lt;a href="http://shop.lenovo.com/us/ww/pdf/x220_datasheet.pdf"&gt;website resminya&lt;/a&gt; :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harganya katanya mulai dari USD 1,300. Well 11 Jutaan. Lumayan miring jika dibandingkan seri Thinkpad lainnya selain seri edge.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sampai detik ini, sepertinya belum ada di pasaran. Padahal katanya sudah di launching tanggal &lt;a href="http://chip.co.id/news/read/2011/04/23/589424/Jajaran.Lenovo.ThinkPad.dan.IdeaPad.dengan.Prosesor.Intel.Core.Generasi.Kedua.dan.EE.2.0"&gt;18 April 2011&lt;/a&gt; lalu. Sudah saya hubungi Lenovo Exclusive Store Surabaya sampai Metrodata sampai distributor resminya untuk tanya kesediaanya, tapi masih nihil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan ya ada di pasaran Indonesia? Padahal di Malaysia saja sudah dipasarkan :(&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-7956355453080936753?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/7956355453080936753/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/05/jatuh-hati-thinkpad-x220.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7956355453080936753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7956355453080936753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/05/jatuh-hati-thinkpad-x220.html' title='Jatuh Hati: Thinkpad X220'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i55.tinypic.com/sgn7gp_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-7160843850598772922</id><published>2011-04-10T02:30:00.000-07:00</published><updated>2011-04-20T08:30:33.970-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Selanjutnya Apa ?</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;"Barang siapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya.  Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya  lagi." (Hadits riwayat Thabrani dan Hakim).&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Belum genap satu bulan kami menikah. Dan bayangan perjuangan untuk menikah itu terkadang masih melintas. Mulai debat-debat hebat nan panjang upaya meyakinkan orang tua, mengajukan lamaran kepada mertua, persiapan pernikahan yang melelahkan, mengurus ke KUA, mencetak undangan, tamu, menu katering, masjid, gedung resepsi, mahar, mas kawin, gaun pernikahan, souvenir dan lain lain. Tidak ada kata lain selain syukur alhamdulillah setelah melewati itu semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya setelah membaca mantra sakti, "Saya terima nikahnya" hidup saya sejatinya benar-benar berubah. Saya menjadi seorang suami dari seorang istri. Namun, perubahan hidup itu seolah belum benar-benar  terasa. Karena selepas pesta nan bersahaja, selepas piring dan gelas dicuci, permadani digulung rapi,  bingkisan pemberian dibuka, dan kami kembali dalam kehidupan alam nyata: saya kembali mencari sesuap nasi pelosok Pasuruan - ujung timur pulau Jawa dan istri kembali ke Jakarta untuk bekerja di ujung barat pulau Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Ironi? Tidak, bagi saya ini merupakan titik tolak perjuangan berdua yang dimulai dengan sepenggal kata tanya: Selanjutnya Apa? Dan disinilah ucapan "Selamat menempuh hidup baru" itu benar-benar terasa mempunyai makna. Dan tanya selanjutnya apa itu dijawab dengan gelar tata rencana sedemikian rupa dengan yang pertama dan utama: tidak lain dan tidak bukan adalah upaya untuk tinggal bersama dalam satu rumah bersahaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya seorang suami berhak untuk meminta istri keluar kerja. Dan meskipun istri mau menuruti keinginan sang suami, namun orang tua istri menjadi pertimbangan juga. Bayangkan saja, putri satu-satunya yang disekolahkan sampai lulus kuliah sarjana ekonomi dengan predikat cumlaude dengan jerih payah memeras keringat dan banting tulang kini "hanya" disuruh menjadi ibu rumah tangga saja oleh seorang pria anak kemarin senja? Jalan tengah dari itu semua adalah meminta mutasi kerja meskipun dalam hati kecil saya ingin mengatakan kepada istri, "Katakan dengan bangga, aku ibu rumah tangga." Namun tampaknya jalan itu masih panjang. Penuh aral nan melintang. Birokrasi yang berbelit, usia kerja kami yang masih belum lama karena baru diangkat, penentuan lokasi yang ideal untuk membina keluarga, belum lagi rencana kami untuk sekolah lagi... ck ck ck banyak juga rupanya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya "Selanjutnya apa" rupanya satu cermin dari sifat manusia yang tak pernah puas. Sebelum menikah dulu, sebenarnya rencana telah tersusun sedemikian rupa. Dan merasa cukup dengan itu semua. Namun sepertinya sifatnya sementara, karena kemudian muncul selanjutnya apa  - selanjutnya apa lainnya. Namun dengan itu semua pernikahan ini lebih membuka mata dan wawasan untuk kembali menimbang semuanya dengan arif dan bijaksana. Dan kami yakin, inilah yang akan membuat semua pasangan suami istri muda menjadi lebih dewasa sehingga kelak pantas dipanggil sebagai ayah dan bunda oleh anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ingat apa yang pernah dikatakan oleh ayah dan bunda dahulu, "Menikah itu tidak mudah." Dan segera saya jawab, "Memang, menikah itu tidak mudah. Menikah sekarang atau menikah nanti semua masalah itu pasti ada. Jadi menikah saja sekarang :) "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukannya waktu itu saya tidak sabar. Namun usia seperempat abad dan sudah memiliki pendapatan pribadi yang cukup, apalagi yang ditunggu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"Wahai para pemuda, siapa saja diantara kalian yang telah mampu untuk kawin, maka hendaklah dia menikah. Karena dengan menikah itu lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barang siapa yang belum marmpu, maka hendaklah dia berpuasa, karena sesungguhnya puasa itu bisa menjadi perisai baginya" (Hadits Riwayat imam Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Thawus pernah berkata kepada Ibrahim bin Maysarah, "Menikahlah  segera, atau saya akan mengulang perkataan Umar Bin Khattab kepada Abu  Zawaid: Tidak ada yang menghalangimu dari pernikahaan kecuali  kelemahanmu atau perbuatan maksiat."(lihat Siyar A'lamun Nubalaa' oleh  Imam Adz Dzahaby)&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Dan selanjutnya apa - selanjutnya apa itu? Insya Allah pasti teratasi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;"Tiga hal yang pasti Allah bantu, di antaranya: Orang menikah untuk  menjaga diri dari kemaksiatan." (Hadits Riwayat Turmudzi dan Nasa'i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wasallam pernah mendorong seorang sahabatnya dengan berkata, "Menikahlah dengan penuh keyakinan kepada Allah dan harapan akan ridhaNya, Allah pasti akan membantu dan memberkahi." (Hadits Riwayat Thabrani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Akhirnya tulisan ini bukan sebuah ungkapan penyesalan karena meminta cepat menikah. Tidak pernah ada penyesalan. Kalaupun ada satu penyesalan dalam pernikahan ini adalah menyesal, mengapa nikahnya tidak dari dulu-dulu saja hehehe.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-7160843850598772922?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/7160843850598772922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/04/selanjutnya-apa.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7160843850598772922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7160843850598772922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/04/selanjutnya-apa.html' title='Selanjutnya Apa ?'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-1260378711756950422</id><published>2011-03-13T07:00:00.000-07:00</published><updated>2011-04-10T17:37:14.403-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Separuh Agama ...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i55.tinypic.com/9jp2ty.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://i55.tinypic.com/9jp2ty.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillah...&lt;br /&gt;Saya terima nikahnya&lt;br /&gt;Bidadari Bermata Jeli putri Darminto&lt;br /&gt;dengan mas kawin separuh agama saya&lt;br /&gt;yang akan saya sempurnakan bersama dirinya,&lt;br /&gt;Tunai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah semoga berkah :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semarang, 13 Maret 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-1260378711756950422?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/1260378711756950422/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/04/separuh-agama.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1260378711756950422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1260378711756950422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/04/separuh-agama.html' title='Separuh Agama ...'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i55.tinypic.com/9jp2ty_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-3842468153573252160</id><published>2011-03-03T05:35:00.000-08:00</published><updated>2011-05-29T21:06:02.253-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Jaga Barang Bawaan Anda</title><content type='html'>Perjalanan dinas kali ini agaknya memberi sebuah pelajaran berharga. Sebuah pelajaran tentang sikap waspada dan hati-hati terhadap barang bawaan dalam perjalanan. Saya rasa ini mungkin terasa klise, kata-kata yang basi jika ada yang mengingatkan untuk menjaga barang-barang bawaan, berhati-hati di jalan dan waspada terhadap pencuri. Seperti kata-kata penarik simpatik para pengamen dalam terminal dan bis-bis itu, "Hati-hati dengan barang bawaan anda jangan sampai ketinggalan apalagi berpindah tangan...." :)&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Oke, kali ini izinkanlah saya berbagi pengalaman kehilangan barang bawaan ketika melakukan perjalanan malam untuk urusan kerja. Semoga bisa diambil hikmah dan pelajaran.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Singkatnya saya nyaris kehilangan sebuah laptop dalam perjalanan bus malam Surabaya-Semarang, jika tidak ada ibu yang ribut-ribut kehilangan telepon genggamnya membangunkan saya yang terlelap kecapaian. Berawal dari ribut-ribut itu, firasat saya mengatakan bahwa dalam bus patas ini ada pencurian. Dan benar juga, ketika saya periksa tas saya, laptop saya raib entah kemana! Lenyap. Dan ini bukan mimpi buruk. Ini benar-benar nyata. Lemas badan saya seketika.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Namun saya tidak ingin dipecundangi begitu saja. Saya tidak ingin menyerah. Saya laporkan hal ini kepada kondektur bus, bahwa ada penumpang dalam bus ini kehilangan barang berharga berupa laptop dan HP. Ya tujuan saya adalah ingin dilakukan pencarian di dalam bus berikut penggeledahan pemeriksaan kepada seluruh penumpang yang ada.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kondektur tersebut seperti mengetahui apa yang ada dalam pikiran saya sebelum saya sempat mengutarakan saya untuk melakukan pemeriksaan. Meskipun terkejut, namun dengan tenang beliau mengarahkan untuk berhenti di pos polisi terdekat untuk meminta bantuan aparat keamanan untuk melakukan pemeriksaan. Bayangkan saja jika kita main hakim sendiri dengan menggeledah barang orang lain atau menuduh sembarangan... bisa-bisa malah menjadi pertengkaran antar penumpang karena tidak terima dituduh atau digeledah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jujur saja, saya sempat pesimis akan dibantu oleh pak polisi, karena waktu itu pukul 3 dini hari ditambah lagi wajah kepolisian kita yang tidak begitu bersih akhir-akhir ini. Well... ternyata masih ada polisi yang baik hati di republik ini. Alhamdulillah :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Belum sempat polisi melakukan penggeledahan dengan seksama, ternyata HP ibu tersebut ditemukan di bawah tempat duduk kosong. Tinggal laptop saya yang belum ketemu, dan saya semakin yakin bahwa laptop saya pasti ketemu. Karena pelakunya belum turun dari bus. Hal ini ditunjukkan dengan sikap pencuri yang 'sepertinya' begitu ketakutan melihat polisi datang sehingga membuang barang curian begitu saja di kolong tempat duduk.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Satu persatu barang bawaan penumpang kami periksa, mulai dari belakang. Namun saya kemudian tersadar, bahwa laptop saya kemungkinan besar tidak berada dalam tas maupun barang bawaan. Karena jika laptop tersebut masih disimpan di dalam tas atau barang bawaan pencuri, itu merupakan tindakan bunuh diri sang pencuri. Karena barang curian tersebut membuktikan bahwa dia adalah pencuri dan sang pencuri kesulitan untuk berkelit mencari alasan mengapa ada laptop saya dalam tasnya. Jadi kemungkinan besar laptop tersebut disimpan atau dibuang di suatu tempat di bus ini. Akhirnya sementara polisi menggeledah tas dan barang bawaan para penumpang, saya memeriksa setiap setiap bagian bus tersebut, terutama kolong kursi....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akhirnya laptop saya ketemu di kolong tempat duduk tidak jauh dari tempat duduk saya. Seperti yang saya duga, si pencuri tidak ingin tertangkap basah sehingga membuang barang curiannya :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya tidak ingin berpanjang lebar urusan ini dengan pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini dengan memeriksa orang-orang yang dicurigai. Selain karena saya sendiri butuh sampai Semarang tepat waktu, Laptop kesayangan sudah kembali itu semua sudah cukup. Namun begitu, praktis sepanjang perjalanan, rasa kantuk itu sudah hilang. Tetap waspada, karena bagaimanapun pencuri itu masih ada di sekitar saya. Duduk tenang di antara para penumpang.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Btw, dari cerita di atas saya ada point-point tips yang mungkin bisa dijadikan rujukan jika anda mengalami kehilangan barang berharga di atas bus patas:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tetap tenang dan jangan gugup, ingat-ingat kembali dimana barang tersebut anda simpan, periksa apakah barang tersebut terjatuh. Pada intinya sebelum anda gegabah mencurigai, perlu dipastikan apakah barang tersebut benar-benar hilang. Jangan sampai setelah ribut-ribut kehilangan barang ternyata barang tersebut cuma terselip. Tidak lucu bukan? :)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jika benar-benar yakin, bahwa barang anda hilang, laporkan kehilangan barang anda kepada kondektur bus, dan memintanya untuk menghentikan bus ke pos polisi terdekat untuk melaporkan hal tersebut kepada aparat yang berwajib dan berwenang untuk melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Lakukan dengan tenang. Sikap anda yang gugup berlebihan sampai menangis bombay atau histeris hanya membuat para penumpang terbangun dari tidurnya dan gaduh sehingga pencuri tersebut bisa mengambil sikap "menghilangkan barang bukti" kemudian berpikir bagaimana ia bisa lari atau menghindar dari tuduhan dengan menyiapkan alibi yang sempurna. Beruntung jika sementara anda menangis bombay, barang berharga anda yang dicuri dibuang di dalam bus. Jika dibuang keluar bus lewat jendela sementara bus masih perjalanan ke pos polisi terdekat?&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Setelah sampai ke pos polisi, laporkan kejadian dan kronologis kejadian kehilangan yang anda alami, kemudian meminta tolong polisi untuk melakukan pemeriksaan dan penggeledahan kepada para penumpang bus. Sampai disini, menurut saya adalah cara yang benar sesuai dengan sikap dan kewajiban warga negara yang taat hukum dan menghindari main hakim sendiri dengan mengedepankan azas praduga tak bersalah: menyerahkan kasus kejahatan kepada aparat hukum.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pemeriksaan dan penggeledahan sebaiknya  dipecah menjadi 3 atau 2 jalan di dalam bus. Sementara anda sendiri memulai pemeriksaan dari orang-orang di sekitar tempat terjadinya tindak kejahatan, tempat kehilangan barang anda. Sementara polisi yang lain memeriksa berurutan dari kursi belakang ke depan atau sebaliknya dari depan ke belakang. Bukan apa-apa karena bagaimanapun juga, yang mempunyai peluang besar untuk bisa mengambil barang anda adalah orang yang berada di dekat anda bukan? Cara pemeriksaan ini menurut saya efektif berusaha untuk menangkap basa pencuri karena bisa mempersempit waktu dan mencegah pencuri untuk melakukan aksi penyelamatan diri dengan mengeluarkan barang yang dicuri dari tas atau saku pakaian mereka. Karena ketika mereka melakukan hal itu maka bisa terlihat gelagat yang mencurigakan. Selain itu mencegah para penumpang turun bus memperkecil kemungkinan pencuri melarikan diri atau membuang barang di luar bus.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pemeriksaan jangan hanya fokus pada tas dan barang bawaan penumpang. Jika barang yang hilang memungkinkan untuk bisa masuk saku baju, tentu para penumpang sendiri juga layak untuk digeledah dan diperiksa saku baju maupun celananya. Selain itu juga periksa setiap area bus. Barangkali para pencuri tersebut telah berhasil membuang barang curian di kolong tempat duduk seperti yang saya alami.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akhirnya, saya berharap para pembaca tidak mengalami hal buruk selama perjalanan. Pastikan anda menyimpan barang-barang berharga anda di tempat yang aman serta tetap waspadalah. Waspadalah. Tindakan kejahatan terjadi bukan karena ada niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan :)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-3842468153573252160?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/3842468153573252160/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/03/jaga-bawaan-anda.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3842468153573252160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3842468153573252160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/03/jaga-bawaan-anda.html' title='Jaga Barang Bawaan Anda'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-1167306389360159521</id><published>2011-02-15T05:17:00.000-08:00</published><updated>2011-09-17T10:08:28.625-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Senandung'/><title type='text'>Nasyid Klasik tentang Rasulullah :)</title><content type='html'>Purwanindita kecil melangkah riang, sepulang dari Taman Pendidikan Quran. Sampai ketika tampak sekelompok mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang sedang berlatih melantunkan nasyid Rasulullah di pelataran sebuah rumah. Sungguh merdu dan menenangkan jiwa. Namun Purwanindita kecil tidak tahu judul syair itu dan siapa yang menyanyikan. Waktu terus berjalan hingga akhirnya Purwanindita dewasa kembali menemukannya di belantara maya...&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe allowfullscreen="" frameborder="0" height="226" src="http://www.youtube.com/embed/Fz30xX1Fj2s" title="YouTube video player" width="320"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Nasyid ini dibawakan oleh Nazrey Johani (Dahulu The Zikr kemudian Raihan dan sekarang beliau solo karier). Berikut liriknya: &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;Rasulullah dalam mengenangmu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kami susuri lembaran sirahmu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pahit getir pengorbananmu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Membawa cahaya kebenaran&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Engkau taburkan pengorbananmu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk umatmu yang tercinta&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Biar terpaksa tempuh derita&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Cekalnya hatimu menempuh ranjaunya&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tak terjangkau tinggi pekertimu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tidak tergambar indahnya akhlakmu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tidak terbalas segala jasamu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sesungguhnya engkau rasul mulia&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tabahnya hatimu menempuh dugaan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mengajar erti kesabaran&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Menjulang panji kemenangan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Terukir namamu di dalam Al-Quran&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rasulullah kami umatmu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Walau tak pernah melihat wajahmu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kami cuba mengingatimu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan kami cuba mengamal sunnahmu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kami sambung perjuanganmu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Walau kita tak pernah bersua&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tapi kami tak pernah kecewa&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Allah dan rasul sebagai pembela&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Rasulullah dalam mengenangmu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kami susuri lembaran sirahmu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pahit getir pengorbananmu&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Membawa cahaya kebenaran&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya memang tidak suka dengan musik nasyid sekarang yang terlalu ramai dengan alat musik ataupun acapella yang serupa alat musik. Namun nasyid ini selain musik yang minimalis dan syar'i, syairnya memang bagus :)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-1167306389360159521?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/1167306389360159521/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/02/nasyid-klasik-tentang-rasulullah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1167306389360159521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1167306389360159521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/02/nasyid-klasik-tentang-rasulullah.html' title='Nasyid Klasik tentang Rasulullah :)'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://img.youtube.com/vi/Fz30xX1Fj2s/default.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-1851747318849709137</id><published>2011-02-06T21:14:00.000-08:00</published><updated>2011-02-16T21:58:25.654-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coding'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Slackware'/><title type='text'>Instalasi XAMPP di Linux</title><content type='html'>XAMPP adalah perangkat lunak yang terdiri dari aplikasi "three in one": server (Apache), database (MySql), dan PHP. Keuntungan menggunakan XAMPP adalah kita tidak terlalu banyak melakukan konfigurasi berbelit-belit untuk instalasi apache, mysql dan php ketika akan membangun aplikasi berbasis web di localhost :)&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;XAMPP yang saya gunakan adalah XAMPP versi 1.7.3a yang akan saya pasang pada mesin Linux Slackware 13.1 saya. Memang sih Slackware juga sudah menyertakan paket-paket apache, mysql dan php. Namun pengalaman beberapa kali mengaktifkan masih sering bermasalah. Yup, ini bukan karena Slackwarenya tapi karena sayanya saja yang masih newbie harus masih banyak belajar :P&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;XAMPP for Linux bisa diunduh di websitenya: &lt;a href="http://www.apachefriends.org/en/index.html"&gt;http://www.apachefriends.org&lt;/a&gt;, biasanya dengan format tar.gz. Instalasi XAMPP tidak ribet kok, tinggal kopikan file intaller tadi ke direktori /opt dan ekstrak di situ dengan perintah:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;# tar -xvf xampp-1.7.3a.tar.gz&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk menjalankan "service" XAMPP, gunakan perintah pada terminal konsole:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;# /opt/lampp/lampp start&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk menghentikan XAMPP, gunakan perintah pada terminal konsole:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;# /opt/lampp/lampp stop&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk restart XAMPP:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;# /opt/lampp/lampp restart&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk setting password direktory lampp, mysql, phpmyadmin, ftp gunakan perintah: &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;# /opt/lampp/lampp security&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Oke deh, selamat ber-xampp ria :)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-1851747318849709137?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/1851747318849709137/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/02/instalasi-xampp-di-linux.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1851747318849709137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1851747318849709137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/02/instalasi-xampp-di-linux.html' title='Instalasi XAMPP di Linux'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-6213348608892918457</id><published>2011-02-05T23:45:00.000-08:00</published><updated>2011-02-06T03:48:34.144-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Slackware'/><title type='text'>Linux: Virtualbox Tidak Bisa Akses USB ?</title><content type='html'>Setelah berhasil membantai Windows XP dari notebook kesayangan dan menggantinya dengan Linux Slackware 13.1 tempo hari, rupanya hubungan dengan Windows XP belum putus sama sekali. Berawal dari buku yang membahas tentang Virtual PC dengan Virtualbox, timbul rasa ingin tahu: Bagaimana menjalankan Windows XP di atas Linux dengan Virtualbox. Bukan apa-apa.... yah minimal biar tidak lupa sama Windows :D&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;File installer Virtualbox yang saya gunakan ( bisa diunduh di situsnya: &lt;a href="http://www.virtualbox.org/"&gt;www.virtualbox.org&lt;/a&gt; ) terdiri dari:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.virtualbox.org/wiki/Linux_Downloads"&gt;VirtualBox-4.0.2-69518-Linux_x86.run&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://download.virtualbox.org/virtualbox/4.0.2/Oracle_VM_VirtualBox_Extension_Pack-4.0.2-69518.vbox-extpack"&gt;VirtualBox_Extension_Pack-4.0.2-69518.vbox-extpack&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Cara instalasi mudah kok, setelah masuk mode super user (root/su) pada terminal konsole, masuk ke direktori dimana file installer VirtualBox disimpan dan jalankan perintah:&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;# ./VirtualBox-4.0.2-69518-Linux_x86.run&lt;/blockquote&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sedangkan untuk yang file kedua, tinggal "klik" saja dalam mode grafis, tidak usah pakai terminal konsole :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Langsung saja, setelah Virtualbox terpasang berikut dengan Windows XPnya sudah berjalan dengan lancar, timbul masalah : Windows XP dalam Virtualbox tidak bisa mengenali koneksi usb baik flashdisk maupun hardisk potable / hardrive eksternal :( &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah googling guling guling akhirnya saya mencoba mengatasi dengan langkah-langkah sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Langkah pertama&lt;/b&gt;, buka file /etc/group, kemudian cari baris yang mengandung kata vboxusers. Tujuannya adalah untuk melihat id groupnya. Misal kita temukan sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;vboxusers:x:1000:&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;berarti id group vboxusers adalah 1000, ingat baik baik itu id group user vboxusernya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Langkah kedua&lt;/b&gt;, edit file /etc/fstab tambahkan pada baris paling bawah:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;none /proc/bus/usb usbfs devgid=1000,devmode=664 0 0&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Angka 1000 pada "devgid=1000" mengacu pada id group vboxusers. Silahkan disesuaikan. Jangan lupa simpan konfigurasi tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Langkah ketiga&lt;/b&gt;, silahkan (setiap) membuka aplikasi Virtualbox dengan perintah via konsole super user sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;# VBOX_USB=usbfs VirtualBox&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selesai, jika ada yang perlu disetting ulang adalah menambahkan virtual machine Windows XPnya lagi. Dalam kasus saya berhasil, virtualbox sudah bisa mengenali usb flashdisk. Mungkin diantara pembaca ada cara yang lebih sederhana?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Referensi:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Forum Virtualbox - USB Issues - &lt;a href="http://forums.virtualbox.org/viewtopic.php?p=33944#33944"&gt;http://forums.virtualbox.org/&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-6213348608892918457?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/6213348608892918457/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/02/virtualbox-tidak-bisa-akses-usb-di.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6213348608892918457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6213348608892918457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/02/virtualbox-tidak-bisa-akses-usb-di.html' title='Linux: Virtualbox Tidak Bisa Akses USB ?'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-2799641938068819558</id><published>2011-02-04T15:38:00.000-08:00</published><updated>2011-02-06T05:16:37.853-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Slackware'/><title type='text'>Akses Flashdisk pada Slackware 13.1</title><content type='html'>Setelah berhasil instalasi Slackware 13.1, muncul permasalahan: bagaimana cara akses data pada flashdisk. Jika login sebagai root tidak masalah, flashdisk maupun hardisk eksternal bisa dikenali dan langsung muncul di file manager dolphin, bisa diakses dengan lancar dalam mode grafis (startx). Namun jika user biasa selalu muncul pesan error. &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ternyata, masalah tersebut bisa diatasi dengan mengedit file /etc/group. Caranya adalah sebagai berikut:&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Langkah pertama&lt;/b&gt;, masuk terminal (konsole) dengan mode super user (root)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Langkah kedua&lt;/b&gt;, masuk ke teks editor kesayangan anda, misalnya vim. Untuk masuk vim ketikkan perintah &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;# vim /etc/group&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Langkah ketiga&lt;/b&gt;, cari baris&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;plugdev:x:83&lt;/blockquote&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalau tidak salah sekitar baris ke-36. Tekan tombol "i" untuk insert atau edit, edit baris tersebut menjadi&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;plugdev:x:83:"user biasamu" &lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;misalnya usermu adalah "purwa" jadinya:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;plugdev:x:83:purwa&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Untuk keluar dari teks editor vim, tekan tombol "esc" (escape), kemudian tombol ":", ketikkan wq (write and quit).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selesai! Pada kasus saya, user biasa yang sudah ditambahkan pada baris tadi sudah bisa akses data via flashdisk maupun hardisk eksternal secara otomatis pada Slackware 13.1 :)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-2799641938068819558?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/2799641938068819558/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/02/akses-flashdisk-pada-slackware-131.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/2799641938068819558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/2799641938068819558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/02/akses-flashdisk-pada-slackware-131.html' title='Akses Flashdisk pada Slackware 13.1'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-4796321210398099664</id><published>2011-02-03T07:20:00.000-08:00</published><updated>2011-02-06T13:18:32.350-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Kajian Islam di Pasuruan</title><content type='html'>&lt;div&gt;Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kepada Muslimin, khususnya yang bermukim di Pasuruan dan sekitarnya, dengan mengharap ridha Allah Subhanahu Wa Ta'ala, ikut kajian Islam yuk!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Materi kajian yang dibahas adalah penjelasan kitab Shahih Bukhari yang disampaikan oleh Al Ustadz Usamah bin Faishol Mahri Hafidzahullah. Beliau Ustadz Usamah adalah lulusan Fakultas Hadits Universitas Islam Madinah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Adapun jadwal kajian adalah setiap Kamis pekan I dan III setiap bulannya ba'da Maghrib sampai Isya dan bertempat di Masjid Hidayatullah Jalan Panglima Sudirman Kota Pasuruan Jawa Timur.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kajian ini terbuka untuk umum. Makanya jangan lupa ajak serta bapak, ibu, kakak, adik, kakek, nenek, paman, bibi, keluarga dan teman semuanya ya....hehe. Barokallahu fikum :)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-4796321210398099664?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/4796321210398099664/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/02/kajian-islam-di-pasuruan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4796321210398099664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4796321210398099664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/02/kajian-islam-di-pasuruan.html' title='Kajian Islam di Pasuruan'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-8807675257512355511</id><published>2011-02-02T01:34:00.000-08:00</published><updated>2011-09-17T10:08:18.007-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Slackware'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Google'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet'/><title type='text'>Google Chrome di Slackware 13.1</title><content type='html'>&lt;div&gt;Sudah berkali-kali instalasi google chrome di Slackware 13.1 saya. Namun hasilnya selalu nihil. Gagal. Begitu juga dengan Chromium, selalu tidak jalan. Ternyata memang google chrome ini mempunyai library yang harus diinstall terlebih dahulu. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Paket-paket yang dibutuhkan untuk instalasi google chrome pada Slackware 13.1 adalah sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Paket library orbit2, dapat diunduh di repo Slackware 13.1 &lt;a href="http://kambing.ui.ac.id/slacky/slackware-13.1/libraries/orbit2/2.14.18/"&gt;Kambing UI&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Paket library gconf,dapat diunduh di repo Slackware 13.1 &lt;a href="http://kambing.ui.ac.id/slacky/slackware-13.1/libraries/gconf/2.28.1/"&gt;Kambing UI&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Paket Google Chrome itu sendiri, -sama- diunduh juga di repo Slackware 13.1 &lt;a href="http://kambing.ui.ac.id/slacky/slackware-13.1/network/google-chrome/8.0.552.237/"&gt;Kambing UI&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Oke setelah semua lengkap diunduh, lakukan instalasi sebagai super user (root) dengan perintah sebagai berikut pada jendela terminal (konsole) secara berurutan:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;# installpkg orbit2-2.14.18-i486-1sl.txz &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;# installpkg gconf-2.28.1-i486-1sl.txz&lt;/div&gt;&lt;div&gt;# installpkg google-chrome-8.0.552.237-i386-1sl.txz&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Oke, happy googling chroming! halah opo jal ? :)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-8807675257512355511?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/8807675257512355511/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/02/google-chrome-di-slackware-131.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8807675257512355511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8807675257512355511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/02/google-chrome-di-slackware-131.html' title='Google Chrome di Slackware 13.1'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-8421269407332381319</id><published>2011-02-01T01:17:00.000-08:00</published><updated>2011-02-03T07:35:25.214-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Slackware'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet'/><title type='text'>Flash Player Firefox di Slackware 13.1</title><content type='html'>&lt;div&gt;Slackware sudah menyediakan paket instalasi Firefox pada instalasi defaultnya. Namun sayangnya tidak disertakan dengan plugin Adobe Flash Player, sehingga mempengaruhi tampilan beberapa situs yang membutuhkan plugin tersebut, misalnya &lt;a href="http://www.youtube.com/"&gt;www.youtube.com&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika Flash Player belum terinstall, biasanya muncul notifikasi ketika membuka situs yang membutuhkan Flash Player sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;"Additional plugins are required to display all the media on this page. Click Install Missing Plugins."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Berikut adalah langkah-langkah instalasi Flash Player untuk Firefox 3.6.3 pada Slackware 13.1. Semuanya sebaiknya dilakukan sebagai super user (root).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, unduh file 'install_flash_player_10_linux.tar.gz'  (instalasi Flash Player untuk Linux) pada alamat &lt;a href="http://get.adobe.com/flashplayer/"&gt;http://get.adobe.com/flashplayer/&lt;/a&gt; . &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Langkah Kedua&lt;/b&gt;, ekstrak file tersebut setelah proses unduh selesai dengan perintah&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;# tar zxvf install_flash_player_10_linux.tar.gz.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Masuk ke dalam file hasil ekstrasi tersebut:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;# cd install_flash_player_10_linux&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Didalam file hasil ekstrak hanya terdapat file 'libflashplayer.so'.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Langkah Ketiga&lt;/b&gt;,kopikan 'libflashplayer.so' ke '/usr/lib/firefox-3.6.3/plugins' dengan perintah&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;# cp libflashplayer.so /usr/lib/firefox-3.6.3/plugins&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selesai. Happy Browsing! :)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-8421269407332381319?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/8421269407332381319/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/02/instalasi-adobe-flash-player-firefox-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8421269407332381319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8421269407332381319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/02/instalasi-adobe-flash-player-firefox-di.html' title='Flash Player Firefox di Slackware 13.1'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-3300776818839891258</id><published>2011-01-22T03:05:00.000-08:00</published><updated>2011-02-02T22:42:59.558-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Tokoh Agama dan Dusta Sang Penguasa</title><content type='html'>Belum lama ini diberitakan sembilan orang lintas agama yang ditokohkan di bidang keagamaan memberikan pernyataan (kritik)  terbuka terhadap penguasa negeri ini dengan tajuk tuduhan yang tajam menikam, tentang dusta (kebohongan) sang penguasa (rezim pemerintah). Dan tidak main-main, kebohongan itu terdiri dari 9 kebohongan lama dan 9 kebohongan baru. Jadi total dusta yang dianggap dilakukan oleh pemerintah adalah 18. &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Jika yang diberitakan itu benar adanya, maka saya pribadi sangat menyayangkan sikap tokoh agama tersebut. Terutama yang dikenal sebagai tokoh Islam. Entah apapun yang mereka lakukan dalam hal ini, sebagai seorang muslim saya tidak merasa diwakili oleh sikap, pernyataan maupun ketokohan mereka.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Entah, apakah sebelum mengeluarkan pernyataan ini mereka sudah melakukan tabayyun (check and recheck/cross check/klarifikasi) kepada pemerintah?&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi di jalan Allah, maka lakukanlah tabayyun."&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;( Qur'an Surat An Nisa': 94)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lantas kemudian mengapa saya menyayangkan sikap seorang "tokoh Islam" yang menyuarakan kritik kepada penguasa? Bukankah Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wasallam bersabda yang artinya,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;"Susungguhnya diantara jihad yang paling besar adalah menyampaikan kebenaran kepada penguasa yang zalim."&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Hadits Riwayat Imam At Tirmidzi)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Memang benar adanya hadits tersebut. Namun sayangnya, dengan dasar hadits tersebut maka banyak para tokoh maupun aktivis menjelma singa-singa podium dengan orasi-orasi di atas mimbar-mimbar memberikan kritik yang sangat tajam dan kelam kepada sang penguasa tanpa tedeng aling-aling. Tidak hanya itu tulisan-tulisan penuh kritik yang bisa jadi provokatif secara tidak langsung terhadap pemerintah ditulis berbagai media massa. Apalagi ditambahi motivasi bahwa ini semua merupakan jalan perjuangan dan jihad yang besar karena menyampaikan kebenaran terhadap penguasa yang zalim.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sebelum kita terbakar semangat yang membabi buta untuk menegakkan" jihad yang besar" ini, ada baiknya kita mencermati kata-kata "menyampaikan kebenaran kepada penguasa yang zalim". Jelas sekali bahwa yang dimaukan dari kalimat itu adalah nasihat (kritik yang membangun) yang disampaikan kepada (di hadapan) penguasa. Bukannya kritik atau celaan kepada penguasa yang disampaikan di hadapan khalayak umum secara terang-terangan sebagaimana yang terjadi akhir-akhir ini.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bila kata-kata "menyampaikan kebenaran kepada penguasa yang zalim" tersebut dianggap masih samar maka dalam hadits berikut dijelaskan secara gamblang terang benderang bagaimana cara menyampaikan kebenaran kepada penguasa:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;"Barangsiapa yang ingin menasihati penguasa, janganlah ia menampakkannya terang-terangan. Akan tetapi hendaklah ia meraih tangan sang penguasa, lalu menyepi dengannya. Jika nasihat itu diterima, maka itulah yang diinginkan. Namun jika tidak, maka sungguh ia telah melaksanakan kewajiban (menasihati penguasa)." &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Hadits Riwayat Ibnu Abi 'Ashim dalam As-Sunnah dari 'Iyadh bin Ganm Radhiyallahu’anhu, Imam Al Baihaqi dalam As-Sunnan Al Kubro, Imam Al Hakim dalam Al Mustadrak, dan Imam Ahmad dalam Al Musnad)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hadits tersebut dishahihkan oleh Imam Al-Albani rahimahullah dalam Zhilalul Jannah no. 1096. Dalam hadits tersebut dijelaskan bagaimana Islam memberikan bimbingan cara menasehati penguasa, yaitu dengan tidak dilakukan dengan terbuka di hadapan publik. Namun secara langsung kepada penguasa tanpa orang lain harus tahu. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bayangkan saja bila sesorang mengkritik penguasa dengan cara langsung membeberkan aib-aib ataupun kekurangan penguasa di hadapan publik. Pertanyaan pertama, apakah dengan cara seperti itu nasehat dan kritik tersebut bisa mengena? Kemungkinan besar malah sang penguasa tersinggung dengan cara-cara yang kurang santun, akibatnya bukan lagi nasihat yang jadi perhatian sang penguasa, bisa jadi dianggap ancaman politis terhadap kekuasaan dan pemerintahan. Apalagi kalau tidak melakukan tabayyun terlebih dahulu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tidak usah jauh-jauh, semisal kita ada kesalahan, lalu seseorang mengkritik kita di depan forum di depan orang secara tajam, apakah nasihat itu akan mengena? Atau malah sifat manusiawi kita muncul: emosi dan sakit hati? Ada sebagian yang mampu menerima, namun banyak juga yang akhirnya tidak bisa objektif berlapang dada :) &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pertanyaan kedua, jika aib-aib atau kekurangan penguasa itu ternyata suatu kabar yang belum jelas atau suatu opini yang dibangun di atas prasangka? Maka tentu bisa menjatuhkan pelaku kepada perbuatan ghibah dan fitnah. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, "Tahukah kalian apakah ghibah itu?" Para sahabat menjawab, "Allah dan RasulNya yang lebih tahu." Lalu beliau melanjutkan, "Yaitu kamu menyebut saudaramu dengan hal-hal yang ia tidak suka untuk disebut". Lalu seseorang bertanya, "Bagaimana pendapatmu bila apa yang aku katakan itu ada pada diri saudaraku yang aku ceritakan?" Beliau menjawab, "Bila apa yang kamu ceritakan itu ada pada diri saudaramu, maka kamu telah melakukan ghibah terhadapnya. Dan bila apa yang kamu katakan itu tidak ada pada diri saudaramu, berarti kamu telah mengada-ada tentangnya (menfitnahnya)" &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Hadits riwayat Imam Muslim)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman yang artinya, "Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Qur'an Surat  Al Israa : 36)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Memang akan sangat sulit bagi rakyat biasa yang ingin menghadap langsung untuk menyampaikan nasihat kepada pemerintah karena jalur prosedur protokoler yang sangat ketat. Oleh karena itu nasihat kepada penguasa bisa dilakukan dengan mengirimkan surat atau melalui orang / perwakilan yang memiliki akses kepada pemerintah tidak secara terang-terangan. Dalam hal ini Imam Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz seorang ulama dan mufti besar Arab Saudi memberikan penjelasan, &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;"...metode yang dicontohkan Salaf (para pendahulu kita: Rasulullah, shahabat, tabi'in, tabi'ut tabiin -red) adalah: menasihati secara empat mata, menyurat, dan menghubungi para ulama yang memiliki akses langsung kepada penguasa, sehingga sang penguasa bisa diarahkan kepada kebaikan." &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Haqqur Ro'iy war-Ro'iyyah, hal. 27)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika tidak memungkinkan menasihati pemerintah secara syar'i atau sang penguasa tetap berlaku zalim? Tuntunan Islam dalam menyikapi penguasa yang zalim: tetap sabar dalam ketaatan dan senantiasa berdoa. Tentunya taat selain dalam hal-hal maksiat. Perintah tetap taat terhadap penguasa yang dzalim sebagaimana hadits-hadits sebagaimana berikut:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Dari Anas bin Malik, bahwasanya Nabi Shalallahu 'Alaihi Wasallam telah bersabda yang artinya, "Sesungguhnya kelak akan kalian dapati penguasa yang hanya mementingkan dirinya." Para sahabat bertanya,"Apa yang harus kami perbuat (jika mendapati hal itu), wahai Rasulullah?" Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam menjawab, "Tunaikan kewajiban kalian kepada mereka, dan mintalah hak-hak kalian kepada Allah! (berdo'a) " &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Hadits Riwayat Al Bukhari)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Kami bertanya, "Wahai Rasulullah. Apa pendapatmu jika para pemimpin kami tidak memenuhi hak kami (sebagai rakyat), namun tetap meminta hak mereka (sebagai pemimpin)?" Maka Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Dengar dan taati (pemimpin negara kalian), karena sesungguhnya dosa mereka adalah tanggungan mereka dan dosa kalian adalah tanggungan kalian.” &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Hadits riwayat  Imam Muslim dari Wail bin Hujr radhiyallahu 'anhu)    &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Akhirnya, tulisan ini sama sekali tidak membela sosok penguasa negeri ini. Pemerintah bagaimanapun hanyalah manusia biasa bukan malaikat. Jadi tidak pernah bebas dari segenap kekurangan, kesalahan dalam memimpin negeri ini.   &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya tutup tulisan ini dengan sebuah kisah dari zaman Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu yang saya nukil dari buku Dalam Dekapan Ukhuwah karya Salim A. Fillah. Seseorang berkata pada Ali radhiyallahu 'anhu, "Dulu di zaman khalifah Abu Bakar dan Umar, keadaan begitu tenteram, damai, dan penuh berkah. Mengapa di masa kekhalifahanmu, hai Amirum Mukminin, keadaannya begini kacau dan rusak?"&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ali seraya tersenyum menjawab, "Sebab, pada zaman Abu Bakar dan Umar, rakyatnya seperti aku." Kemudian Ali melanjutkan, "Adapun di zamanku ini, rakyatnya seperti kamu!".&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua sehingga kita bisa memperbaiki diri-diri kita menjadi insan-insan yang bertakwa dan dengan itu semua menjadikan sebab Allah menjadikan para pemimpin kita bersikap lebih adil bijaksana dan mampu membawa negeri ini dalam kebaikan. Amin!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Wallahu a'lam.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Referensi:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Untukmu yang Mencela Pemerintah (1) - &lt;a href="http://qaulan-sadida.blogspot.com/2010/10/untukmu-yang-mencela-pemerintah1.html"&gt;http://qoulansadida.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untukmu yang Mencela Pemerintah (2) - &lt;a href="http://qaulan-sadida.blogspot.com/2010/10/untukmu-yang-mencela-pemerintah2.html"&gt;http://qoulansadida.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untukmu yang Mencela Pemerintah (3) - &lt;a href="http://qaulan-sadida.blogspot.com/2010/10/untukmu-yang-mencela-pemerintah3.html"&gt;http://qoulansadida.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Wahai Aktivis Unjuk Rasa dan Para Demonstran Muslim, Dikemanakan Hadits-Hadits Ini? - &lt;a href="http://ghuroba.blogsome.com/2008/06/04/wahai-aktivis-unjuk-rasa-dan-para-demonstran-dikemanakan-hadits-hadits-ini-dikemanakan/"&gt;http://ghuroba.blogsome.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-3300776818839891258?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/3300776818839891258/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/01/tokoh-agama-dan-dusta-sang-penguasa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3300776818839891258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3300776818839891258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/01/tokoh-agama-dan-dusta-sang-penguasa.html' title='Tokoh Agama dan Dusta Sang Penguasa'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-3719432387432851318</id><published>2011-01-06T22:21:00.000-08:00</published><updated>2011-02-01T00:46:50.578-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lantur'/><title type='text'>Ramah Tamah Itu Masih Ada</title><content type='html'>&lt;div&gt;Perkenankan saya bercerita tentang pengalaman indah saya berpetualang di Pasuruan :) &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Di suatu hari menjelang senja, saya bergegas memacu sepeda untuk pulang ke kosan. Rasa lelah dan lapar karena hari itu saya berpuasa tanpa sahur. Sepeda saya laju secepat cepat, karena rupanya awan tidak bersahabat: mendung memayung sepekat-pekat, gelegar halilintar menyeringai berkilat-kilat. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Masih separuh tempuh, rupanya mendung tumpuk undung tak sanggup lagi membendung. Tumpah ruahlah tetes air berjatuhan dari langit-langit Pasuruan: merundung penuh keberkahan bagi segenap alam. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tak mampu membelah hujan, akhirnya saya berhenti di tepian gerai waralaba. Sementara deras dan gerimis silih berganti, tak terasa adzan Maghrib menjelang. Sebotol air mineral dan sebungkus roti yang dibeli dari gerai waralaba itu cukup nikmat untuk membuka puasa. Segala puji bagi Allah seru sekalian alam.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Langit tak puas-puasnya menumpahkan air ke bumi Pasuruan, ketika tatap mata ini jatuh pada penunjuk arah : Masjid At-Thayyibah 50 Meter. Akhirnya memberanikan diri untuk menerabas gerimis yang ristmis masuk ke sebuah gang kecil menuju sebuah masjid yang (ternyata) cukup besar. Dan Maghrib saya tegakkan sendiri di barisan shaf menepi dinding. Munfarid... maklum hujan membuat jamaah saya tersendat :(&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Seusai shalat bersandar pada dinding beranda masjid. Tampak sekelompok orang menyenandungkan syair shalawat dengan  tabuhan rebana. Di antara wajah-wajah Pasuruan yang tua dengan peci dan surban, tampak satu dua paras remaja yang khusyuk memainkan rebana. Ah.. rupanya masih ada orang yang masih melestarikan budaya "shalawatan" dengan rebana. Pemandangan yang jarang untuk seorang pemuda Semarang.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sepertinya rinai hujan seperti tak ingin berhenti sampai bumi benar-benar kuyup. Dingin memang, tapi entah mengapa dalam masjid tetap terasa hidup dan guyub. Bagi saya yang mencoba kritis terhadap syair-syair pujian, nuansa tentram ini lebih karena melihat para pelantun shalawat penuh kebersahajaan. Seperti tampak tak terlalu memaksa mengejar dunia. Biarkan hari berganti. Zaman berubah dengan segala hiruk pikuknya. Tak perduli tetap tak berubah: di kala siang terang menjadi seorang pejuang malang melintang demi berkah Illahi, malam hari mencoba menjadi orang pecinta sejati kepada sang penutup para Nabi. Dengan cara sebagaimana yang mereka pahami sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tak terasa Isya beberapa saat lagi, sampai tepukan pundak membuyarkan sejenak buaian mesra. Menyeruak aroma kopi ketika selengkung senyum menutup tawaran mempersilahkan penuh keakraban, "Mangga mas, adem-adem". Seruput secangkir kopi kental terasa manis di peluk gerimis. Ah bukan secangkir kopi, lebih tepatnya secangkir kehangatan. Dan sesaat sebelum adzan Isya, datang setangkup roti dipersilahkan. Ah seperti hari yang beruntung. Sebuah hadiah buka puasa nan indah:) &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setangkup roti mengganjal perut, menguatkan shalat Isya berjamaah. Alhamdulillah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Namun rupanya masih tertahan setelah Isya. Hujan belum reda. Dan para jamaah masjid itu tampak menggelar tikar di rumah samping masjid: tadarus di kalah hujan yang menderas.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ah rupanya hari ini memang hari penuh berkah Seusai pengajian, seorang jamaah masjid menghampiriku yang menyendiri di pojok pintu masjid membawakan sepiring rawon daging khas Pasuruan. Kali ini, saya hanya mengembang senyum, tidak menyangka, tak mampu lagi berkata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa mereka? Siapa saya? Saya bukan siapa siapa bagi mereka selain hanya pengelana yang menumpang berteduh. Dan mereka memberikan keteduhan dalam arti yang sebenar-benarnya tanpa bertanya siapa saya siapa dan membandingkan siapa mereka, asal usul dan lain sebagainya. Dengan sapa nan mesra serta senyum yang tulus tanpa putus-putus, sehangat kopi dan senikmat nasi rawon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hm.. ternyata ramah tamah itu masih ada kawan! Masih membekas sisa di masa-masa yang terasa sulit ini. Di sekepingan surga yang jatuh ke dunia: Negeriku Indonesia :)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-3719432387432851318?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/3719432387432851318/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/01/ramah-tamah-itu-masih-ada.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3719432387432851318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3719432387432851318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2011/01/ramah-tamah-itu-masih-ada.html' title='Ramah Tamah Itu Masih Ada'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-2115708188223423294</id><published>2010-12-13T21:56:00.001-08:00</published><updated>2010-12-15T00:46:38.981-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Puasa Muharram Yuk :)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i54.tinypic.com/11loo3m.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://i54.tinypic.com/11loo3m.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tahukah anda di bulan Muharram ternyata menyimpan keutamaan ibadah sunnah yang istimewa. Ibadah itu adalah ibadah puasa hari ke sepuluh bulan Muharram yang dikenal sebagai puasa Asyura.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Ketika tiba di Madinah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mendapati orang-orang Yahudi melakukan puasa 'Asyura. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya, "Hari yang kalian bepuasa ini adalah hari apa?" &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Orang-orang Yahudi tersebut menjawab, "Ini adalah hari yang sangat mulia. Ini adalah hari di mana Allah menyelamatkan Musa dan kaumnya. Ketika itu pula Fir'aun dan kaumnya ditenggelamkan. Musa berpuasa pada hari ini dalam rangka bersyukur, maka kami pun mengikuti beliau berpuasa pada hari ini". Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam lantas berkata, "Kita seharusnya lebih berhak dan lebih utama mengikuti Musa daripada kalian." &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Lalu setelah itu Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam memerintahkan kaum muslimin untuk berpuasa.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Hadits riwayat Muslim no. 1130)&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;"Dahulu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam memerintahkan untuk puasa di hari ‘Asyura. Dan ketika puasa Ramadhan diwajibkan, barangsiapa yang ingin (berpuasa di hari ‘Asyura) ia boleh berpuasa dan barangsiapa yang ingin (tidak berpuasa) ia boleh berbuka". &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Hadits riwayat Al Bukhari No 1897)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Ibnu Abbas menyatakan : "Saya tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berpuasa pada suatu hari karena ingin mengejar keutamaannya selain hari ini (Asyura') dan tidak pada suatu bulan selain bulan ini (maksudnya: Ramadhan)." &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Hadits riwayat al-Bukhari No 2006 dan Muslim no 1132). &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu meriwayatkan Rasulullah Sallallahu alaihi wa Sallam bersabda : "Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Muharam, sedang salat yang paling utama sesudah salat fardlu adalah salat malam."&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Hadits riwayat Muslim no 2611)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Puasa Asyura memiliki keutamaan, yaitu menghapus dosa setahun lalu, tentu jika puasanya diterima oleh Allah Subhanahu Wata'ala:)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Hadits Abu Qatadah Radhiyallahu Anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah Sallallahu alaihi Sallam bersabda : "Aku berdo’a pada Allah bahwa puasa pada hari Asyura dapat menebus dosa tahun yang lalu." &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Hadits Riwayat Imam Muslim, Al-Jami'-Us-Sahih II/2602)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Puasa Asyura dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram dan disunnahkan untuk berpuasa sehari sebelumnya  :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;"Wahai Rasulullah! sesungguhnya Asyura' itu hari yang diagungkan oleh orang Yahudi dan Nasrani", maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tahun depan insya Allah kita akan puasa (juga) pada hari yang kesembilan." &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Hadits riwayat Muslim no 1134 dari Ibnu Abbas )&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akhirnya, kepada kaum muslimin saya mengucapkan "Selamat menunaikan ibadah puasa Asyura 9-10 Muharram 1432 Hijriyah" yang insya Allah jatuh pada tanggal 15-16 Desember 2010 :)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-2115708188223423294?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/2115708188223423294/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/12/ayo-puasa-asyura-9-10-muharram.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/2115708188223423294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/2115708188223423294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/12/ayo-puasa-asyura-9-10-muharram.html' title='Puasa Muharram Yuk :)'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i54.tinypic.com/11loo3m_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-6711663973727387495</id><published>2010-12-11T19:44:00.000-08:00</published><updated>2010-12-11T21:11:31.185-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Mitos Sial Bulan Suro (Muharram)</title><content type='html'>Berikut adalah sepenggal cerita yang seringkali masih kita temui. Sebuah dialog seorang anak laki-laki remaja -sebut saja Tole- dengan ibundanya :)&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Mbok, Tole nikahnya bulan depan saja ya...", Seorang pemuda berbicara mengutara pinta pada bunda tercinta di beranda sebuah senja. Serta merta sang ibunda menyergah, "Pantang hajatan! Dilarang! Itu sudah masuk bulan Suro (Muharram) Le.... Nanti kamu bisa sial".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lho? Kata siapa Mbok? Kok Tole ndak pernah dengar. Emang dulu kanjeng Nabi ngajarin kaya gitu ya Mbok?", lugu lelaki muda itu bertanya sekaligus menguji validitas pernyataan itu dari sisi Islam. Agama yang dipercayainya.&lt;/i&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;"Hussh! Ndak usah bawa-bawa kanjeng Nabi. Ya Simbok ndak tau Le..., pokoke kamu ndak usah mbantah, itu kata orang pintar, kata orang-orang tua, kata simbahmu yang buyut itu lho Le... kalo ndak manut nanti kuwalat kamu.", Ibundanya menjawab.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Cerita ini memang bukan fiktif 100%. Karena saya yakin ada beberapa pembaca yang pernah menemui atau bahkan mengalami sendiri. Namun bilamana ada kesamaan nama pelaku, kejadian, dan tempat bisa jadi itu hanyalah kebetulan belaka hehe :) &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya hanya menceritakan ulang dengan kata-kata sendiri, yang pastinya tidak sama persis dengan kejadian sesungguhnya. Namun secara konteks dan tujuan cerita itu sama dengan realita yang ada di sebagian masyarakat Jawa, yaitu kira-kira menggambarkan mitos yang diyakini oleh orang-orang tua Jawa jaman dahulu. Sayangnya, masih saja mitos-mitos seperti itu dipercayai di era yang modern ini. Secara tidak langsung, keyakinan seperti ini sama saja dengan mencela waktu. Padahal Islam melarang mencela waktu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Allah 'Azza wa Jalla berfirman, "Aku disakiti oleh anak Adam. Dia mencela waktu, padahal Aku adalah (pengatur) waktu, Akulah yang membolak-balikkan malam dan siang." &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;(Hadits riwayat Muslim no. 6000)&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Dalam Islam, anggapan bahwa suatu keberuntungan atau kesialan itu didasarkan pada kejadian tertentu, waktu, atau tempat tertentu diistilahkan sebagai tathayyur atau thiyarah. Dan ini sudah ada sejak jaman dahulu. Contoh-contoh tathayyur: angka 13 adalah angka sial, burung gagak hitam adalah pertanda nasib buruk, dilarang menikah di bulan Syawal, percaya pada jimat dan lain sebagainya :) &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Saya sangat setuju dengan pendapat bahwa mempercayai hal-hal seperti ini adalah hal-hal yang mengurangi kesempurnaan aqidah dan tauhid seorang muslim. Padahal sebagaimana kita tahu, aqidah tauhid adalah hal yang sangat prinsip sekali dalam agama ini.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mungkin muncul pertanyaan, bagaimana bisa tathayyur itu mengurangi kesempurnaan tauhid seorang muslim? &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jawaban secara sederhana adalah karena dengan perbuatan tathayyur berarti seseorang kurang bertawakkal kepada Allah bahkan percaya bahwa kebaikan / keburukan bergantung pada hal-hal yang tidak layak sebagai tempat bergantung, seperti jimat, pertanda alam, "ingkang mbahurekso", hasil undian, hari baik, hitung-hitung tanggal weton, dan lain-lain. Ditakutkan jatuh pada perbuatan syirik. Bahkan Dalam hadits shahih, Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wasallam bersabda tegas yang artinya:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Thiyarah itu adalah kesyirikan." &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;(Hadits riwayat Ahmad dan At Tirmidzi)&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Beranggapan sial termasuk kesyirikan, beranggapan sial termasuk kesyirikan. (Beliau menyebutnya tiga kali, lalu beliau bersabda). Tidak ada di antara kita yang selamat dari beranggapan sial. Menghilangkan anggapan sial tersebut adalah dengan bertawakkal." &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;(Hadits riwayat Abu Dawud dishahihkan Imam Al Albani)&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ironis jika kita masih bergantung pada selain Allah yang maha perkasa, padahal setiap shalat 5 waktu sehari-hari kita berikrar:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;"Hanya kepada-Mu lah kami menyembah dan hanya kepada-Mu lah kami memohon pertolongan" &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Q.S. Al Fatihah: 5)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mungkin kita lupa bahwa hanya Allah yang Maha Kuasa tempat kita seharusnya bergantung.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;"Allah adalah satu-satunya tempat bergantung." &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Q.S. Al Ikhlash: 2)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kembali lagi pada masalah bulan Sura bisa mengakibatkan sial / kuwalat. Perbuatan seperti itu adalah perbuatan yang tidak dicontohkan oleh Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wasallam. Jika itu berkaitan dengan keyakianan ritual agama, hal-hal yang tidak pernah diajarkan Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wassalam dan diada-adakan, dalam Islam diistilahkan sebagai bid'ah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam suatu khutbahnya yang artinya:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;"Ammaa ba’d, Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullaah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam dan sejelek-jelek perkara adalah perkara yang diada-adakan (bid'ah) dan setiap bid’ah adalah sesat." &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Hadits riwayat Muslim no.867 dari shahabat Jabir bin Abdullah Radhiyallahu 'anhu) &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dalam hadits tersebut diperjelas bahwa sumber hukum Islam adalah Al Quran (Kitabullah) dan As Sunnah (petunjuk Rasulullah). Kemudian juga tegas dan jelas disebutkan bahwa bid'ah itu adalah sesat.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dari penjelasan itu, dapat disimpulkan bahwa: &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Agama Islam melarang mencela waktu / masa. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meyakini bahwa bulan Muharram dapat mendatangkan sial adalah termasuk perbuatan tathayyur dan bisa mempengaruhi kesempurnaan aqidah dan tauhid serta membuat kita jatuh pada perbuatan syirik yang dilarang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meyakini bahwa bulan Muharram dapat mendatangkan sial tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasallam dan bukan termasuk ajaran Islam dan Bid'ah sehingga dilarang.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lantas apa sebenarnya argumentasi yang mendasari keyakinan bahwa bulan Muharram dapat mendatangkan sial? Ya hanya itu, argumentasinya adalah Kata-kata orang tua jaman dulu. Sayangnya sangat susah untuk menjelaskan bahwa hal-hal seperti itu tidak diajarkan oleh agama (bahkan dilarang) kepada orang-orang tua atau orang-orang muda yang berjiwa tua yang kokoh memegang adat istiadat yang telah mengakar kuat :(&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Dan apabila dikatakan kepada mereka: Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah. Mereka menjawab: (Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami." &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;(Q.S. Al Baqarah: 170)&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dasar yang sama sekali tidak ilmiah seperti "apa kata orang tua" sebenar jawaban yang baru. Sudah ada semenjak jaman dulu. Bahkan banyak diabadikan dalam Al Qur'an seperti yang telah saya sebutkan salah satunya dalam surat Al Baqarah : 170 di atas. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Sebenarnya Al Qur'an telah menjawab dengan jawaban yang sangat telak pada argumentasi dalil "Ikut apa kata orang tua":&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?" &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;(Al Baqarah: 170)&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Demikian, jelas sudah bahwa bulan Muharram merupakan bulan yang bisa mendatangkan musibah bencana tidak lebih dari sekedar mitos belaka yang -maaf- sangat usang dan bukan ajaran Islam. Dan tidak seharusnya seorang muslim meyakininya dan mengikutinya. Meskipun itu kata-kata orang tua, namun sesuai dengan kaidah yang ma'ruf bahwa kepada orang tua wajib taat kecuali perintah kepada maksiat (perbuatan dosa). &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;"Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan." &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;(Q.S. Luqman: 15)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akhirnya adalah tugas kita adalah memberi pengertian dengan santun, lemah lembut dan bijaksana dengan cara yang baik penuh dengan hati-hati. Barokallhufikum. :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk." &lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;(Q.S. An Nahl: 125)&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Wallahu a'lam. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Referensi:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Muharram Bukan Bulan Sial - &lt;a href="http://ghuroba.blogsome.com/2008/01/07/bulan-muharram-bukan-bulan-sial/"&gt;www.ghuroba.blogsome.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bulan Suro Bulan Petaka - &lt;a href="http://buletin.muslim.or.id/aqidah/bulan-suro-bulan-petaka"&gt;www.muslim.or.id&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setiap Bid'ah Sesat - &lt;a href="http://ghuroba.blogsome.com/2007/07/25/setiap-bidah-itu-sesat/"&gt;www.ghuroba.blogsome.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-6711663973727387495?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/6711663973727387495/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/12/mitos-sial-bulan-suro-muharram.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6711663973727387495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6711663973727387495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/12/mitos-sial-bulan-suro-muharram.html' title='Mitos Sial Bulan Suro (Muharram)'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-593677924600589757</id><published>2010-12-06T23:28:00.000-08:00</published><updated>2010-12-07T23:43:50.914-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lantur'/><title type='text'>Monolog Sunyi</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div&gt;#1 : Sembunyi&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kedua mata tiada kaca tak perlu ada linang, meski berjalan di setapak pijak hati nan pecah menyerak beling2 bening berujung runcing.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mencoba sembunyi di balik malam nan berlapis sendu. Biarkan pejam saja mata itu. Aku sedang tak ingin tahu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan memang tak pernah tahu. Yang aku punya hanya kata kata apa adanya. Tak peduli kemana sunyi menghanyut lagi. Semoga saja terdampar di labuh yg teduh.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;#2 : Sunyi&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dipasung murung kala mendung sepayung menggerimis melankolis. Mengikis idealis seiris tipis demi seiris. Tegas bergegas menerabas deras. Karena rinai hujan, kuntum rindu jadi bermekaran.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pada bayang bayang petang yang merayap menuju senyap tanpa jawab. Membiasa seorang diri bersepi dengan nyanyi sunyi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;#3 : ....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Seperti satu bintang yg melintas langit rindu. Datang melintang kejar memijar sepintas lalu. Tidak pula membekas tilas di langit malam melainkan kias bias tanpa kamus. Majas majas tentang lintang kemukus nan pupus dan putus.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ah rindu itu. Semakin saja pilu.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-593677924600589757?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/593677924600589757/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/12/monolog-sunyi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/593677924600589757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/593677924600589757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/12/monolog-sunyi.html' title='Monolog Sunyi'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-302556576024017814</id><published>2010-11-21T00:35:00.001-08:00</published><updated>2010-11-21T19:27:00.447-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Slackware'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet'/><title type='text'>Slackware, Wvdial dan SE K850i</title><content type='html'>Menyenangkan rasanya berhasil melakukan instalasi Slackware 13.1 pada notebook jadul kesayangan saya, Acer Aspire 5580. Nostalgia masa-masa jadi mahasiswa waktu iseng belajar Linux.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah sejauh ini Slackware bisa berjalan dengan baik, audio dan video bisa berjalan dengan mulus. Bisa mendengarkan mp3 tanpa melakukan instalasi codec seperti pada distro lainnya. Begitu juga dengan menonton film. Namun belum puas rasanya bila belum bisa internetan dengan modem HP kesayangan saya, SE K850i. Mengingat satu-satunya hiburan di kosan adalah internet. Hidup tanpa internet bagaikan dangdut tanpa goyang. Loh ?! Hehehe :))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah sekedar berbagi pengalaman saya seorang newbie tentang "SE K850i sebagai modem Internet pada Slackware 13.1 menggunakan wvdial sebagai aplikasi dialer" -halah lebay banget ya- hehehe. Kenapa Wvdial? Saya coba pakai KPPP belum bisa, terus saya coba cara yang konvensional menggunakan Wvdial. Alhamdulillah bisa. Btw, cekidot gan! :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Sebelum masuk pada langkah-langkah instalasi saya login sebagai super user / Root.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama.&lt;/span&gt; Memastikan SE K850i dikenali setelah dikoneksikan dengan Laptop. Kalau pada kasus saya, saya cek dengan perintah sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;#dmesg&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Kemudian tampaklah penampakan sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;usb 1-2: New USB device found, idVendor=0fce, idProduct=d075&lt;br /&gt;usb 1-2: New USB device strings: Mfr=1, Product=2, SerialNumber=3&lt;br /&gt;usb 1-2: Product: Sony Ericsson K850&lt;br /&gt;usb 1-2: Manufacturer: Sony Ericsson&lt;br /&gt;usb 1-2: SerialNumber: xxxxxxxxxxxxx&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Kata mbah Google penampakan tersebut artinya SE K850i saya sudah dikenali. CMIIW :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Langkah Kedua.&lt;/span&gt; Melakukan instalasi Wvdial. Untuk intalasi wvdial harus melakukan intalasi wvstreams. Saya menggunakan Wvdial versi 1.61 dan Wvstreams versi 4.6 Kedua file ini saya download dari repository:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ponce.cc/slackware/slackware-13.1/packages/"&gt;&lt;br /&gt;http://ponce.cc/slackware/slackware-13.1/packages/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Instalasi dilakukan dengan terminal konsole. Asumsi posisi saya sudah berada pada direktori dimana kedua file tersebut disimpan. Kemudian lakukan intsalasi dengan perintah installpkg sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;# installpkg wvstreams-4.6-i486-1ponce.txz &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah penampakan proses instalasi wvstream :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Verifying package wvstreams-4.6-i486-1ponce.txz.&lt;br /&gt;Installing package wvstreams-4.6-i486-1ponce.txz:&lt;br /&gt;PACKAGE DESCRIPTION:&lt;br /&gt;# WvStreams (networking library in C++)&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# It aims to be an efficient, secure, easy-to-use,&lt;br /&gt;# and OS-independent library for doing network&lt;br /&gt;# applications development.&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# http://alumnit.ca/wiki/index.php?page=WvStreams&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Executing install script for wvstreams-4.6-i486-1ponce.txz.&lt;br /&gt;Package wvstreams-4.6-i486-1ponce.txz installed.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Setelah wvstreams sukses terinstall kemudian lakukan instalasi wvdial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;#installpkg wvdial-1.61-i486-1ponce.txz  &lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Penampakan proses instalasinya adalah sebagai berikut :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Verifying package wvdial-1.61-i486-1ponce.txz.&lt;br /&gt;Installing package wvdial-1.61-i486-1ponce.txz:&lt;br /&gt;PACKAGE DESCRIPTION:&lt;br /&gt;# wvdial (ppp dialer app)&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# wvdial is a program that makes it easy to connect your Linux&lt;br /&gt;# workstation to the Internet. It will automatically detect your&lt;br /&gt;# modem, and it can log into almost any Internet provider's&lt;br /&gt;# server without any special configuration.&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;# http://alumnit.ca/wiki/index.php?page=WvDial&lt;br /&gt;#&lt;br /&gt;Executing install script for wvdial-1.61-i486-1ponce.txz.&lt;br /&gt;Package wvdial-1.61-i486-1ponce.txz installed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Ok lah kalo begitu. Kebutuhan pokok proyek internetan dengan SE K850i sudah terpenuhi :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Langkah ketiga&lt;/span&gt; adalah melakukan konfigurasi file wvdial.conf dengan mengetikkan perintah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;# wvdialconf /etc/wvdial.conf&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;'Sepertinya' perintah itu adalah untuk melakukan generate file konfigurasi wvdial.conf pada direktori /etc/. Kesimpulan itu berdasarkan pengamatan saya terhadap penampakan prosesnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Editing `/etc/wvdial.conf'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Scanning your serial ports for a modem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modem Port Scan&lt;*1&gt;: S0   S1   S2   S3&lt;br /&gt;WvModem&lt;*1&gt;: Cannot get information for serial port.&lt;br /&gt;ttyACM0&lt;*1&gt;: ATQ0 V1 E1 -- OK&lt;br /&gt;ttyACM0&lt;*1&gt;: ATQ0 V1 E1 Z -- OK&lt;br /&gt;ttyACM0&lt;*1&gt;: ATQ0 V1 E1 S0=0 -- OK&lt;br /&gt;ttyACM0&lt;*1&gt;: ATQ0 V1 E1 S0=0 &amp;amp;C1 -- OK&lt;br /&gt;ttyACM0&lt;*1&gt;: ATQ0 V1 E1 S0=0 &amp;amp;C1 &amp;amp;D2 -- OK&lt;br /&gt;ttyACM0&lt;*1&gt;: ATQ0 V1 E1 S0=0 &amp;amp;C1 &amp;amp;D2 +FCLASS=0 -- OK&lt;br /&gt;ttyACM0&lt;*1&gt;: Modem Identifier: ATI -- Sony Ericsson K850&lt;br /&gt;ttyACM0&lt;*1&gt;: Speed 4800: AT -- OK&lt;br /&gt;ttyACM0&lt;*1&gt;: Speed 9600: AT -- OK&lt;br /&gt;ttyACM0&lt;*1&gt;: Speed 19200: AT -- OK&lt;br /&gt;ttyACM0&lt;*1&gt;: Speed 38400: AT -- OK&lt;br /&gt;ttyACM0&lt;*1&gt;: Speed 57600: AT -- OK&lt;br /&gt;ttyACM0&lt;*1&gt;: Speed 115200: AT -- OK&lt;br /&gt;ttyACM0&lt;*1&gt;: Speed 230400: AT -- OK&lt;br /&gt;ttyACM0&lt;*1&gt;: Speed 460800: AT -- OK&lt;br /&gt;ttyACM0&lt;*1&gt;: Max speed is 460800; that should be safe.&lt;br /&gt;ttyACM0&lt;*1&gt;: ATQ0 V1 E1 S0=0 &amp;amp;C1 &amp;amp;D2 +FCLASS=0 -- OK&lt;br /&gt;WvModem&lt;*1&gt;: Cannot get information for serial port.&lt;br /&gt;ttyACM1&lt;*1&gt;: ATQ0 V1 E1 -- OK&lt;br /&gt;ttyACM1&lt;*1&gt;: ATQ0 V1 E1 Z -- OK&lt;br /&gt;ttyACM1&lt;*1&gt;: ATQ0 V1 E1 S0=0 -- OK&lt;br /&gt;ttyACM1&lt;*1&gt;: ATQ0 V1 E1 S0=0 &amp;amp;C1 -- OK&lt;br /&gt;ttyACM1&lt;*1&gt;: ATQ0 V1 E1 S0=0 &amp;amp;C1 &amp;amp;D2 -- OK&lt;br /&gt;ttyACM1&lt;*1&gt;: ATQ0 V1 E1 S0=0 &amp;amp;C1 &amp;amp;D2 +FCLASS=0 -- OK&lt;br /&gt;ttyACM1&lt;*1&gt;: Modem Identifier: ATI -- Sony Ericsson K850&lt;br /&gt;ttyACM1&lt;*1&gt;: Speed 4800: AT -- OK&lt;br /&gt;ttyACM1&lt;*1&gt;: Speed 9600: AT -- OK&lt;br /&gt;ttyACM1&lt;*1&gt;: Speed 19200: AT -- OK&lt;br /&gt;ttyACM1&lt;*1&gt;: Speed 38400: AT -- OK&lt;br /&gt;ttyACM1&lt;*1&gt;: Speed 57600: AT -- OK&lt;br /&gt;ttyACM1&lt;*1&gt;: Speed 115200: AT -- OK&lt;br /&gt;ttyACM1&lt;*1&gt;: Speed 230400: AT -- OK&lt;br /&gt;ttyACM1&lt;*1&gt;: Speed 460800: AT -- OK&lt;br /&gt;ttyACM1&lt;*1&gt;: Max speed is 460800; that should be safe.&lt;br /&gt;ttyACM1&lt;*1&gt;: ATQ0 V1 E1 S0=0 &amp;amp;C1 &amp;amp;D2 +FCLASS=0 -- OK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Found an USB modem on /dev/ttyACM0.&lt;br /&gt;Modem configuration written to /etc/wvdial.conf.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Rupanya SE K850 dikenali sebagai "/dev/ttyACM0. Kemudian untuk melihat file wvdial.conf pada direktori /etc/ adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;#vim /etc/wvdial.conf&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah isi file wvdial.conf hasil perintah #wvdialconf tadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;[Dialer Defaults]&lt;br /&gt;Init1 = ATZ&lt;br /&gt;Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &amp;amp;C1 &amp;amp;D2 +FCLASS=0&lt;br /&gt;Modem = /dev/ttyACM0&lt;br /&gt;Phone = 0&lt;br /&gt;Idle Seconds = 300&lt;br /&gt;Modem Type = USB Modem&lt;br /&gt;Stupid Mode = 1&lt;br /&gt;Compuserve = 0&lt;br /&gt;Baud = 460800&lt;br /&gt;Auto DNS = 1&lt;br /&gt;Dial Command = ATDT&lt;br /&gt;Ask Password = 0&lt;br /&gt;ISDN = 0&lt;br /&gt;; Password = &lt;your password=""&gt;&lt;br /&gt;; Username = &lt;your login="" name=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/your&gt;&lt;/your&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;your password=""&gt;&lt;your login="" name=""&gt;&lt;br /&gt;Karena saya menggunakan layanan Mentari Broadband, maka konfigurasi tersebut saya edit menjadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;[Dialer isat]&lt;br /&gt;Init1 = ATZ&lt;br /&gt;Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &amp;amp;C1 &amp;amp;D2 +FCLASS=0&lt;br /&gt;Init3 = AT+CGDCONT=1,"IP","indosatgprs"&lt;br /&gt;Modem = /dev/ttyACM0&lt;br /&gt;Phone = *99***1#&lt;br /&gt;Idle Seconds = 300&lt;br /&gt;Modem Type = USB Modem&lt;br /&gt;Stupid Mode = 1&lt;br /&gt;Compuserve = 0&lt;br /&gt;Baud = 460800&lt;br /&gt;Auto DNS = 1&lt;br /&gt;Dial Command = ATDT&lt;br /&gt;Ask Password = 0&lt;br /&gt;ISDN = 0&lt;br /&gt;Password = ''&lt;br /&gt;Username = ''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Langkah keempat&lt;/span&gt; adalah melakukan uji coba koneksi internet dengan perintah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;# wvdial isat&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Isat adalah nama dialler yang tadi saya buat. Berikut adalah penampakan prosesnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;--&gt; WvDial: Internet dialer version 1.61&lt;br /&gt;--&gt; Cannot get information for serial port.&lt;br /&gt;--&gt; Initializing modem.&lt;br /&gt;--&gt; Sending: ATZ&lt;br /&gt;ATZ&lt;br /&gt;OK&lt;br /&gt;--&gt; Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &amp;amp;C1 &amp;amp;D2 +FCLASS=0&lt;br /&gt;ATQ0 V1 E1 S0=0 &amp;amp;C1 &amp;amp;D2 +FCLASS=0&lt;br /&gt;OK&lt;br /&gt;--&gt; Sending: AT+CGDCONT=1,"IP","indosatgprs"&lt;br /&gt;AT+CGDCONT=1,"IP","indosatgprs"&lt;br /&gt;OK&lt;br /&gt;--&gt; Modem initialized.&lt;br /&gt;--&gt; Idle Seconds = 300, disabling automatic reconnect.&lt;br /&gt;--&gt; Sending: ATDT*99***4#&lt;br /&gt;--&gt; Waiting for carrier.&lt;br /&gt;ATDT*99***4#&lt;br /&gt;~[7f]}#@!}!}!} }9}#}%B#}%}(}"}'}"}"}&amp;amp;} } } } }%}&amp;amp;Q2-#[08]N~&lt;br /&gt;CONNECT&lt;br /&gt;--&gt; Carrier detected.  Starting PPP immediately.&lt;br /&gt;--&gt; Starting pppd at Sun Nov 21 14:41:13 2010&lt;br /&gt;--&gt; Pid of pppd: 2585&lt;br /&gt;--&gt; Using interface ppp0&lt;br /&gt;--&gt; local  IP address 10.169.194.213&lt;br /&gt;--&gt; remote IP address 10.64.64.64&lt;br /&gt;--&gt; primary   DNS address 114.5.5.5&lt;br /&gt;--&gt; secondary DNS address 114.5.1.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Yup akhirnya berhasil melakukan koneksi. Namun dari kasus yang saya temui biasanya meskipun sudah connected namun tetap saja tidak bisa browsing. Itu karena IP DNS belum ditambahkan pada file resolv.conf dan service jaringan LAN maupun Wireless masih menyala.  Oya sebelum masuk langkah berikutnya, perhatikan pada bagian-bagian akhir pada hasil proses itu. Pada kasus saya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;--&gt; primary   DNS address 114.5.5.5&lt;br /&gt;--&gt; secondary DNS address 114.5.1.1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Bagian itu menunjukkan IP DNS yang digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Langkah kelima&lt;/span&gt; adalah menambahkan IP DNS layanan internet pada file resolv.conf pada direktori /etc/ :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;# vim /etc/resolv.conf&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Menambahkan DNS address pada file resolv.conf menjadi sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;nameserver 114.5.5.5&lt;br /&gt;nameserver 114.5.1.1&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Simpan file konfigurasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Langkah keenam.&lt;/span&gt; Matikan service jaringan LAN maupun Wireless dengan perintah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;#ifconfig eth0 down&lt;br /&gt;#ifconfig wlan0 down&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Karena dari kasus yang saya alami meskipun IP DNS sudah ditambahkan pada file resolv.conf, masih belum bisa bisa browsing walau sudah reconnect wvdial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Langah ketujuh.&lt;/span&gt; Lakukan re koneksi dengan perintah #wvdial isat. Pada terminal konsole yang lain coba lakukan perintah ping misal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;#ping www.google.co.id&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Jika menunjukkan tanda-tanda sebagai berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;64 bytes from 209.85.175.105: icmp_req=4313 ttl=48 time=107 ms&lt;br /&gt;64 bytes from 209.85.175.105: icmp_req=4314 ttl=48 time=168 ms&lt;br /&gt;64 bytes from 209.85.175.105: icmp_req=4315 ttl=48 time=165 ms&lt;br /&gt;64 bytes from 209.85.175.105: icmp_req=4316 ttl=48 time=164 ms&lt;br /&gt;64 bytes from 209.85.175.105: icmp_req=4317 ttl=48 time=164 ms&lt;br /&gt;64 bytes from 209.85.175.105: icmp_req=4318 ttl=48 time=174 ms&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Artinya koneksi telah berhasil. Then Happy Browsing :)&lt;br /&gt;&lt;/your&gt;&lt;/your&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-302556576024017814?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/302556576024017814/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/11/slackware-wvdial-dan-se-k850i.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/302556576024017814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/302556576024017814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/11/slackware-wvdial-dan-se-k850i.html' title='Slackware, Wvdial dan SE K850i'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-7973085944150809822</id><published>2010-11-10T17:42:00.000-08:00</published><updated>2010-11-21T03:24:59.964-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='XP'/><title type='text'>Security Log On is Full</title><content type='html'>&lt;div&gt;Mau masuk Windows, tidak bisa. Malah muncul pesan error sebagai berikut&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;The security log on this system is full. Only administrators can log on to fix the problem.&lt;/i&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Untuk mengatasi hal ini, masuk Windows sebagai administrator atau user yang memiliki hak akses sebagai administrator. Kemudian lakukan langkah-langkah sebagai berikut:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Masuk &lt;b&gt;Start&lt;/b&gt; kemudian masuk &lt;b&gt;Control Panel&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lanjutkan dengan masuk menu &lt;b&gt;Administrative Tools.&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik &lt;b&gt;Event Viewer.&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik kanan pada &lt;b&gt;Security&lt;/b&gt; kemudian klik &lt;b&gt;Properties.&lt;/b&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada jendela &lt;b&gt;Security Properties&lt;/b&gt;, perhatikan pada bagian &lt;b&gt;Log size&lt;/b&gt;. Pilih opsi "&lt;b&gt;Overwrite events as needed option under When maximum log size is reached&lt;/b&gt;".&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik OK, tutup jendela Event Viewer - Selesai&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Demikian, semoga bermanfaat :)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-7973085944150809822?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/7973085944150809822/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/11/security-log-on-is-full.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7973085944150809822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7973085944150809822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/11/security-log-on-is-full.html' title='Security Log On is Full'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-148460516013995042</id><published>2010-11-09T02:15:00.000-08:00</published><updated>2010-11-09T14:29:29.825-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><title type='text'>Nasehat Bulan Dzulhijjah</title><content type='html'>Senja itu, beberapa waktu lalu penyeranta saya bergetar menanda sebuah pesan masuk. Dari teman lama. Seorang kakak, guru muda yang simpatik penuh teladan, mantan mujahid Ambon yang memilih untuk membuka lembar baru penuh taubat dan membersihkan diri dengan memperdalam ilmu dan mengajar agama berdasarkan Qur'an dan Sunnah sesuai dengan pemahaman Salafus Shalih. Dan baris-baris pesan itu saya baca penuh kerinduan: &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;BISMILLAH. Dari shahabat Ibnu Abbas Radhiyallahu 'Anhu berkata, bersabda Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wasallam: "Tidak ada hari-hari, dimana amal sholeh di dalamnya lebih Allah cintai daripada beberapa hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzulhijjah) ". Para shahabat bertanya, "Wahai Rasulullah tidak bisa pula ditandingi oleh jihad fii sabilillah ?". Beliau menjawab, "Tidak pula bisa ditandingi oleh jihad fii sabilillah . Kecuali jika seseorang keluar berjihad dengan membawa jiwa dan hartanya kemudian tidak ada satu pun yang kembali darinya (mati syahid)". Diriwayatkan oleh Imam Al Bukhari .&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Insya  Allah 1 Dzulhijjah jatuh sekitar tanggal 7 atau 8 bulan ini. Wallahu a'lam. Afwan. Barokallhu fikum.&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Alhamdulillah. Teduh rasanya hati ini. Di tengah hiruk pikuk rutinitas pekerjaan yang membeban. Ruhani tak terasa perlahan gersang mengering lama tak tersiram.  Dan pesan itu sedemikian terasa menyejukkan. Ukhuwah Islamiyah. Persaudaraan dalam Islam tak pernah usang dan goyah :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Dari Abu Ruqayyah Tamim bin Aus ad-Daary radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Agama itu nasihat". (Hadits riwayat Muslim)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan Allah berfirman yang artinya,  &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran." ( Qur'an Surat Al Ashr ayat 1-3)&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Membaca pesan tersebut tersirat rasa takjub. Subhanallah, besar sekali keutamaan waktu 10 hari awal Dzulhijjah ini. Tidak tertandingi oleh amalan jihad sekalipun, padahal keutamaan jihad sendiri luar biasa. Diantara keutamaan jihad fi sabilillah adalah:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Orang yang berjihad seperti orang yang berpuasa tidak berbuka dan melakukan shalat malam terus-menerus. (Hadits riwayat Imam Bukhari, Imam Muslim dan Imam Tirmidzi dari Shahabat Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Orang yang pergi berjihad di jalan Allah itu lebih baik dari dunia dan seisinya. (Hadits riwayat Imam Bukhari dari shahabat Anas bin Malik Radhiyallahu 'Anhu)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Geraknya mujahid (orang yang berjihad di jalan Allah) di medan perang itu diberikan pahala oleh Allah. (Qur'an Surat At Taubah 120-121) &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hm mudah-mudahan kita semua bisa memanfaatkan 10  hari di awal bulan Dzulhijjah dengan sebaik-baiknya dan menyambut hari arafah, tanggal 9 Dzulhijjah dengan puasa. Sebagaimana yang disunnahkah Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wa Sallam.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"Adalah Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wassalam berpuasa pada tanggal sembilan Dzulhijjah, sepuluh Muharram dan tiga hari setiap bulan." (Hadits riwayat Imam Ahmad, Imam Abu Dawud dan Imam Nasa’i)&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wassalam bersabda, "Berpuasa pada hari Arafah (karena mengharap pahala dari Allah) melebur dosa-dosa selama dua tahun, tahun sebelumnya dan tahun sesudahnya." (Hadits riwayat Imam Muslim, Imam Ahmad dan Imam Abu Dawud dari Qatadah).&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Wallahu a'lam.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Referensi: &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Keutamanaan Jihad - &lt;a href="http://www.almanhaj.or.id/content/2179/slash/0"&gt;www.almanhaj.or.id&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dzulhijjah Bulan Mulia Penuh Ibadah - &lt;a href="http://www.salafy.or.id/modules/artikel2/artikel.php?id=1556"&gt;www.salafy.or.id&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-148460516013995042?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/148460516013995042/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/11/nasehat-bulan-dzulhijjah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/148460516013995042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/148460516013995042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/11/nasehat-bulan-dzulhijjah.html' title='Nasehat Bulan Dzulhijjah'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-8661898511372054248</id><published>2010-10-23T10:33:00.000-07:00</published><updated>2010-10-23T19:18:41.313-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Aku Ingin</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;kepada api yang menjadikannya abu&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;kepada hujan yang menjadikannya tiada&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Puisi "Aku Ingin" Karya Sapardi Djoko Darmono. Ditulis Tahun 1989. Dimuat dalam antologi "Hujan Bulan Juni". Saya suka sekali. Pendek tapi dalam. Menurut saya, ini puisi yang tulus dan rendah hati, langsung tanpa basa basi. Dan jujur, ingin saya belajar dan bertanya pada Eyang Kakung Sapardi. Betapa cinta bisa seperti itu, sangat bersahaja. Meski pada akhirnya sang pecinta harus menjadi abu dan tiada.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-8661898511372054248?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/8661898511372054248/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/10/aku-ingin.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8661898511372054248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8661898511372054248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/10/aku-ingin.html' title='Aku Ingin'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-5225122712741951844</id><published>2010-10-22T16:27:00.000-07:00</published><updated>2010-10-23T10:26:17.766-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Kandang Sapi Pasuruan</title><content type='html'>&lt;div&gt;Suatu malam di Juli 2010, saya bersama teman-teman yang ketika itu masih ngekos di Semambung - Grati mengunjungi kawan yang baru menikah di kosan mereka yang sederhana di kota Pasuruan. Untuk mengucapkan selamat dan mendoakan keberkahan mereka :&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;blockquote&gt;Barakallahu laka wa baraka 'alaika wa jama'a bainakuma fi khair. Amien!&lt;/blockquote&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kapan yah bisa nyusul? :( &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Btw, waktu itu saya melewati sebuah sekolah bernama SD Negeri Kandangsapi! Kebayang ga sih belajar di Kandang Sapi? hehehe.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://i55.tinypic.com/xx3lf.jpg"&gt;&lt;img src="http://i55.tinypic.com/xx3lf.jpg" border="0" alt="" style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Berniat mendaftarkah?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://i51.tinypic.com/28vsqag.jpg"&gt;&lt;img src="http://i51.tinypic.com/28vsqag.jpg" border="0" alt="" style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sekolah ini terletak di Jalan LetJend Suprapto Kecamatan Bugul Kidul Kota Pasuruan. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ya... ya... sewaktu itu saya sempat senyum-senyum ga jelas bareng teman-teman. Bukan senyum meremehkan lho.... Sekali lagi senyum ga jelas :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Entah mengapa dinamakan daerah Kandang Sapi. Padahal Bangunannya juga bagus lho ga kaya kandang sapi hehe. Mungkin karena di Pasuruan merupakan salah satu sentra peternakan sapi. Apalagi di daerah Grati banyak yang jualan susu sapi segar.  &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Namun sepertinya senyuman itu membawa kutukan kepada saya! OMG! Halah lebay....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mengapa saya bergurau bahwa senyum ga jelas itu membawa kutukan? Karena akhirnya saya sekarang ngekos di Kandang Sapi! Maksudnya di daerah Kandang Sapi dekat terminal Lama. Tepatnya di Gang Arjuna. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dulu saya membayangkan bagaimana rasanya seorang anak SD Kandang Sapi kalau ditanya, "Kamu sekolah di mana?". Lantas dijawab, "Di Kandang Sapi". Trus yang tanya senyum-senyum ga jelas hehehe. Namun sekarang saya merasakan perasaan "itu", ketika ditanya orang, "Kamu ngekos di daerah mana?". Saya menjawab, "Di Kandang Sapi". Trus ketika yang tanya senyum-senyum ga jelas gitu.... beuh! Rasanya daleeeeeeeemmmm banget :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;NB:: Ternyata info ini sudah ada di &lt;a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4620931"&gt;Kaskus&lt;/a&gt;. Cekidot ! Tapi yang pasti ga repost gan!  :)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-5225122712741951844?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/5225122712741951844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/10/kandang-sapi-pasuruan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/5225122712741951844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/5225122712741951844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/10/kandang-sapi-pasuruan.html' title='Kandang Sapi Pasuruan'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i55.tinypic.com/xx3lf_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-87635240211447140</id><published>2010-10-21T23:05:00.000-07:00</published><updated>2011-09-17T10:09:15.027-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Google'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet'/><title type='text'>Login Blogger : Fresh!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i56.tinypic.com/20sgh7m.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 200px;" src="http://i56.tinypic.com/20sgh7m.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Baru mau login Blogger eh tampilannya berubah. Jadi lebih simple dan fresh. Kapan ya tampilan dasbornya ikut berubah? Ngarep kaya tampilannya Wordpress tapi lebih simple :P&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pada halaman login itu juga disertakan link untuk mencoba fitur &lt;a href="http://www.blogger.com/template-editor.g?blogID=4010125631613458355"&gt;Blogger Template Designer&lt;/a&gt; :)&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Well... i like it&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-87635240211447140?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/87635240211447140/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/10/login-blogger-fresh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/87635240211447140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/87635240211447140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/10/login-blogger-fresh.html' title='Login Blogger : Fresh!'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i56.tinypic.com/20sgh7m_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-2507354864377884381</id><published>2010-10-10T16:40:00.000-07:00</published><updated>2010-10-23T10:36:24.126-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lantur'/><title type='text'>Sepenggal Laila Majnun</title><content type='html'>&lt;a href="http://i56.tinypic.com/jahwqv.jpg"&gt;&lt;img src="http://i56.tinypic.com/jahwqv.jpg" border="0" alt="" style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hingga sampai kepada bulan sepuluh, hati Qais yang rapuh akhirnya runtuh bergemuruh. Hanya tersisa asa nan menghembus pupus menggenggam setangkai cinta yang tulus tak putus. Di sudut lirik lentik mata Laila, puing-puing jiwa Qais mengerti. Laila tak mungkin lagi menanti puisi-puisi anggun di bisik-bisik padang gurun.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Semua pria mengaku merengkuh jemari Laila. Namun Laila tak mengaku itu. Kecuali pada Qais Ibnu Al Mulawwah Ibnu Muzahim saja.", Qais lirih bersenandung mengharu biru. Namun kini Qais tak pernah tahu itu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Laila Binti Mahdi Ibnu Sa'd, putri ayu Bani Amir itu diberi nama. Lail berarti sang malam. Karena sepertinya Tuhan hendak melukis malam pada penyejuk mata Bani Amir. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rambut Laila yang mengombak panjang menggelung pekat hitam bagai langit malam. Namun parasnya berpendar cahaya serupa purnama yang tersipu malu-malu. Dan semua orang tahu bila Laila mau, binar matanya yang bening sekali mengerling, mampu menggulung dunia menjadi keping-keping. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Celakanya Qais salah satu yang terkena panah-panah asmara yang dilepaskan dari sudut mata itu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berawal dari sebuah ruang madrasah. Dunia Qais menjadi nafas nan sesak penuh keluh kesah. Semenjak tatap Qais tak sengaja beradu pandang dengan bola mata Laila, Qais bagai menghirup wangi kuntum-kuntum candu yang berwarna merah jambu. Qais jatuh hati lebam-lebam dicambuk rindu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hingga datang suatu hari si Ibnu Salam. Lelaki tanpa salam yang meminang perawan dalam pingitan. Adalah Ibnu Salam si pemetik rembulan satu satunya dan yang pertama. Membuat cinta Qais tidak lagi merah jambu penuh rona. Melainkan semerah darah sebening air mata. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pedih merintih menahan perih. Qais teriris iris oleh rinai gerimis yang menangis. Namun tetap Qais memilih rindu daripada cemburu. Dan kisah-kisah mulai mengurai tentang kasih-kasih tak sampai. Duhai Qais remaja paling rupawan di seluruh semenanjung jazirah Arabia kini menjadi majnun-penyair gila! Menderas ayat ayat cinta untuk dan hanya untuk Laila.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rindu Qais adalah rindu yang sederhana. Rindu yang bertiupan di antara semilir desir angin padang pasir. Beterbangan dengan sayap sayap imaji yang berkepak sajak menuju yang dicinta. Perlahan menerbangkan kerudung Laila dengan sengaja. Hingga terpa menyisir lembut rambut sempurna. Membelai helai demi helai tanpa sempat berkata-kata. Hanya sebatas menggoyang alang-alang ilalang. Hingga tangkai-tangkai bunga menjatuhkan kelopak demi kelopak Rosela.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Cinta Qais adalah cinta yang bersahaja. Isyarat maknawi yang mengelana di lembah maya. Mengembara pada aksara yang tak sempat mengeja. Dari satu kabilah ke kabilah yang lain. Dari satu kafilah ke kafilah yang lain. Di senyap bumi yang tandus fatwa cinta Qais menghunus. Di selasar kota-kota lorong-lorongnya Qais tak akan berjalan melainkan meninggalkan kecup mesra pada tiap dinding-dindingnya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Aku berjalan pada setapak jalan-jalan dari jalan-jalannya Laila dan menyusuri dinding-dinding purinya yang berbatu. Aku menciumi dinding ini dan dinding itu penuh hasrat rindu. Bukan karena puri itu merenggut hatiku penuh dengan cinta. Melainkan putri ayu yang terpenjara di dalam menara istananya." Qais lirih bersenandung mengharu biru. Namun kini mungkin Laila tak pernah tahu itu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Qais hanyalah seorang Qais yang remuk dalam peluk samsara Laila. Bukan guru Rumi sang sufi yang menari-nari dimabuk asmara Tuhannya. Jika Rumi tenggelam pada baris baris mastnawi selaksa tafsir. Qais hanya larut dalam tuangan secangkir syair. Karena puisi hanya untuk orang-orang yang jatuh hati. Tidak untuk yang putus cinta. Dan puisi terbaik lahir dari rahim rindu yang bersipayah. Bukan dari jiwa-jiwa yang kalah dan patah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;"Only man can know the pain of having something he does not need while needing something he does not have...." (Nizhami Ganjavi - the author of Laila Majnun)&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;NB: Gambar diambil dari mbah Google :)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-2507354864377884381?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/2507354864377884381/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/10/sepenggal-laila-majnun.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/2507354864377884381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/2507354864377884381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/10/sepenggal-laila-majnun.html' title='Sepenggal Laila Majnun'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i56.tinypic.com/jahwqv_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-740722238735653622</id><published>2010-09-10T17:02:00.000-07:00</published><updated>2010-10-21T18:29:32.630-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Idul Fitri 1431 H</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i55.tinypic.com/2r3wksx.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://i55.tinypic.com/2r3wksx.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Taqobalallahu Minna Wa Minkum".  &lt;div&gt;Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriyah. &lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala menerima amalan ibadah kita. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan semoga Allah Azza Wa Jalla memberikan kesempatan kepada kita semua untuk dapat bersua dengan bulan Ramadhan berikutnya dengan kualitas pribadi dan ibadah yang lebih baik. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Amien.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mohon maaf lahir dan bathin!&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-740722238735653622?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/740722238735653622/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/09/idul-fitri-1431-h.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/740722238735653622'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/740722238735653622'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/09/idul-fitri-1431-h.html' title='Idul Fitri 1431 H'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i55.tinypic.com/2r3wksx_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-619104385685689248</id><published>2010-07-07T03:03:00.001-07:00</published><updated>2010-10-20T19:06:56.624-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Balada Sepatu Kets</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i55.tinypic.com/157nosk.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://i55.tinypic.com/157nosk.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Suatu pagi di kantor saya....&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Mana sepatumu?", tanya rekan senior seruangan dengan wajah penuh selidik. Itu artinya dia menganggap ada yang salah dengan penampilan saya. "Lha ini sepatu saya", dengan wajah tanpa dosa saya menunjukkan kaki saya yang memakai sepatu kets. Sepatu kets warna putih! Sambil mata saya menyorot matanya seolah berkata, "Whats up Bro, is there any problem with my shoes?". Haha!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Ya semuanya berawal dari sepatu saya yang berharga seratus ribu kurang seribu yang kini telah jebol solnya. Hehehe. Kurang lebih setahun sepatu itu menemani tapak kaki saya berdiri, berjalan kesana kemari dan berlari mengejar hari-hari penuh mimpi. Sepatu dengan seratus ribu kurang seribu yang kini jebol itu menggantikan sepatu dengan model, harga, merk dan dari toko yang sama yang telah jebol duluan, dengan usia pemakaian yang kurang lebih sama: satu tahun. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akhirnya sementara itu dipakailah sepatu kets yang biasa menemani saya berolahraga setiap hari Jumat sambil menunggu waktu pulang Semarang. Ya tentu pulang Semarang untuk membeli sepasang sepatu baru. Beli di Pasuruan? Ah, lumayan jauh dari dusun saya, dusun Semambung. Males naik mobil angkutan dan tidak ada motor. Ga enak pinjem motor temen. Padahal sih pada intinya yaitu ingin pulang Semarang.... :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dengan sepatu kets, saya merasa muda lagi hihihi. Nostalgia masa-masa menjadi mahasiswa. Cukup nyaman saya memakai sepatu kets itu. Namun sepertinya tidak dengan rekan senior saya yang satu itu. Agak uring-uringan juga rupanya sampai uneg-unegnya singgah ke telinga supervisor saya. Kenapa ga langsung disampaikan saja kepada saya perihal keberatannya disertakan dengan argumentasi yang teguh kukuh berlapis baja dan... logis :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Nah inilah yang saya heran. Mengapa persoalan memakai sepatu kets seolah-olah menjadi masalah yang besar? Saya merasa tidak ada peraturan tertulis yang melarang seorang pegawai di kantor itu yang melarang menggunakan sepatu kets. Tidak pantas kah? Tidak sesuai dengan norma kesopanan kah? Ah ini merupakan alasan yang kolot banget. Toh bukan berarti dengan memakai sepatu kets saya menjadi tidak profesional. Bahkan sepatu kets membuat saya mudah mobile untuk menangani troubleshooting di lapangan daripada menggunakan sepatu kulit warna item, yang lebih berat. Tapi memang sih kalau ke area tertentu musti wajib pakai sepatu safety demi keselamatan kerja. Dan saya patuhi itu.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sebenarnya saya merasa tidak sendiri mengenai masalah kets ini. Berikut adalah hasil googling 3 teratas "Dahlan Iskan sepatu kets":&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://sosbud.kompasiana.com/2010/01/26/sepatu-kets-dahlan-iskan/"&gt;Sepatu Kets Dahlan Iskan&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.hariansumutpos.com/2009/12/dahlan-minta-dilantik-pakai-sepatu-kets.html"&gt;Dahlan Minta dilantik dengan Menggunakan Sepatu Kets&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.detikfinance.com/read/2009/12/30/123053/1268434/68/dahlan-iskan-setia-dengan-sepatu-kets"&gt;Dahlan Iskan Setia dengan Sepatu Kets&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ya, saya mencoba memberikan sebuah contoh orang yang profesional bersepatu kets: Dahlan Iskan. Siapa yang tidak mengenal Dahlan Iskan? Dirut PLN mantan wartawan dan raja media pemilik Jawa Pos Group. Siapa yang meragukan profesionalitas Dahlan Iskan dengan sepatu ketsnya? &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;So akhirnya uneg-uneg saya tidak bertujuan untuk berontak atau melawan senior saya yang satu itu. Saya berlapang dada menerima kritik yang membangun tentunya. Toh saya sudah membeli sepatu hitam yang modelnya tidak terlalu formal untuk kerja. Namun melalui penulisan ini, saya harap siapa saja anda yang membaca, dapat tergugah. Bahwa penampilan bukan tolak ukur untuk menilai seseorang. Khususnya dalam hal profesionalitas. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bahkan membiarkan seseorang seperti yang dia suka malah akan membantunya untuk lebih nyaman bekerja. Tentu saja yang penting rapi, sopan dan tidak mengganggu orang lain. Mungkin dalam kasus saya ini cukup mengganggu teman saya yang menganggap sebagai sebuah bentuk benih-benih pemberontakan darah muda. Haha :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Saya sendiri sebenarnya mempunyai mimpi sebuah lingkungan kerja yang muda dan kreatif penuh imajinasi yang tidak terkungkung dengan aturan-aturan yang tua. Apalagi soal penampilan yang mengharuskan seseorang harus formal. Membayangkan aturan penampilan harus ini dan harus itu membuat saya merasa kerja di lingkungan kerja seperti di film MIB (Men In Black). Yup setelan jas dan dasi berikut sepatu kulit mengkilap warna hitam dengan kemeja warna putih bersih. Terasa suramkah?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Padahal hidup itu penuh warna! Ada yang merah, biru, hijau, kuning dan lain-lain. Saya dan anda beda bung! Bayangkan anda bekerja di sebuah ruangan penuh warna juga penuh karya dengan pendar matahari yang bebas masuk melalu celah-celah ventilasi udara yang menyejukkan hati. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sesekali bolehlah kota menengok bagaimana Steve Jobs dan Steve Wozniak yang bergaya seperti kaum hippies - Cambang dan rambut gondrong dengan celana cutbray- Waktu awal-awal ngoprek di sebuah garasi untuk sebuah imajinasi dan kreatifitas yang tinggi: Apple. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://i51.tinypic.com/r0cc3m.jpg"&gt;&lt;img src="http://i51.tinypic.com/r0cc3m.jpg" border="0" alt="" style="cursor: pointer; width: 400px; height: 300px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bandingkan dengan IBM waktu itu yang bergaya old fashion layaknya agen FBI.  Haha.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://i51.tinypic.com/23jk8bs.jpg"&gt;&lt;img src="http://i51.tinypic.com/23jk8bs.jpg" border="0" alt="" style="cursor: pointer; width: 400px; height: 310px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya hanya ingin sebuah keceriaan yang merdeka dalam bekerja yang membebaskan dan mencerahkan. Tapi mungkin lain lagi dengan gaya anda, dia atau mereka. Dan mau tidak mau, memang seperti itu kenyataan yang saya hadapi: Harus manut, nurut, ngikut. Apatah lagi untuk seorang kemarin sore yang cuma menjabat sebagai kuli IT :D&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-619104385685689248?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/619104385685689248/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/07/profesional-bersepatu-kets.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/619104385685689248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/619104385685689248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/07/profesional-bersepatu-kets.html' title='Balada Sepatu Kets'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i55.tinypic.com/157nosk_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-727577357171994784</id><published>2010-06-30T18:55:00.000-07:00</published><updated>2010-10-21T18:19:00.278-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Tak Harus Jadi Guru</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i54.tinypic.com/do9wdd.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://i54.tinypic.com/do9wdd.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mengajar. Jadi Guru! Itu cita-cita saya dulu. Semangat untuk berbagi ilmu dan mengharap ridha Allah atas ilmu yang disemaikan kepada sesama serta ikut turut serta dalam memajukan pendidikan bangsa. Halah opo jal? Lebay banget ya? hehe. Namun setidaknya itu adalah dari sekian motivasi yang pernah muncul di benak saya dulu. Lebih khusus lagi, cita-cita saya adalah jadi guru agama hehehe.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Namun jalan hidup agaknya saya berkata lain. Bukannya duduk mengkaji kitab kuning di pondok pesantren, saya malah terdampar di dunia IT. Dan kini sedang terseok-seok meniti jenjang kerja sebagai seorang kuli IT di belantara kabel-kabel jaringan, perangkat keras dan baris-baris sastra komputasi yang kurang manusiawi.... hiks.  &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan setelah berarung jeram di derasnya perjuangan hidup. Cita-cita menjadi seorang guru seakan terlupakan seiring waktu. Kandas. Karam. Musnah. Terjebak dalam rutinitas sehari-hari. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Mengajar? Guru? Hm kayanya pernah denger kata itu? Haha :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sampai suatu hari saya mengenal kegiatan "prakerin". Sebuah istilah kegiatan yang dibawa oleh anak-anak SMK yang praktek kerja di lingkungan kerja saya. Prakerin sendiri singkatan dari Praktek Kerja Industri. Lama kegiatan prakerin ini tergantung ketentuan sekolah masing-masing: ada yang 3 bulan, 6 bulan bahkan sampai 1 tahun. Setahun? Buset dah ini gurunya males ngajar kali ya? hehehe.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berbagai macam anak Prakerin datang dan pergi silih berganti dengan karakter dan latar belakang yang bermacam-macam. Asal sekolah mereka tidak jauh-jauh. Masih seputar Malang dan Pasuruan dan sekitarnya. Alhamdulillah keberadaan siswa-siswa prakerin ini bisa membantu meringankan kerja kami dalam maintenance sehari-hari: troubleshooting hardware maupun software.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Prakerin ini merupakan program pendidikan sistem ganda (PSG). Menurut sumber hasil googling "Pendidikan Sistem Ganda" , PSG adalah bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian profesional yang memadukan secara sistematik dan sinkron antara program pendidikan di sekolah dan program pengusahaan yang diperoleh melalui kegiatan bekerja langsung di dunia kerja. Kegiatan prakerin ini memberi kewenangan kami selaku dunia kerja untuk menjadi guru dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa untuk mencetak tenaga kerja yang profesional. Wuih, bahasanya sangat definitif sekali ya? &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jika prakerin ini dijalankan dengan semangat berbagi ilmu maka secara tidak langsung jadilah saya guru. Aha! Akhirnya saya jadi "guru" :D&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Guru" tidak resmi yang mengajari siswa prakerin seputar IT, yang mereka belum tahu. Iya sih, masih seputar di lingkup bidang kerja sistem informasi di kantor. Mulai dari hal yang dianggap remeh semacam sharing printer dan jaringan sampai instalasi dan troubleshooting PC maupun membangun perangkat lunak sederhana. Dan yang tidak kalah pentingnya adalah attitude di dunia kerja. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apalagi kalau sudah mendekati masa-masa akhir prakerin, dimana siswa prakerin diberi tugas untuk membuat laporan tugas akhir. Saya dan teman-teman kerja yang lain memberikan bimbingan sederhana tentang topik laporan berikut metode analisis, cara penulisan, dan lain-lain. Hal ini  membuat seolah-olah dunia kerja merupakan lingkungan ilmiah serupa bangku sekolah. Siswa tidak hanya sekedar disuruh ini dan itu, tapi juga dilatih untuk berpikir dan melakukan analisa dalam sebuah studi kasus. Dan pada akhirnya tentu memberi penilaian kepada mereka. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berikut ini adalah contoh-contoh judul-judul laporan tugas akhir yang mereka buat:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Implementasi Router Hotspot dengan Mikrotik OS&lt;/b&gt; oleh Gerry siswa SMK Purworejo Pasuruan. Yup mengangkat  topik jaringan. Dibawah bimbingan admin jaringan kantor saya.  Saya malah yang belajar hal baru tentang Mikrotik, maklum bukan anak jaringan :)&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Desain dan Implementasi Aplikasi Presensi Perpustakaan&lt;/b&gt; oleh Adi siswa SMK PGRI Malang. Dibangun menggunakan Delphi dengan Mysql sebagai databasenya. Cukup menarik sampai memikirkan fitur touch screen segala. Hehehe. Salut deh! Anak SMK bisa mikir aplikasi seperti ini. Sayangnya dibangun menggunakan Delphi yang terikat dengan License sebagai produk yang komersial. Sepertinya saat mendatang harus ada masukan alternatif membangun aplikasi dengan software development yang free bahkan mungkin opensource.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Aplikasi Halaman Login menggunakan PHP dengan Teknik Session&lt;/b&gt; oleh Silvi siswa SMK PGRI Malang. Aplikasi yang dibangun menggunakan PHP - Mysql - Apache. Rencananya sih ingin membuat Login dengan 2 teknik: session dan cookies kemudian dianalisa perbedaannya, keuntungan dan kerugiannya, dari berbagai sisi termasuk sisi keamanannya. Sayangnya waktunya tidak cukup sehingga cuma membuat dengan teknik session saja. Sebenarnya ini tema yang agak usang, secara teori sudah banyak dibahas di berbagai buku tentang PHP. Namun diharapkan dengan praktek coding langsung bisa memberikan pemahaman dan analisa yang baik sekaligus memberikan gambaran tentang pembanguan sebuah aplikasi berbasis web.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Memang sih dibandingkan makalah-makalah anak kuliah laporannya mungkin terkesan sederhana. Namun saya rasa untuk sekelas anak SMK sudah bagus. Setidaknya minimal bisa menularkan semangat berani ngoprek dan sharing knowledge, membuang sikap pelit ilmu dan belajar mengkomunikasikan ilmu yang mereka dapatkan melalui media penulisan yang ilmiah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sepertinya terlalu angkuh bila saya selalu mengulang kata-kata membimbing atau mengajar. Karena pada prakteknya tidak sedikit saya belajar dari mereka. Tidak perlu gengsi disini, karena semangatnya adalah semangat berbagi ilmu.  &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Btw, pada prakteknya tidak sedikit terjadi kasus prakerin seolah-olah dimanfaatkan sebagai program untuk mendapatkan tenaga kerja kasar yang gratis. Disuruh-suruh saja tanpa diberikan ilmu yang mendukung bidangnya. Bukan semata-mata salah dunia kerjanya, namun sebaliknya sebagai siswa prakerin memang harus kritis dan proaktif untuk mencari ilmu di dunia kerja yang nyata: hidup yang keras.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akhirnya, untuk cita-cita berbagi ilmu apalagi mencerdaskan kehidupan bangsa ternyata tidak harus menjadi guru ya? hehehe.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;I like it. I love my job! &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan tak terasa setahun sudah dan saatnya pergantian siswa prakerin. Sudah datang "anak-anak kucing" yang baru tersipu malu-malu. Yang insya Allah siap belajar untuk menjadi singa. Singa yang hati-hati dan dewasa :) &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-727577357171994784?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/727577357171994784/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/06/tak-harus-jadi-guru.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/727577357171994784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/727577357171994784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/06/tak-harus-jadi-guru.html' title='Tak Harus Jadi Guru'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i54.tinypic.com/do9wdd_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-1591196258593684332</id><published>2010-06-21T05:51:00.000-07:00</published><updated>2011-01-22T18:38:02.499-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Balada Partai Dakwah</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;b&gt;Selamat tinggal PKS dan PKSWatch&lt;/b&gt;. Demikian tajuk tulisan pada &lt;a href="http://pkswatch.blogspot.com/"&gt;BLOG PKSWatch (http://pkswatch.blogspot.com)&lt;/a&gt; tanggal 21 Juni 2010. Cuma satu tulisan. Tidak ada yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya bukan simpatisan PKS, apatah lagi seorang kader. Namun sesekali saya menyambangi PKSWatch untuk sekedar melihat-lihat tulisan kritis terhadap isu-isu seputar PKS. DOS inisial nama penulis dan pemilik blog PKSWatch menyatakan dirinya sebagai "simpatisan kepada gerakan dakwah Ikhwan, atas dasar cinta pada dakwah yang lurus dan istiqomah di jalan Allah dan manhaj dari para nabi". &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Nah inilah yang menarik. Kritik seorang simpatisan. Bisa dibayangkan kan? Jika kritik ini dihunus oleh orang-orang yang secara manhaj sudah beda. Apalagi beda kepentingan secara politis. Bisa-bisa malah dituduh yang tidak-tidak dan menimbulkan fitnah. Namun jika oleh simpatisan, tentunya lebih mendekati objektivitas. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Apalagi jika sang simpatisan adalah "orang dalam" atau "orang dekat" atau "orang yang tahu seluk beluk" tentunya lebih memahami permasalahan dibandingkan "orang luar" apalagi awam. Selain itu juga, jika kritik-kritik itu disertai dengan fakta dan data referensi yang kuat berikut hujjah (argumentasi) dari dalil-dalil Qur'an dan Sunnah. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya akui, selain saya bukan seorang penyimak yang runut dan baik apalagi dengan tulisan-tulisan DOS yang terasa berat. Pun, dari segi manhaj pun kami berbeda. Jika DOS dibesarkan di lingkungan Tarbiyah, saya hanya seorang anak kemarin sore yang baru berkenalan dan cenderung kepada Dakwah Salafiyah. Dengan demikian cara pandang kami pun sedikit banyak berbeda, khususnya tentang harokah islamiyah (pergerakan Islam).&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalau gitu ngapain mbaca2 PKS Watch?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hehehe, penasaran saja. Bagaimana akhir dari perjalanan seorang DOS. Masihkah peduli dengan PKS dengan tulisan-tulisan kritisnya? Sampai kapan? Atau malah berhenti setelah melihat berbagai penyimpangan yang terjadi?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akhirnya DOS memilih berhenti. Sedangkan saya sudah jauh-jauh hari memilih berlepas diri :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sebenarnya dulu saya termasuk anak muda yang jatuh hati dengan PKS (dulu PK alias partai keadilan). Berawal dari mata. Ketika melihat para aktivis yang berjenggot tipis rapi dan berkerudung lebar konsisten menyuarakan kepentingan Islam dan isu-isu yang berkaitan dengannya seperti Palestina, khilafah dan lain-lain. Dibandingkan dengan partai besar yang lain kuantitas massa PKS mungkin masih sedikit. Namun kualitas? Saya pikir bahwa mereka dibesarkan di lingkungan tarbiyah yang kental cukuplah menjawab seperti apa kualitas mereka: solid dan militan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berbeda dengan partai-partai yang lain yang hanya menyatakan diri sebagai partai Islam. PKS lebih dalam dan lebih jauh menyatakan sebagai partai dakwah. Kesan pertama yang saya dapatkan adalah partai ini bagai setetes air di luasnya padang gersang. Memberi kesejukan di ranah Politik Indonesia yang panas. Memberi warna baru yang jelas dan tegas bahwa partai ini lebih didasari dengan gerakan moral demi membangun peradaban Islami daripada sekedar kepentingan politis untuk meraih kekuasaan. Saya akui PKS berhasil membangun citra yang baik dan simpatik.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Namun begitu, PKS bergerak di sebuah ranah yang  belum saya ketahui merupakan bagian dari sunnah Rasulullah Sholallahu 'Alaihi  Wasallam. Yaitu turut serta masuk ke parlemen dan berendam di kubangan lumpur politik yang bernama demokrasi.  &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Kalau kita lihat secara kasaran. Apasih demokrasi itu? Ya pemerintahan rakyat. Kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat. Keputusan diambil berdasar suara terbanyak. Menyerahkan hukum kepada suara mayoritas. Iya tidak? CMIIW :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Semisal dengan pengambilan suara demokrasi menghasilkan keputusan bahwa pelacuran itu legal, maka niscaya hukum produk demokrasi itu akan diberlakukan. Saya pernah membaca bahwa Amerika Serikat dulu melarang minuman keras. Namun gara-gara demokrasi akhirnya minuman keras menjadi legal sekarang. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ironis. Sebuah partai yang katanya sangat peduli terhadap Palestina serta menyerukan boikot produk Zionis Yahudi malah turut serta dalam sebuah sistem yang tidak Islami bernama demokrasi. Dengan demokrasi secara tidak sadar sebenarnya kita menentukan tolak ukur keputusan dengan cara pengumpulan suara. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;"Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. Apakah hukum jahiliah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?" (Al-Ma'idah: 49-50)&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kembali lagi kepada partai dakwah, alih-alih keberhasilan, suatu saat kubangan lumpur yang bernama demokrasi akan mengotori dan mengaburkan tujuan awal mula. Tidak lagi untuk dakwah melainkan untuk jumlah kursi. Untuk kekuasaan. Saya rasa jika ada orang yang mengaku kader atau simpatisan PKS risau akan hal ini, maka itu merupakan kekhawatiran yang sangat lumrah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kekhawatiran itu seakan semakin nyata ketika kemudian muncul berita kasus insiden dangdutan PKS, Isu PKS mendukung pluralisme, dan kini ketika MUNAS PKS ke 2 berlangsung di Ritz Carlton yang tampak jauh dari kebersahajaan PKS yang dulu kita kenal. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kesannya begitu kuat bahwa sedikit banyak PKS terpengaruh oleh demokrasi. Dari partai dakwah sekarang menjadi "partai untuk semua". :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jadi ketika slogan sebagai partai dakwah tidak bisa meraih massa yang banyak karena hanya memasang "pangsa pasar" pada aktivis dakwah. Maka perlu sebuah slogan yang lebih luas. untuk itu ditambahlah slogan: "partai untuk semua". Sehingga partai ini menjadi lebih terbuka menjadi lintas agama dan ideologi. Kalau sudah seperti itu, masihkah konsisten kepada perjuangan Islam? Ketika banyak orang dengan berbagai latar ideologi dan agama dan tingkat pemahaman yang berbeda berada di dalamnya? Takutnya sih... luntur semangat dakwah yang dulu ada. Berubah menjadi semangat meraih massa sebanyak-banyaknya. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;"Siapa yang mencari keridhaan Allah, dengan resiko mengundang kemurkaan manusia, maka Allah akan meridhainya dan manusia pun akan ridha kepadanya. Dan siapa yang mencari keridhaan manusia, dengan cara mengundang murka Allah, maka dia akan dimurkai Allah dan manusia pun akan murka kepadanya." (Hadits Riwayat Tirmidzi, Ibnu Hibban, Thabrani, Al Haitsami, Ibnu Abi Syaibah)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bisa jadi ini merupakan strategi politik PKS dengan rencana jangka panjang yang bagus bila dilihat dari sudut pandang seorang pengamat politik. Namun bagi sebagian "aktivis dakwah" bisa jadi sebaliknya: PKS tidak beda dengan partai Islam lain yang erat dengan kaum nasionalis dan sekuler. Atau memang PKS adalah Partai Koalisi Sekuler? &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tulisan ini bukan sebuah bentuk ekspresi ketidakpuasan atau rasa kecewa terhadap PKS. Tidak. Karena selama ini saya tidak pernah berharap dengan PKS.  Namun lebih dari sekedar harapan semoga tulisan ini bisa membuat kita bisa lebih jernih melihat dan tidak larut oleh hiruk pikuk slogan partai Islam. Serta menjadi insan yang kritis tidak terjebak pada fanatisme sempit. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Fanatisme sempit? Tunggu dulu. Bukannya hanya konsisten terhadap perjuangan Islam tidak relevan dengan kehidupan berbangsa yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa, bahasa, dan agama seperti di Indonesia adalah fanatisme sempit itu sendiri? Memperjuangkan nilai-nilai Islam terkesan egois di tengah-tengah kehidupan berbangsa dan beragama yang majemuk. Namun jika kita lihat Islam dengan konsep &lt;b&gt;"rahmat bagi seluruh alam"&lt;/b&gt;, maka sah-sah saja jika kemudian orang menganggap bahwa Islam sangat ideal dan relevan untuk diterapkan dan diperjuangkan di manapun itu bumi Allah kita pijak. Karena Islam adalah rahmat untuk seluruh alam. Bukan hanya rahmat untuk orang Islam saja. Artinya perjuangan Islam adalah untuk kebaikan bersama, siapapun anda :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;"Tidaklah Kami mengutus engkau kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam." (Al-Anbiya: 107)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akhirnya kepada kaum muslimin, alangkah lebih baik jika kita bebaskan jiwa kita dari sikap jumud dan mengedepankan sikap ilmiah. Tentunya hal ini bisa terjadi kalau kita mulai lagi menggali ilmu agama dengan pemahaman yang shahih. Sehingga kita tidak mudah dibodoh-bodohi. Terombang-ambing tidak memiliki pegangan :( &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;"Tidak akan baik (generasi) akhir umat ini kecuali apa (cara/sistem yang) dengannya telah menjadikan baik (generasi) awal umat ini." (Imam Malik bin Anas Rahimahullah)&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ah... jadi jatuh rindu duduk di taman ilmu...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-1591196258593684332?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/1591196258593684332/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/06/balada-partai-dakwah.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1591196258593684332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1591196258593684332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/06/balada-partai-dakwah.html' title='Balada Partai Dakwah'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-6138661316795499602</id><published>2010-06-18T03:10:00.000-07:00</published><updated>2010-10-21T19:38:34.929-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Semarang atau Pasuruan ?</title><content type='html'>&lt;div&gt;Semarang atau Pasuruan? Menyeruak sebuah tanya di saat menanti. Menanti keputusan dan pengangkatan hehehehe.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://i54.tinypic.com/mshqa8.jpg"&gt;&lt;img src="http://i54.tinypic.com/mshqa8.jpg" border="0" alt="" style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px; " /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setahun sudah menghabiskan masa prajabatan di Grati. Sebuah lembah "asing" di timur Kota Pasuruan. Ngekos di desa Sumber Rejo tepatnya di sebuah dusun bernama Semambung. Semambung sebuah dusun kecil dengan mayoritas berisi etnis Jawa Madura.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tidak berlebihan jika saya katakan ini adalah daerah terpencil dan pelosok. Namun demikian nuansa desa yang tenang bisa anda dapatkan disini. Jauh dengan hiruk pikuk kota dan carut marutnya. Dan kental juga dengan kehidupan yang relegius ala Kyai Pesantren yang tradisional. Maklumlah Jawa Timur merupakan salah satu basis ormas Islam yang diklaim terbesar di Indonesia. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Namun demikian, jujur saja, meski menghabiskan waktu yang lama sebagai kuli IT di sebuah pabrik listrik di tepi pantai Lekok, utara Grati, mata hati ini sesekali memandang jauh ke arah barat di rentang jarak 10 Jam nan terasa berabad. Rindu pada Semarang, sebuah kota pantai nan cantik dengan bukit-bukit nya nan rindang :)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Meskipun dilahirkan di Kota Kembang namun saya dibesarkan di Semarang. Semenjak sebelum taman kanak-kanak sampai selepas SMA, Semarang memberi banyak warna di hidup saya. Bagi saya semua warna itu begitu padu pantas untuk dirindu. Selain itu, pada Semarang banyak juga menjejak kenangan di lorong-lorong kampungnya: Singosari, Pleburan, Wonodri, Erlangga, Bedagan, Tandang, Pekojan dan masih banyak lagi. Juga di teriakan-teriakan para penjaja jurusan: Tegal Wareng, Kedungmundu, Tlogosari, Cinde, Mrican, Tembalang, Sampangan, Simpang Lima. Dan jangan tanya lagi pada tempat-tempatnya yang Eksotis: Lawang Sewu, Bukit Gombel, Kota Lama, Sam Po Kong, Jalan Bodjong, Masjid Agung Jawa Tengah, Gang Baru... Ah kembali dibuai rindu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pasuruan? Meski setahun sudah namun jejak saya tak melangkah kemana-mana selain hanya seputar Lingkungan Kosan ke Kantor pulang pergi. Ndak ada motor juga sih hehehe. Jadinya tak ada jejak yang khusus melekat erat dalam kenangan. Suasana ini tidak mati, hanya saja begitu sunyi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalau saja ditanyakan pilih mana penempatan di Semarang atau Pasuruan? &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tak adil jika pertanyaan ini dijawab secara subjektif hanya karena perasaan saja, rindu yang mendayu-dayu. Saya coba ilmiah dengan tidak meninggalkan sisi objektivitas dengan mendata keuntungan dan kekurangan masing-masing.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Berikut adalah keuntungan bekerja di Semarang:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Kaluarga besar ada di Semarang. Eits ini bukan maksudnya anak manja. Namun artinya adalah kesempatan untuk memperbanyak bakti kepada orang tua semakin besar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Akses informasi lebih luas dan cepat. Toko buku lengkap. Jaringan 3G sudah ada. Internet kencang hehehe.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kebutuhan hidup tersedia lengkap. Ini fakta yang terbantahkan. Kota gitu loh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kualitas pendidikan. Kemungkinan untuk jenjang yang lebih tinggi maupun pendidikan untuk keluarga yang akan dibentuk nanti :)&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Kekurangan jika ditempatkan di Semarang:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Saat ini pabrik listrik di Semarang (katanya) didominasi oleh "golongan tua" yang tidak sedikit. Artinya untuk jenjang karier agak tersendat. Yup, menunggu banyak yang pensiun, mungkin 5 tahun ke depan baru banyak posisi yang lowong. Mungkin, sekali lagi mungkin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lingkungan kerja yang terkesan kumuh. Meski kota, namun Semarang terkenal dengan air robnya. Apalagi posisi pabrik listriknya di daerah pinggiran dekat pantai. Wew, tahu sendiri kan jalannya? Rusak parah (setidaknya sampai tulisan ini dibuat). Kapan ya dipermulus? Bisa mempengaruhi semangat berangkat kerja loh. Hehehehe. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beberapa waktu terakhir ini, Pabrik listrik di Semarang kalah bersinar dibandingkan dengan pabrik listrik di Pasuruan. Entah mengapa. Btw, ini menurut pendapat saya pribadi loh.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Sekarang kelebihan jika kerja di Pasuruan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Banyak posisi yang lowong. Masih muda-muda. Artinya kemungkinan untuk "naik" relatif mudah dibandingkan jika di Semarang. Katanya sih...&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lingkungan kerja yang sehat. Di keliling lembah yang menghijau selama musim hujan, terletak di tepi pantai dengan angin laut yang sehat. Berangkat pulang kerja di sediakan bus kantor. Antar jemput! Ga cape di Jalan. Jauh dari polusi kota :)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tata kelola pabrik listrik di Pasuruan tampaknya lebih baik. Sinarnya lebih gemilang dibandingkan Semarang akhir-akhir ini. Pengaruh juga kan ke lingkungan dan semangat kerjanya nanti? :) &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Kekurangan jika kerja di Pasuruan&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Jauh dari orang tua pastinya. Hiks!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Akses informasi terbatas. Mengandalkan akses internet kantor yang di blok di sana sini. Oh No! Toko buku tidak selengkap Semarang. Jangan bisara HSDPA atau 3G. Mari bicara GPRS yang putus nyambung :)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kebutuhan hidup, ya lumayan lah setidaknya cukup untuk kebutuhan pokok.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kualitas pendidikan? Untuk ke jenjang yang lebih tinggi kemungkinan terdekat hanyalah Malang. Surabaya? Harus siap berhadapan dengan macetnya Porong. Untuk pendidikan anak-anak nanti, tanpa meremehkan pendidikan Pasuruan, jujur saja saya lebih sreg Semarang :(&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Yah begitulah plus-minus antara Semarang dan Pasuruan yang di analisis secara "kasaran". Hm jadi ingat ketika dulu saya berdoa kepada Allah ketika akan kuliah, "Ya Allah, berikan yang terbaik, pilihkan tempat kuliah yang bisa kuliah dengan kehidupan religius yang kondusif, bisa sambil ikut kajian..."&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ah dimanapun bumi Allah kita pijak, semoga Allah senantiasa memeberikan yang terbaik untuk kita semua. Amien :)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-6138661316795499602?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/6138661316795499602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/06/semarang-atau-pasuruan.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6138661316795499602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6138661316795499602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/06/semarang-atau-pasuruan.html' title='Semarang atau Pasuruan ?'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i54.tinypic.com/mshqa8_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-849338335194077303</id><published>2010-06-16T17:16:00.000-07:00</published><updated>2010-10-22T02:02:47.608-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Rekruitmen Marinir Amerika Serikat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i55.tinypic.com/8vxeo0.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 319px; height: 215px;" src="http://i55.tinypic.com/8vxeo0.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;Habis baca-baca dari &lt;a href="http://us.detiknews.com/read/2010/06/16/031446/1379061/10/rekruitmen-prajurit-ala-marinir-as?n991102605"&gt;detik.com&lt;/a&gt;:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;Seorang pemuda berlari meninggalkan permainan basketnya. Di tempat lain, seorang pemuda berlari di antara ladang jagung. Mereka memilih masuk ke pelatihan Marinir Amerika Serikat.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Itulah cuplikan iklan rekruitmen Marinir AS berjudul "The America's Few" yang bisa dilihat di marines.com, situs rekruitmen milik Marinir AS. &lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Wew, disitu disebutkan juga tahapan-tahapan pelatihan dasar calon prajurit Marinir Amerika Serikat:&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;Dengan jelas disebutkan juga program pelatihan 12 minggu untuk penerimaan calon anggota Marinir. Program ini dimulai dengan program penerimaan pada minggu pertama. Pukul 02.00 waktu setempat, mereka tiba Kamp Pelatihan Marinir Parris Island, South Carolina. Untuk pertama kalinya mereka pun merasakan bentakan para instruktur.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Minggu kedua diisi dengan pengenalan kehidupan barak. Mulai dari bangun tidur, makan, hingga kehidupan militer lainnya.   &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Minggu ketiga mereka berlatih menusuk dengan bayonet. Minggu keempat berlatih dengan tongkat pemukul ala American Gladiator. Minggu kelima, para rekruitmen ini diajari beladiri militer.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Minggu keenam, mereka belajar naik turun tebing dengan tali. Dua minggu berikutnya adalah pengenalan senjata dan latihan menembak. Minggu kesembilan, mereka belajar untuk bekerja sama sebagai satu tim.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Baru pada minggu kesepuluh mereka diajari taktik dan pergeseran pasukan. Selanjutnya pada minggu kesebelas, selama 54 jam nonstop mereka pun mengaplikasikan apa yang telah mereka dapat sebelumnya. Mulai dari menembak hingga patroli dan penyergapan. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Akhirnya, pada minggu terakhir. Mereka pun menyelesaikan latihan dasar Marinir. Para rekruitmen ini pun berhak mengenakan brevet USMC yang berbentuk burung, jangkar dan bola dunia.&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saya cuma Mau menambahkan, "Minggu ke 13 mereka dikirim ke Afghanistan dan Iraq, kemudian terbantai di sana. Kasihan...." :(&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Rapper/emcee muslim asal Amerika &lt;a href="http://abunurah.blogspot.com/"&gt;Abu Nurah&lt;/a&gt;, telah menjawab "propaganda" ini jauh-jauh hari sebelumnya dalam lirik Rap yang berjudul &lt;a href="http://abunurah.blogspot.com/2007/12/lyrics-played.html"&gt;"PLAYED"&lt;/a&gt;:&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div&gt;if you're headed for iraq you might not come back&lt;/div&gt;&lt;div&gt;that's what happens to kids when they're on the wrong track&lt;/div&gt;&lt;div&gt;watching too much b.e.t. and nba on tv&lt;/div&gt;&lt;div&gt;got you hooked on the jingle 'be all you can be'&lt;/div&gt;&lt;div&gt;once they signed the contract, that was all she wrote&lt;/div&gt;&lt;div&gt;pack your bags, son, and don't forget your coat&lt;/div&gt;&lt;div&gt;cuz at night in the desert it gets mighty cold&lt;/div&gt;&lt;div&gt;and when death is in the air there's a chill i'm told&lt;/div&gt;&lt;div&gt;if you choose to go that's your life to destroy&lt;/div&gt;&lt;div&gt;but don't pretend it's for me or the freedom that i enjoy&lt;/div&gt;&lt;div&gt;you might think there's respect in doing what you're told&lt;/div&gt;&lt;div&gt;you never question authority like a slave you're sold&lt;/div&gt;&lt;div&gt;you've become the defender of the corporate elite&lt;/div&gt;&lt;div&gt;send to guard their oil so at night they sleep&lt;/div&gt;&lt;div&gt;like a soldier for the mafia you protect their loot&lt;/div&gt;&lt;div&gt;invading the people's homes point your gun and shoot&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;you got played by the devils' advertising campaign&lt;/div&gt;&lt;div&gt;either you died in the invasion or came back insane&lt;/div&gt;&lt;div&gt;you were sold on the lies of the war profiteers&lt;/div&gt;&lt;div&gt;so you chose to be a killer and brought mothers to tears (2x)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;the resistance you confront is labeled terrorist&lt;/div&gt;&lt;div&gt;for defending their country from your iron fist&lt;/div&gt;&lt;div&gt;where's the honor in terrorizing the iraqi population&lt;/div&gt;&lt;div&gt;you're the pawn in the game of a corrupt administration&lt;/div&gt;&lt;div&gt;it's kill or go to prison for refusing to kill&lt;/div&gt;&lt;div&gt;conscientious objector, do you have the will?&lt;/div&gt;&lt;div&gt;if you have any honor left you'd choose incarceration&lt;/div&gt;&lt;div&gt;take a moral stance and resist the manipulation&lt;/div&gt;&lt;div&gt;you wanted discipline but what you got was slavery&lt;/div&gt;&lt;div&gt;don't confuse brainwashed with a thing called bravery&lt;/div&gt;&lt;div&gt;you got sold on adventure but got humiliation&lt;/div&gt;&lt;div&gt;your brain got washed so hate became your motivation&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;you got played by the devils' advertising campaign&lt;/div&gt;&lt;div&gt;either you died in the invasion or came back insane&lt;/div&gt;&lt;div&gt;you were sold on the lies of the war profiteers&lt;/div&gt;&lt;div&gt;so you chose to be a killer and brought mothers to tears (2x)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;today you call them hadjis yesterday they were gooks&lt;/div&gt;&lt;div&gt;you invaded for the oil cuz they had no nukes&lt;/div&gt;&lt;div&gt;if they had em like north korea there would be negotiation&lt;/div&gt;&lt;div&gt;saddam wouldn't sell out so you brought the devastation&lt;/div&gt;&lt;div&gt;the pro-israeli lobby had a hand in the invasion&lt;/div&gt;&lt;div&gt;if they had any faith they'd pray for arab annihilation&lt;/div&gt;&lt;div&gt;instead they plot behind the scenes to start the next war&lt;/div&gt;&lt;div&gt;they don't fight themselves they prefer to keep score&lt;/div&gt;&lt;div&gt;if you want to find nukes then israel is the place&lt;/div&gt;&lt;div&gt;or better yet the u.s. and help us fix our ways&lt;/div&gt;&lt;div&gt;you signed on the dotted line to go commit the crime&lt;/div&gt;&lt;div&gt;if you're brave enough to die be man enough to do time&lt;/div&gt;&lt;div&gt;it's time to fight for justice and not for the empire&lt;/div&gt;&lt;div&gt;make amends for your sins lest you inherit the fire&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;you got played by the devils' advertising campaign&lt;/div&gt;&lt;div&gt;either you died in the invasion or came back insane&lt;/div&gt;&lt;div&gt;you were sold on the lies of the war profiteers&lt;/div&gt;&lt;div&gt;so you chose to be a killer and brought mothers to tears (2x)&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-849338335194077303?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/849338335194077303/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/06/rekruitmen-marinir-amerika-serikat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/849338335194077303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/849338335194077303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/06/rekruitmen-marinir-amerika-serikat.html' title='Rekruitmen Marinir Amerika Serikat'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i55.tinypic.com/8vxeo0_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-4827616518477123261</id><published>2010-06-15T19:47:00.001-07:00</published><updated>2010-06-15T23:55:16.983-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Kembali ke Blogger!</title><content type='html'>&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Berawal dari ketidakpuasan saya tentang munculnya iklan pada layanan &lt;a href="http://wordpress.com/"&gt;Wordpress.com&lt;/a&gt;, maka kemudian saya mencari alternatif layanan blog yang gratis tapi tetap tidak menampilkan iklan. Sebenarnya kalau saya boleh mau jujur, untuk sebuah blog Wordpress merupakan CMS yang sangat menyenangkan. Namun munculnya iklan pada Wordpress.com? Saya kurang menyukainya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Untuk instalasi &lt;a href="http://wordpress.org/"&gt;Wordpress&lt;/a&gt; pribadi di hosting yang berbayar? Hm.. saya paling malas dengan sesuatu  yang berbayar apalagi hanya untuk sebuah blog dengan celoteh yang tidak penting seperti ini. Kalau hosting gratisan? Takut datanya hilang. Akhirnya saya putuskan untuk mencari alternatif layanan blog yang gratis selain Wordpress.com.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; "&gt;Pilihan saya akhirnya kembali ke &lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;Blogger.com&lt;/a&gt; lagi. Eits tunggu dulu "Lagi"? Maksudnya?&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; "&gt;Yup! Sebenarnya saya pertama kali ngeblog menggunakan layanan Blogger.com. Dengan alamat &lt;a href="http://purwanindita.blogspot.com/"&gt;http://purwanindita.blogspot.com&lt;/a&gt;. Namun rasa tidak puas dengan layanan Blogger.com waktu itu akhirnya saya pindah ke &lt;a href="http://blogsome.com/"&gt;Blogsome.com&lt;/a&gt; sebuah layanan blog gratis asal Irlandia masih saudara dengan &lt;a href="http://blogs.ie/"&gt;Blogs.ie&lt;/a&gt;, dimana saya bebas mengutak atik templatenya. Dari sini lah saya banyak belajar tentang tag html dan css. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Sayangnya Blogsome.com tidak menjamin akan keselamatan data penggunanya. Sewaktu-waktu layanan ini bisa ditutup. Yah apa mau dikata, gratisan juga kok hehehehe. &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Tentunya membuat saya harus rajin-rajin untuk melakukan back-up data. Sayangnya lagi, ekspor dan impor posting dengan Blogsome.com agak njelimet, apalagi Wordpress.com sekarang tidak ada dukungan ekspor impor posting dari file rss.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Beberapa waktu lalu Blogsome.com menutup layanan pembuatan akun baru (blog) yang tidak tahu entah sampai kapan. Karena ketakutan akan kehilangan data. Akhirnya saya mulai berpindah ke Wordpress.com dengan memakai alamat &lt;a href="http://purwanindita.wordpress.com/"&gt;http://purwanindita.wordpress.com&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Ngeblog di Wordpress.com cukup lama, sampai akhirnya muncul iklan-iklan yang ga jelas itu. Memang sih tidak terlalu mengganggu, apalagi munculnya cuma sesekali tempo. Cuma tetap saja saya ndak suka itu. :)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Bermula dari mengetahui ternyata bisa pindah postingan dari Wordpress.com ke Blogger.com dengan menggunakan layanan &lt;a href="http://wordpress2blogger.appspot.com/"&gt;http://wordpress2blogger.appspot.com&lt;/a&gt;, akhirnya saya iseng-iseng  back up postingan dari Wordpress.com ke Blogger.com. Ternyata mudah. Tidak terlalu sulit. Semua postingan saya bisa saya upload ke blogger dengan selamat tidak kurang suatu apapun lengkap dengan komentar-komentar di tiap postingannya. Kategori posting pada Wordpress.com sekarang diterjemahkan sebagai Label di Blogger.com. &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Setelah saya ekspor ke Blogger.com, kemudian saya eksplor fasilitas-fasilitas Blogger.com satu persatu ternyata, blogger.com sudah berbeda dengan blogger.com yang pernah saya tinggalkan waktu dulu:&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, Blogger sudah ada fasilitas "read more" seperti halnya di Wordpress.com. Ini yang pertama saya perhatikan, karena "read more" pada postingan Wordpress.com yang saya ekspor ke Blogger.com ternyata bisa berfungsi juga. Iseng-iseng saya lihat edit htmlnya, ternyata blogger menerjemahkan tag &lt;!--more--&gt; sebagai "read more" sebagaimana di wordpress. Jadi nanti kalau saya mau membuat "read more" tinggal masuk ke menu edit htmlnya dan ketik saja tag &lt;!--more--&gt; dibagian yang akan kita putus :)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;, Malas mengetikkan tag &lt;!--more--&gt;? Tidak familiar dengan tag-tag HTML? Tenang saja Blogger.com sudah ada fasilitas edit posting yang baru. Tidak perlu mengetik, tinggal "klik" saja. Yang jelas sama-sama WYSIWIG. Cara mengaktifkannya dengan masuk pengaturan lalu ke bagian editor entri pilih editor yang telah diperbaharui. &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;b&gt;Ketiga,&lt;/b&gt; Masalah template? Hohoho rupanya Blogger.com seperti halnya &lt;a href="http://google.com/"&gt;Google.com&lt;/a&gt;, tidak pernah behenti berinovasi. Masuk saja ke menu rancangan  kemudian masuk ke bagian perancang template yang baru. Wew... disana kita bisa melakukan kustomisasi template blog ini sendiri. Bisa pilih template yang tersedia atau melakukan kustomisasi sendiri dengan ratusan bahkan mungkin ribuan macam kombinasi. Sekali lagi saya katakan ini benar-benar baru, berbeda dengan Blogger.com yang dulu saya kenal. Its Fun! template yang tersedia juga bagus-bagus kok. Lebih lengkap baca artikel ini:&lt;a href="http://googleblog.blogspot.com/2010/06/blogger-template-designer-now-available.html"&gt; Blogger Template Designer Now Available&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Btw, sebenarnya untuk masalah template Blogger.com, tidak perlu khawatir, di sana, di pelosok belantara Google kita dapat menemukan situs-situs yang menyediakan template Blogger.com yang bebas di download sesukanya, sebagaimana themes Wordpress :)&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;b&gt;Keempat,&lt;/b&gt; Komentar? Sekarang semua orang bisa berkomentar di Blogger.com dengan mudahnya seperti di Wordpress.com. Mau tau lebih jauh silahkan saja ekplor di menu pengaturan, lalu masuk ke bagian komentar.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;b&gt;Kelima,&lt;/b&gt; Blogger.com juga mendukung Halaman (Pages) seperti Wordpress.com Tidak usah berpanjang lebar silahkan klik &lt;a href="http://purwanindita.blogspot.com/p/about.html"&gt;About&lt;/a&gt; untuk contohnya :) . Agar lebih jelas baca artikel ini aja: &lt;a href="http://www.google.com/support/blogger/bin/answer.py?answer=165955"&gt;What Are Pages?&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Akhirnya sampai disini dulu sekilas review saya tentang layanan Blogger.com. Mau tau lebih banyak? Silahkan saja buat blog di Blogger.com dan lakukan eksplorasi di setiap menu-menunya.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;Sebenarnya saya cenderung lebih cocok ke Blogsome.com atau dengan Wordpress.com (jika tanpa iklan-iklan) itu. Apalagi Wordpress.com lengkap dengan segudang themes yang cantik dan fasilitas posting yang lengkap. Namun untuk sebuah blog yang sederhana seperti ini, saya rasa Blogger.com sudah lebih cukup. &lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-4827616518477123261?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/4827616518477123261/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/06/kembali-ke-blogger.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4827616518477123261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4827616518477123261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/06/kembali-ke-blogger.html' title='Kembali ke Blogger!'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-7007260950738825512</id><published>2010-06-09T01:57:00.000-07:00</published><updated>2010-11-21T03:24:50.784-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Vista'/><title type='text'>User Account di Vista</title><content type='html'>Anda mengalami susahnya menambahkan user account baru di Vista? Entah mengapa pada kasus saya susah sekali. Kasus ini terjadi pada Sistem operasi Windows Vista bawaan Notebook Sony Vaio VGN-TZ37GN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhubung adanya GM baru, maka saya mendapat tugas untuk mengubah user laptop fasilitas kantor dari GM yang lama ke GM yang baru. Rencananya akun baru ini akan mengacu pada jabatan, jadinya tidak akan melakukan perubahan user lagi jika nanti ada pergantian GM yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Kesulitan pertama adalah mengaktifkan login user Administratornya. Tidak mau ambil pusing, saya siapkan senjata pusaka: &lt;a href="http://www.hiren.info/pages/bootcd"&gt;Hirenboot 10.5&lt;/a&gt;. OK permasalahan login username dan password administrator sudah teratasi hehehehe. Kalau mau mungkin bisa pakai cara alternatif &lt;a href="http://www.dakiunta.com/content/cara-aktifkan-user-administrator-di-windows-vista"&gt; "Dari Kita Untuk Kita"&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya hapus user yang lama. Ini pun tidak bermasalah. Login dulu sebagai administrator kemudian masuk ke Control Panel &amp;gt; User Accounts &amp;gt; User Accounts klik Manage User Accounts. Setelah muncul jendela User Accounts kemudian sorot (pilih) user yang mau dihapus, klik remove.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kemudian kesulitan sebenarnya adalah menambah user baru. Selalu saja muncul pesan error: The User bla bla bla could not added to the Administrators group because bla bla bla does not exist, sebagaimana ditunjukkan gambar berikut:&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://i46.tinypic.com/2ia2wwg.jpg"&gt;&lt;img src="http://i46.tinypic.com/2ia2wwg.jpg" alt="" style="cursor: pointer; width: 448px; height: 408px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya setelah melalang buana di pelosok  google (halah opo jal...) saya mendapatkan cara sebagai berikut untuk mengakalinya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertama,&lt;/strong&gt; masuk start &amp;gt; klik kanan pada Computer &amp;gt; klik Manage jendela Computer management akan terbuka Tadaaaaa :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedua,&lt;/strong&gt; klik Local Users and Groups akan tampak folder User Users dan Groups. Klik kanan Folder Users dan pilih New User...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://i48.tinypic.com/b6djmb.jpg"&gt;&lt;img src="http://i48.tinypic.com/b6djmb.jpg" alt="" style="cursor: pointer; width: 448px; height: 269px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jendela Add User akan terbuka. Sampai sini tinggal melengkapi kolom isian seperti biasa (termasuk passwordnya).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://i47.tinypic.com/2ptcbxz.jpg"&gt;&lt;img src="http://i47.tinypic.com/2ptcbxz.jpg" alt="" style="cursor: pointer; width: 448px; height: 361px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian jangan lupa kalau sudah selesai klik tombol create. Tutup saja semua Jendela tadi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketiga,&lt;/strong&gt; masuk ke Control Panel &amp;gt; User Accounts &amp;gt; User Accounts. Kemudian klik Manage User Accounts. Setelah muncul jendela User Accounts kemudian sorot (pilih) user yang mau dimasukkan ke dalam Group Administrator, klik properties. Akan muncul jendela User Propertiesnya. Pilihlah tab Group Membership pilih saja option Administrator Groups, klik OK.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://i47.tinypic.com/16asfvm.jpg"&gt;&lt;img src="http://i47.tinypic.com/16asfvm.jpg" alt="" style="cursor: pointer; width: 448px; height: 357px;" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keempat.&lt;/strong&gt; Restart komputer, masuk dengan User yang baru saja di create. Selesai.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada diantara anda yang mempunyai cara lain yang lebih ringkas?&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-7007260950738825512?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/7007260950738825512/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/06/user-account-di-vista.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7007260950738825512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7007260950738825512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/06/user-account-di-vista.html' title='User Account di Vista'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i46.tinypic.com/2ia2wwg_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-3536434961287900361</id><published>2010-06-02T00:55:00.000-07:00</published><updated>2010-11-21T03:25:15.801-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coding'/><title type='text'>XAMPP - Oracle : Connected!</title><content type='html'>Terus terang saja, saya suka sekali dengan PHP dan MySQL. Untuk  menyalurkan gairah coding,  saya melampiaskannya dengan bantuan XAMPP  dan Notepad++... halah opo jal hehehe :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.apachefriends.org/en/xampp.html"&gt;XAMPP&lt;/a&gt;? Ya paket instalasi Apache, PHP, dan MySQL yang paling mudah  menurut saya. Installnya tinggal next next yes yes finish hehehe.  Saya malas banget melakukan instalasi secara terpisah terus harus  melakukan konfigurasi ini itu :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://notepad-plus.sourceforge.net/"&gt;Notepad++&lt;/a&gt;? Yah sebenarnya saya berharap banget dengan Macromedia  Dreamweaver, tapi... ndak punya duit untuk beli. Jadinya ya saya pakai  yang gratisan: Notepad++.  Mungkin diantara anda ada yang punya saran  untuk web editor yang free (bagus juga tentunya) sebagai alternatif  Notepad++? Bluefish Editor? Hoo andai saja perusahaan tempat saya  bekerja menggunakan Linux. Ya apalagi kalau menggunakan Windows? Tapi asli ga  bajakan kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Masalahnya lagi sekarang saya bekerja pada perusahaan yang  menggunakan Oracle. Terpaksa saya mencari caranya bagaimana melakukan  koneksi PHP dengan Oracle melalui XAMPP. Mungkin bagi anda ini masalah  sepele, tapi bagi saya ini penting. Lagian kata Imam Syafi'i (Insya  Allah) , "Ikatlah ilmu dengan menuliskannya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langsung saja ya, berikut ini adalah cara koneksi PHP - Oracle  melalui  XAMPP. XAMPP yang digunakan adalah XAMPP versi terbaru (saat  ini), XAMPP  1.7.3 dan Oracle 10g (asumsi sudah melakukan instalasi  XAMPP di direktory D)&lt;ul&gt; &lt;li&gt;Masuk ke direktori D:\xampp\php buka file php.ini kemudian cari baris  ";extension=php_oci8.dll" hilangkan tanda ";" jadi  "extension=php_oci8.dll" (tanpa tanda petik lho...) kemudian save.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Download Oracle Instant Client dari website &lt;a href="http://www.oracle.com/technology/tech/oci/instantclient/index.html"&gt;Oracle&lt;/a&gt;.  Harus punya username dan password. Kalau tidak punya daftar saja.  Gratis kok! Saya menggunakan instantclient versi 11.2.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Ekstrak file Oracle Instant Client. Masuk ke dalam foldernya,  kemudian copy semua filenya (oci.dll, ociw32.dll...  semuanya!) ke  direktori D:\xampp\apache\bin&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Stop start apache. Selesai!&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;﻿Coba lakukan koneksi dengan menjalankan script test.php sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&amp;lt;?php&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;$conn = oci_connect('username','password','//host_name/service_name');&lt;br /&gt;if (!$conn) {&lt;br /&gt;echo "error";&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;else{&lt;br /&gt;echo "OK";&lt;br /&gt;}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;?&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Kalau kasus saya sih bisa konek,  tapi belum berhasil untuk Oracle 8i, mungkin karena Oracle Instant Clientnya versi terbaru. Padahal saya sudah coba berkali-kali langkah-langkah di tutorialnya di Blog &lt;a href="http://rahmatsubagyo.blogspot.com/2010/01/koneksi-php-ke-oci8-di-xampp-for_6639.html"&gt;Pak Rahmat Subagyo&lt;/a&gt;. Bagaimana dengan anda?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-3536434961287900361?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/3536434961287900361/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/06/xampp-oracle-connected.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3536434961287900361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3536434961287900361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/06/xampp-oracle-connected.html' title='XAMPP - Oracle : Connected!'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-1865863799191434323</id><published>2010-05-31T00:30:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T01:28:49.516-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Pesan dari Bungurasih</title><content type='html'>Seorang lelaki kecil berjalan dengan langkah gontai pada suatu terminal bus yang riuh ramai. Meski bermandi cahaya lampu-lampu, namun pendar itu masih kalah dengan gelap seraut wajah resah penuh keluh kesah. Pun seolah bulan mati tak bercahaya dimakan sesak minggu-minggu lalu yang padat lagi penat. Perlahan menuju sudut trotoar yang biasanya. Ia tak sendiri di antara puluh bahkan ratusan calon penumpang menunggu Jaya Utama yang enggan datang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Semarang. Aku ingin segera tiba di Semarang", bisiknya lirih pada ayunan bimbang, saat-saat Semarang tak memanggil pulang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bungurasih Purabaya. Terminal seribu wajah menyambut lelaki kecil itu di lorong-lorong koridor dengan pertanyaan yang sama dan tak kenal bosan tak tahu jemu. "Kemana mas? Bali Denpasar? Jakarta?". Nanar pandang itu begitu sayu, dibingkai wajah yang layu. Lepas pukul delapan malam entah kapan mereka ini terakhir makan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Biar nanar, mata-mata mereka yang masih liar itu berbicara kepada kami yang datang dan  pergi sembari sesekali mencoba membaca wajah-wajah yang baru. Berharap mendapatkan calon penumpang. Mereka sang pejuang,  membeli hidup di Bungurasih dengan teriakan-teriakan menjajakan tujuan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;em&gt; "Lelah tubuh kami, tapi kami belum mau mati, anak istri kami menanti! Boleh kami redup, tapi kami tetap berjuang untuk hidup".&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Semakin larut teriakan mereka semakin nyaring tak ambil pusing  sehitam   apa gas buang yang dihirup dan disemainya di paru-paru....&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Masih di Bungurasih Purabaya. Satu persatu bergilir pedagang asongan menjajakan barang. Mulai dari korek gas yang besar dengan fitur senter kecil untuk penerangan di saat tak terduga, sampai puzzle Upin Ipin yang katanya sangat bermanfat bagi anak: melatih otak, menambah kecerdasan dan daya kreatifitas anak. Tak ketinggalan gelang manik-manik satu tiga ribu - dua lima ribu....&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ada lagi yang menawarkan buku mewarnai untuk anak yang anak mereka sendiri belum tentu punya kesempatan untuk menyapukan warna melainkan sekedar belajar warna pelangi lewat lagu. Ada lagi buku tuntunan shalat 5 waktu dan shalat sunnah yang mungkin belum sempurna kita kerjakan. Dan masih banyak lagi. Dan masih saja tetap semangat dan menggandakan semangat itu dengan teriak-teriak yang parau, tak ambil peduli disergap dingin angin malam yang menusuk tulang rusuk.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pasang aksi persuasi! Monolog yang sudah di luar kepala mencoba mematok harga dan posisi tawar. Tertarik tidak tertarik, urusan anda, masih banyak bus-bus yang lain dengan segudang penumpang yang menunggu berangkat. Itu artinya segudang kesempatan mengumpulkan barang seribu dua ribu.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;em&gt;"Rezeki memang harus kami kais, tapi harga diri kami terlalu tinggi untuk mengemis!".&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Masih seputar aksi persuasi, tak ketinggalan para satria bergitar turut menyemarakkan malam dengan denting-denting dawai yang melengking nyaring. Prolog dan epilog tertata sebelum aksi panggung sekedar menyumbang suara sumbang. Di hentak gendang, seniman jalanan mencoba memacu semangat mengusir penat. Dua tiga lagu menyapa, sangat akrab di telinga: Alun-alun Nganjuk, Prapatan jalan Mastrip sampai Jangan Menyerah-nya Dmasive. Bagi mereka receh tak kenal remeh! Performance mereka ditutup santun dengan kata-kata mutiara, " ikhlas bagi anda dan halal bagi kami". &lt;span style="text-decoration:line-through;"&gt;Dan meskipun pitch controlnya ngawur, banyak nada-nada yang meleset, namun yakin saja bila Rianti 'Aisha' Cartwright ada disana tentu dia akan memberikan apresiasi, "Well... good job! I like it" :)&lt;/span&gt; Semoga Allah memberikan pekerjaan yang lebih baik bagi mereka dan lebih berkah. Amien.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Begitulah Bungurasih secara tidak langsung menyemangati penghuninya. Bungurasih mengajarkan berani untuk hidup. Pesan semangat itu disebarkan dari oleh dan untuk masyarakat Bungurasih. Namun pesan semangat itu secara tidak langsung disemaikan juga kepada mereka yang sekedar singgah silih berganti. Tak terkecuali kepada lelaki kecil yang masih harus banyak belajar di jalan panjang, siklus yang tulus tak putus: Pasuruan - Surabaya - Semarang - Surabaya - Pasuruan terus berulang....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-1865863799191434323?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/1865863799191434323/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/05/pesan-dari-bungurasih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1865863799191434323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1865863799191434323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/05/pesan-dari-bungurasih.html' title='Pesan dari Bungurasih'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-8449023842175636816</id><published>2010-05-27T00:16:00.000-07:00</published><updated>2010-10-21T19:26:43.139-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Kapan Nikah?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i55.tinypic.com/343rb49.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://i55.tinypic.com/343rb49.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Di suatu kantor, di sebuah ruangan, setelah istirahat makan siang,  tampak pria-pria kesepian :D sibuk googling tentang foto prewed sambil senyum-senyum sendiri. Ya begitulah kelakuan anak-anak calon pegawai yang sedang menghabiskan waktu menunggu surat keputusan pengangkatan. Namun entah mengapa senyum-senyum itu seperti menyindir sesuatu yang sudah semakin terpinggir di seperempat abad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka-mereka yang muda-muda sudah memikirkan nikah, lengkap dengan rencana foto  prewed yang manis dan  pesta yang meninggalkan kesan mendalam buat kedua mempelai. Bahkan mungkin ada yang mengukur baju pengantin, tukar-tukar cincin,  dan menghitung-hitung jumlah undangan yang kelak disebar. Sah-sah saja. Apalagi yang dinanti jika nanti sudah pegawai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Sudah dapat gaji yang alhamdulillah cukup. Untuk melengkapi separuh agama ini,  apalagi jika tidak disempurnakan dengan menikah? Mau menunggu punya rumah? Mau menunggu punya kendaraan? Menunggu siap? Gengsi karena belum cukup modal untuk mengadalan perhelatan agung?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Wahai para pemuda! Barang siapa diantara kalian yang telah mampu, maka menikahlah, karena demikian (nikah) itu lebih menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Barang siapa yang belum mampu, maka berpuasalah, karena puasa akan menjadi perisai baginya"&lt;/em&gt;. Hadits riwayat Al-Bukhoriy  dan Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau menikah? Pasti mau! Kapan? Haha... (masih) tersenyum kecut, sekecut uasem!  (sensitif thinking mode on) :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah indah jika bisa menikah di atas as-sunnah. Tak perlu pesta mewah, sekedar bersahajanya walimah. Tak perlu mahar mahal, karena Rasulullah bersabda, "&lt;em&gt;Diantara berkahnya seorang wanita, memudahkan urusan (nikah)nya, dan sedikit maharnya"&lt;/em&gt;. Hadits Riwayat  Imam Ahmad dan di-hasan-kan Al-Albaniy dalam Shohih Al-Jami’ (2231).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fiuhhh... Semoga Allah senantiasa mempermudah urusan ini. Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Jika datang seorang lelaki yang melamar anak gadismu, yang engkau ridhoi agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah (musibah) dan kerusakan yang merata dimuka bumi "&lt;/em&gt;. Hadits Riwayat At-Tirmidziy dan di-hasan-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Ash-Shohihah (1022).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Ada tiga orang yang wajib bagi Allah untuk menolongnya: Orang  yang berperang di jalan Allah, budak yang ingin membebaskan dirinya, dan  orang menikah yang ingin menjaga kesucian diri"&lt;/em&gt;. Hadits riwayat  At-Tirmidziy, An-Nasa’iy,  Ibnu Majah dan di-hasan-kan oleh Syaikh  Al-Albaniy dalam Takhrij Al-Misykah (3089).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hadits di atas, Allah PASTI menolong orang yang menikah karena ingin menjaga kesucian diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Agama adalah mudah dan tidak seorangpun yang mempersulit dalam agama ini, kecuali ia akan terkalahkan&lt;/em&gt;". Hadits Riwayat Al-Bukhary  dan An-Nasa’iy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Allah tidak menghendaki menyulitkan kalian, tetapi Dia hendak membersihkan kalian dan menyempurnakan nikmat-Nya bagi kalian, supaya kalian bersyukur."&lt;/em&gt; (QS. : Al-Maidah: 6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillah bismillah dan bismillah.... Semoga bisa jadi penyemangat....&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-8449023842175636816?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/8449023842175636816/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/05/kapan-nikah.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8449023842175636816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8449023842175636816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/05/kapan-nikah.html' title='Kapan Nikah?'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i55.tinypic.com/343rb49_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-5714829916306269672</id><published>2010-05-22T17:12:00.000-07:00</published><updated>2010-10-20T19:11:22.523-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Menunggu Apapun Itu</title><content type='html'>&lt;img class="alignnone" title="meja berantakan" src="http://i47.tinypic.com/29o0txv.jpg" alt="" style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px; " /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Di hadapan mata-mata yang begitu tajam mencari celah untuk melemparkan pertanyaan yang mematikan, lelaki kecil berjuang tetap bertahan menjadi yang tak tergoyahkan di balik benteng argumentasi yang dibangun pada lembar-lembar telaah ilmiah. Usai sudah perjuangan menit-menit yang sulit untuk menjadi abdi negara. Mencoba untuk tetap tenang meraih menang pada sebuah sidang pengujian.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Setelah masa prajabatan terlewatkan, kemudian hanyalah menanti sebuah kepastian. Apakah kemudian maju terus atau surut mundur perlahan kembali lagi menjadi jawara yang tertunda? Yup, benar sekali apalagi yang dinanti jika bukan surat pengangkatan? Atau malah surat pemberhentian yang datang? Hm, menunggu itu jemu. Toh apapun itu keputusannya adalah sama saja: tetap mengasah diri menjadi tajam untuk jalan perjuangan yang masih panjang....&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tahukah engkau kawan? Abdi negara yang diperjuangkan dengan jatuh bangun ini tidak lebih hanyalah kuli IT. Bukan pegawai negeri, hanya sebatas buruh kasar sebuah pabrik listrik yang sementara ini bertugas menarik kabel jaringan dan bongkar pasang perangkat keras, sembari menerjemahkan pikiran manusia kedalam baris-baris kode yang dimengerti oleh komputer. Warga kelas dua dibandingkan mereka insinyur listrik dan mesin yang gagah berani menjalankan pembangkit listrik, siap sedia menjaga agar pasokan listrik cukup untuk memutar roda kehidupan bangsa.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Berbicara roda kehidupan, memang bukan masalah sebelah mata. Di sana ada pendidikan, ekonomi, kesehatan, pemerintahan, telekomunikasi dan lain-lain. Mungkin itu satu alasan mengapa lelaki kecil ini masih saja setia menanti di sepetak meja kerja yang selalu penuh dengan rencana-rencana yang berserakan dan rasa ingin tahu tentang ini dan itu. Akhirnya, sedikit banyak berperan sebagai tenaga bantu untuk menerangi yang gelap itu sudah lebih dari cukup sebagai alasan untuk menjadi hamba Allah yang belajar bersyukur, belajar sabar, sembari memohon berkah Allah Azza Wa Jalla....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-5714829916306269672?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/5714829916306269672/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/05/menunggu-apapun-itu.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/5714829916306269672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/5714829916306269672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/05/menunggu-apapun-itu.html' title='Menunggu Apapun Itu'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i47.tinypic.com/29o0txv_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-8914946180802283358</id><published>2010-05-17T02:13:00.000-07:00</published><updated>2010-10-21T19:31:17.449-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Anak di Pentas Bakat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i52.tinypic.com/2w5m4ps.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://i52.tinypic.com/2w5m4ps.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pada layar kaca di suatu malam. Di atas panggung pentas bakat yang dibingkai oleh hingar bingar sahutan dan tepuk tangan penonton, satu persatu peserta menampilkan bakat yang ia miliki berharap menjadi pilihan berdasarkan perolehan polling sms.  Pria, wanita, tua, muda, anak-anak, tunggal maupun berkelompok,  turut serta berlomba mencoba menjadi jawara di hati pemirsa. Tunggu dulu, anak-anak? Yup! Anak-anak juga.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dan anak-anak itu berhasil mencuri perhatian. Orang dewasa itu biasa! Dengan masa hidup yang sudah lama, tentu asam garam pun sudah pernah dirasakan ketika mengasah bakat mereka sehingga sedemikian tajam. Namun anak-anak? Tentu memiliki nilai lebih di sisi dewan juri. Jika masih kecil saja sudah sedemikian bersinar, tentu ketika dewasa akan semakin menyilaukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Bermacam-macam unjuk bakat ditampilkan oleh anak-anak itu. Meski lain orang dan berbeda bidang seni, namun ada satu yang sama selain usia mereka yang masih belia. Mereka, di atas panggung itu, di hadapan kita semua, secara tidak langsung &lt;span style="text-decoration:line-through;"&gt;dipaksa&lt;/span&gt; diarahkan untuk bergaya seolah telah dewasa. Melalui musik dan iringan lagu-lagu cinta, gemerlap gaun yang mereka pakai, riasan wajah yang tebal, maupun aksi-aksi di atas  panggung. Namun tetap saja, bedak putih dan gincu merah itu tak mampu menutupi bahwa mereka masih hijau. Sorot mata mereka yang masih jernih seolah berkata lirih, "Aku masih kecil..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di penghujung acara kemudian, dinyatakan bahwa anak-anak berbakat itu merupakan bakat-bakat pilihan yang berhak untuk tampil di babak kompetisi berikutnya. Kebahagiaan seketika menjadi atsmosfir yang berderaian hujan air mata. Dan orang tua mereka pun turut hanyut dalam rasa haru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu persatu orang tua anak diwawancarai untuk sambutan singkat.  Sambutan mereka pun beragam. Ada yang melampiaskannya dengan teriakan penuh semangat kebanggaan. Ada yang berlebihan meluapkan kegembiraan.  Ada juga yang terbata atau bahkan diam tak mampu lagi bicara sepatah kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kemudian membuat hati saya mendadak sunyi terlepas dari gemuruh panggung adalah kata-kata lugu seorang ibu tentang keberhasilan gadis kecilnya, terbata di sela-sela air matanya, "Saya kira semuanya pada ngerjain anak saya.... kan kasihan anak saya....."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua boleh merasa bangga ketika anak menang dalam ajang unjuk bakat. Terbayang besarnya hadiah yang berupa uang yang mereka terima. Belum lagi mungkin adanya kontrak dengan stasiun televisi yang akan mereka tanda tangani, tentunya ini uang lagi. Belum lagi kemungkinan adanya tawaran untuk iklan, sinetron, rekaman album, atau bahkan film. Ini berarti uang uang dan uang! Namun aneh untuk ibu satu ini, kata-katanya singkat tapi dalam menusuk hati saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya mencoba untuk menebak-nebak apa yang ibu itu pikirkan. Mungkin ibu itu kasihan dengan anaknya yang masih kecil harus bergaya jungkir balik di atas panggung. Mungkin ibu itu tidak tega melihat anaknya diarahkan untuk bergaya dewasa dengan lapisan bedak dan sapuan gincu di bibirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anaknya menang nanti, terbayang betapa kemudian anaknya terikat dengan kontrak-kontrak yang akan ditandatangani: mengikat dan harus dipenuhi. Anaknya tidak bakal lagi bisa menikmati waktu bersama teman sebayanya di kampung, sekedar jajan es di pinggir jalan atau bermain lari-larian di sepanjang lorong-lorong kampung. Anaknya mungkin tidak lagi punya waktu untuk bercengkerama keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang pasti... ibunya tidak akan siap untuk kehilangan malaikat kecilnya. Alih-alih dengan ibunya, waktu anak sekecil itu akan habis dengan segala agenda yang dibuat oleh manajernya. Singkatnya ibunya takut anaknya kehilangan masa kecilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah.. itu hanya kemungkinan-kemungkinan saja. Bisa saja tidak demikian adanya. Namun, memang menyenangkan apabila seorang anak dapat bebas melakukan apa saja yang menjadi keinginannya  sesuai dengan cita-citanya. Tentunya dengan bimbingan dan arahan orang tua, tanpa mengorbankan masa kecilnya yang seharusnya dinikmatinya. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya malah merindukan kumpulan anak-anak kecil yang riang gembira mengkaji agama di surau selepas Maghrib menjelang Isya. Teduh... dan lebih mendekati fitrah.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-8914946180802283358?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/8914946180802283358/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/05/anak-di-pentas-bakat.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8914946180802283358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8914946180802283358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/05/anak-di-pentas-bakat.html' title='Anak di Pentas Bakat'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i52.tinypic.com/2w5m4ps_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-5236517132810787296</id><published>2010-05-03T08:49:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T01:28:46.316-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Mari Tersenyum...</title><content type='html'>&lt;img class="alignnone" title="senyum!" src="http://i39.tinypic.com/b3tm4h.jpg" alt="" width="300" height="300" /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kapan terakhir kita tersenyum? Bukan.. bukan sekedar mengetik hehe wakaka kekeke, atau emoticon titik dua dengan tanda kurung  atau titik dua dipadu dengan huruf  "D" di baris-baris kata sapa yang maya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukan hanya basa basi yang dilengkung setengah hati setiap pagi kala menyapa matahari, awan dan embun pagi dan ketika bersua dengan bangsa manusia.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukan pula hanya sekedar sedekah yang paling mudah pelengkap ibadah muamalah. Sekali lagi, kapan terakhir kita tersenyum?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Apakah kita merasa bahwa ternyata senyum itu jarang lepas? Terpenjara dalam ruang waktu yang sesak dan mendesak. Terkepung oleh hari-hari yang sempit oleh berbagai macam agenda yang di ada-ada dan mengada-ada. Seolah senyum senantiasa kalah oleh keluh kesah yang lebih deras dari tumpah ruah hujan yang paling badai sekalipun. Atau kalaupun ada, malah senyum-senyum kecut? Senyum getir? Senyum pahit? Atau malah senyum yang menghinakan? Sisa-sisa pingkal-pingkal ketika melihat seseorang yang tampak pandir di atas panggung bumi yang renta?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Itukah senyum-senyum yang seharusnya mewarnai hari-hari? Lalu dimanakah senyum-senyum yang tulus? Kemana pula senyum-senyum yang manis menyejukkan hati? Tanya kemana senyum-senyum yang melapangkan dada-dada dan mempererat ukhuwah? Senyum-senyum yang mensyukuri setiap anugrah?  Senyum-senyum yang mempengaruhi, menginspirasi, menyemangati? Senyum yang menghangatkan semua yang dingin dan mencairkan semua yang beku? Senyum yang membebaskan jiwa-jiwa  yang terpasung oleh murung?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mari tersenyum,  dan bagi senyum kita -tulus- untuk dunia yang lebih baik, untuk diri kita, dan orang-orang sekitar kita yang kita cintai. Mari tersenyum dan bebaskan diri kita yang terikat oleh penat. Bismillah... :)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;em&gt;"Tersenyum ketika bertemu dengan saudara kalian adalah termasuk ibadah"&lt;/em&gt;.  (Hadits riwayat At-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan Al-Baihaqi)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;em&gt;"Sesungguhnya pintu-pintu kebaikan itu banyak: tasbih, tahmid, takbir, tahlil (dzikir), amar ma’ruf nahyi munkar, menyingkirkan penghalang (duri, batu) dari jalan, menolong orang, sampai senyum kepada saudara pun adalah sedekah." &lt;/em&gt;(Hadits riwayat Ad Dailamy)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;em&gt;"Jangan meremehkan sedikit pun tentang makruf (berbuat kebajikan) meskipun hanya menjumpai kawan dengan berwajah ceria (senyum)."&lt;/em&gt; (Hadits riwayat Muslim)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;nb: oya gambar diambil dari www.watermelon.org :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-5236517132810787296?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/5236517132810787296/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/05/mari-tersenyum.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/5236517132810787296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/5236517132810787296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/05/mari-tersenyum.html' title='Mari Tersenyum...'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i39.tinypic.com/b3tm4h_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-3733142731120291570</id><published>2010-04-06T05:54:00.000-07:00</published><updated>2010-10-21T18:31:45.809-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lantur'/><title type='text'>Jawaban Jaka Tarub</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i44.tinypic.com/30sxaxh.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://i44.tinypic.com/30sxaxh.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nawangwulan. Paras ayunya masih terbayang semenjak perpisahan lalu di persimpangan setapak yang buta. Seolah ada yang menyebut nama itu berisik berbisik mengusik sebaris luka sayat-sayat cinta yang tak pernah sembuh mengharu biru. Nawangwulan, yang berarti "memandang bulan", seolah menjelma menjadi mantra kutukan yang menghabisi sisa usia di penghujung asa-asa yang merapuh menjadi serpih-serpih kala rembulan di gantung di selimut malam: separuh tak pernah utuh. Dan begitu juga dengan sepenggal kisah yang tak berujung. Atau sebenarnya telah usai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Jaka Tarub. Lelaki kecil di lintas zaman ini tidak lagi mampu terisak selain menahan sesak yang hampir-hampir membuncah tumpah ruah serupa amarah. Mengharap lekas dibunuh rindu jangan lama disiksa cinta. Duhai Nawangwulan begitu tega meninggalkan Jaka Tarub di tepian malam meradang hanya karena selendang! Jaka Tarub tahu, cepat atau lambat, selendang itu hanyalah usai dari semua cerita berdua. Namun tetap saja, ia biarkan Nawangwulan menemukannya suatu saat nanti. Bumi atau nirwana seperti pilihan hati yang sering diayun bimbang. Dan kini yang terjadi maka terjadi. Nawangwulan pergi sekelebat angin pagi, pada kahyangan ia kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ia ingat ketika sengaja pada sebuah sendang ia memungut seuntai selendang terbang pelan-pelan. Dan ketika bidadari-bidadari naik ke langit, Nawangwulan sendiri di peluk sunyi. Jaka Tarub muncul sebagai lelaki dewasa yang mencoba jujur kepada dunia. Diberikan sekuntum hatinya kepada Nawangwulan. Nawangwulan menerimanya dan memberinya sebuah langgam yang tak pernah didengar Jaka Tarub: "Seperti sebuah bintang melintas langitku".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan secepat bintang jatuh yang melewati langit-langit malam yang beratap ratap. Serasa singkat kisah kasih Nawangwulan dan Jaka Tarub. Nawangwulan lebih memilih kahyangan daripada bumi. Bukankah bumi hanyalah pijakan manusia bukan pijakan bidadari mahadewi? Dan menghabiskan usia bersama sang  pencuri selendang terbang?  Bukan lagi saatnya cinta menjadi tempat bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Jaka Tarub memiliki jawabannya sendiri, "Aku bukan pencuri, melainkan engkau yang mencuri hatiku sesaat sebelum selendang terbangmu aku simpankan secara diam-diam. Dan jika kau putuskan menjadi dewi bidadari daripada menjadi ibunda dari anak-anak manusia dan belahan jiwa seorang bumi putera, maka silahkan kau kemasi semua kepingan kenangan kita. Dan biarkan aku disini sendiri membuang semua puisi-puisi. Tak perlu mengingatku lagi,  karena aku sudah terbiasa mati dalam sembunyi..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;. . . .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya Jaka Tarub, sekedar dongeng Jawa yang didramatisasi. Bukan cerita nyata. Fiktif 100 %.  Fotonya saya &lt;span style="text-decoration: line-through;"&gt;curi&lt;/span&gt; 'simpankan' dari mbah google, cuma sumbernya lupa. Yang pasti itu foto bulan di langit Semarang dengan lingkar pendar cahaya di sekelilingnya dan biasa disebut fenomena 'halo' pada tanggal 28 Maret 2010. Cantik ya?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-3733142731120291570?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/3733142731120291570/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/04/jawaban-jaka-tarub.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3733142731120291570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3733142731120291570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/04/jawaban-jaka-tarub.html' title='Jawaban Jaka Tarub'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i44.tinypic.com/30sxaxh_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-6583602222616248481</id><published>2010-02-16T01:24:00.000-08:00</published><updated>2010-10-21T19:42:09.751-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Belajar dari Pertanyaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://i56.tinypic.com/6o2at3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://i56.tinypic.com/6o2at3.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Suatu hari yang &lt;span style="text-decoration:line-through;"&gt;sok&lt;/span&gt; sibuk seorang anak manusia -sebut saja Kumbang (17)-  ditanya tentang suatu permasalahan yang berkaitan tentang aplikasi macro di excel oleh seseorang, sebut saja Bunga(40). Karena Sang Kumbang bukan seorang "excel man", ditambah dengan beban pekerjaan yang agak overload (anggap saja begitu hehehe), merah padamlah hatinya, menahan murka berbadai-badai angin di gemuruh halilintar yang tercekat gelegarnya di tenggorokan. Sebal juga, tapi tidak ditampak kesal.  Ibarat api dalam sekam, hati mendidih berbuih-buih namun wajah tetap berusaha teduh menahan keluh. Bagaimana tidak? Sudah ada fasilitas internet dari Kantor dan sudah ada Mbah Google yang senantiasa berbaik hati menjawah pertanyaan, lalu untuk hal seperti ini masih juga tanya. "Usaha dong. Usaha!", begitu sahutnya dalam hati sekenanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Mengingat pekerjaannya sebagai seorang IT Helpdesk and Support (masih prajabatan lagi), apa boleh buat apa mau dikata. Di mata orang, seorang IT Helpdesk dan Support  adalah seorang yang &lt;span style="text-decoration:line-through;"&gt;ahli&lt;/span&gt; mengerti komputer. Maka tak salah kalau kemudian jadi tempat bertanya hal-hal tentang komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Padahal tidak  juga. Si Kumbang ini adalah IT Helpdesk yang sering menghabiskan waktunya di tiap-tiap telusur tautan dunia maya untuk semua permasalahan komputer yang dihadapinya melalui pintu gerbang mesin pencari. Sedikit atau banyak, itulah kenyataannya.  Si Kumbang ini tidak lebih dari seorang yang hanya "pandai" bertanya pada mbah Google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian setelah meredakan amarahnya &lt;span style="text-decoration:line-through;"&gt;dengan serangkaian meditasi yoga dan tapa brata&lt;/span&gt; disimaklah pertanyaan kawan seperjuangan ini dengan hati-hati dengan seksama. "Pelayanan Prima" kira-kira seperti itulah doktrin yang pernah ditancapkan dalam dalam di relung hatinya.  "Macro, makanan macam apa pula ini? ", dalam hati bersungut-sungut. Terngiang berulang di ujung otaknya yang dangkal. Menggema di sudut sudut ruang hatinya yang rapuh lagi sunyi. Halah lebay banget :D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dengan sabar si bunga memberikan gambaran permasalahan, Si Bunga meminjamkan sebuah buku kecil tentang macro sebagai bahan referensi. Hehe baik ya? Dan buku itu tetap tergeletak di tempatnya semalaman, karena Sang Kumbang kelelahan setelah lembur di malam panjang. Barulah keesokan paginya dibuka halaman demi halaman dengan rasa malas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Excel, aplikasi yang paling dibenci selama kuliahnya: 5 x 365 x 24 x 60 x 60 detik tanpa terlewatkan. Excel hanya disentuhnya ketika terpaksa mengerjakan analisa tugas akhirnya, itupun penuh dengan sumpah serapah sejuta topan badai. Pada intinya dengan sebelah mata dipandangnya aplikasi office Microsoft itu. Cuih!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tak lama kemudian,  di lembar-lembar halaman buku tipis kusut masai berdebu itu Sang Kumbang menemukan hal-hal yang sederhana dan menakjubkan. Bersemangat meloncat-loncat dari satu halaman ke halaman lain. Membaca dan mencoba. "Hm... ternyata macro dan excell itu powerfull", gumannya dalam hati berbinar binar. Dan terkesiap kemudian penyesalan: 5 x 365 x 24 x 60 x 60 detik dulu kemana aja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERIMAKASIH! Itu adalah kata yang terucap tulus tak putus-putus ditujukan kepada Si Bunga. Karena berkatnyalah Sang Kumbang diperkenalkan kepada sebuah 'teknologi' asyik yang bernama Macro di Excel 2007. Dan yang paling penting sekarang Sang Kumbang menyadari bahwa dari pertanyaan-pertanyaan yang seringkali dianggap remeh dan tidak pernah terpikirkan olehnya ternyata bisa menjadi pintu menuju pengetahuan yang baru. Ya, ini adalah proses belajar melalui pertanyaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya tidak satu - dua kali Sang Kumbang mengalami hal ini. Namun bodohnya, baru saja ia menyadarinya, bahwa pengetahuan-pengetahuan yang ia dapatkan selama ini adalah buah dari pertanyaan-pertanyaan kecil yang mengusiknya. Kemudian ketika ada orang yang dengan sukarela membantunya dalam proses belajar ini dengan menemukan pertanyaan-pertanyaan lain yang belum pernah terpikirkannya, mengapa harus menerima dengan sesak dada?  Mengapa harus merasa terganggu? Selain itu apa salahnya berbagi ilmu dan saling bantu kepada sesama? Secara tidak langsung kita belajar hal baru. Kalau kita sudah tahu, berarti kita sedang mengulang pelajaran lama. Ndak ada ruginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kisah ini adalah fiktif belaka yang ditulis dengan proses dramatisasi yang lebai :P.  Apabila ada kemiripan tempat, nama, dan kejadian hanyalah kebetulan semata. Btw, angan terlalu serius dan semoga dapat diambil manfaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu, dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Siapa yang menyelesaikan kesulitan seorang mu’min dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia, niscaya Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan niscaya akan Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat dan siapa yang menutupi (aib) seorang muslim Allah akan tutupkan aibnya di dunia dan akhirat. Allah selalu menolong hambanya selama hambanya menolong saudaranya. Siapa yang menempuh jalan untuk mendapatkan ilmu, akan Allah mudahkan baginya jalan ke syurga. Sebuah kaum yang berkumpul di salah satu rumah Allah membaca kitab-kitab Allah dan mempelajarinya di antara mereka, niscaya akan diturunkan kepada mereka ketenangan dan dilimpahkan kepada mereka rahmat, dan mereka dikelilingi malaikat serta Allah sebut-sebut mereka kepada makhluk disisi-Nya. Dan siapa  yang lambat amalnya, hal itu tidak akan dipercepat oleh nasabnya.&lt;/em&gt; (Riwayat Muslim - Arbain An Nawawi : 36)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-6583602222616248481?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/6583602222616248481/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/02/belajar-dari-pertanyaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6583602222616248481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6583602222616248481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/02/belajar-dari-pertanyaan.html' title='Belajar dari Pertanyaan'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i56.tinypic.com/6o2at3_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-4379485946867872477</id><published>2010-01-01T08:08:00.000-08:00</published><updated>2010-06-22T19:05:37.520-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Dia dan Ayahnya</title><content type='html'>Seiring bertambah dengan usia, dia semakin mirip dengan ayahnya. Bentuk wajah. Cara melihat. Cara berjalan. Perawakannya yang mulai gempal. Lengan yang mulai membesar. Suara yang keras. Dan juga karakter yang telah lama terpahat: watak yang keras seperti batu. Namun dia tidak begitu suka dengan hal itu. Dia tidak mau disamakan dengan ayahnya. Dia membenci jika seorang kerabatnya dalam sebuah acara pertemuan keluarga menyatakan takjubnya bagaimana dia sangat identik dengan ayahnya. Ya dia benci dan takut kepada watak ayahnya yang keras seperti batu itu yang ternyata diwarisinya tanpa sadar seiring waktu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya dengan anak-anak kebanyakan yang lain, yang lebih dekat dengan ibunya dibandingkan dengan ayahnya. Seperti itu juga dengannya. Yang mungkin sedikit berbeda, masa kecilnya dengan sang ayah tidak terlalu manis. Ia mengingat ayahnya sebagai sinis dan tidak demokratis. Ayah adalah amarah dan tak pernah mau salah. Ayah adalah aturan yang sangat arogan. Dingin yang paling kaku. Sulit untuk meluang waktu. Ayahnya sangat pandai bicara berdebat kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Sebaliknya dia lebih memilih bisu memendam bungkam. Tidak berani mengeluarkan pendapatnya. Kalau dia bicara maka, ujung gagang sapu kalau ayahnya mau, bisa bicara pada punggung badannya. Ya kata-kata gagang sapu tidak pernah bisa dia dengar. Tapi dia dapat mengingat rasanya: pedas membekas. Oleh karena itu ayahnya semakin jauh dan asing. Bagaikan raja yang terpenjara oleh kuasanya sendiri. Tidak seperti ibunya yang selalu hangat, seperti bidadari serupa malaikat juru selamat....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya itu adalah cara ayahnya memahat dirinya. Bukan berarti bahwa ayahnya tak sayang. Tapi tak ingin dia menjadi manja. Namun sang anak mulai banyak belajar dari ayahnya. Secara tidak langsung. Bagaimana amarah itu pecah. Bagaimana arogan itu dilawan. Bagaimana menjadi batu. Bagaimana berontak pada setiap bentak. Bagaimana menangkis gagang sapu atau bilah bambu. Sehingga tahu, harus ditangkis dengan bagian tubuh apa sehingga tidak terasa terlalu sakit. Lambat laun... pelajaran yang ditanam dalam dalam kini harus dipetik buahnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Ketika ia melihat ayahnya, sejatinya dia melihat dirinya sendiri. Menyedihkan. Dia menjadi arogan yang membeci arogansi. Dia absolut yang membenci anti absolut. Dia dingin yang paling beku. Dia batu yang paling legam seperti logam. Dia ledak yang memebenci setiap bentak. Ayahnya peluru dan dia adalah mesiu.Dia keras yang membenci kekerasan. Singkatnya dia adalah ayahnya. Membenci ayahnya ternyata sebenarnya adalah membenci dirinya sendiri....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mungkin di masa mendatang anaknya akan membenci dirinya sebagaimana dia tidak menyukai ayahnya. Itu jika dia terjebak pada masa lalunya dan mengulang menjadi ayahnya: arogan dan merasa perlu bicara lewat gagang sapu pada punggung anaknya daripada bicara dengan kata-kata dari hati ke hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, semoga belum terlambat untuk kita memetik pelajaran dari kisah ini dan memperbaiki diri. Entah itu mereka yang sudah atau akan menjadi Ayah dan mereka yang sedang menjadi Anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman (artinya): &lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;"Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya…."&lt;/strong&gt;, &lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;hingga akhir ayat berikutnya : &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;strong&gt;"Mereka itulah orang-orang yang kami terima dari mereka amal yang baik yang telah mereka kerjakan dan kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga. Sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka."&lt;/strong&gt; (QS. Al Ahqaf 15-16)&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-4379485946867872477?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/4379485946867872477/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/01/dia-dan-ayahnya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4379485946867872477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4379485946867872477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2010/01/dia-dan-ayahnya.html' title='Dia dan Ayahnya'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-5700412557851691436</id><published>2009-12-30T02:32:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.467-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Nilai Rasa "JANCUK"</title><content type='html'>Sekali-kali saya menulis sesuatu yang "dewasa" boleh kan? Topik kali ini adalah tentang mengumpat, tentang kata kata makian yang sering diucapkan sehari-hari namun manusia menganggapnya sesuatu yang wajar. Entah hilang nilai rasa kata tersebut atau malah manusia yang semakin tidak peka rasa? Namun begitu tidak ada maksud saya untuk membudayakan mengucap kata makian. Minimal untuk mengingatkan diri sendiri.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sudah hampir setahun saya di Pasuruan Jawa Timur. Selain akrab dengan pecel dan rawon serta dialek Suroboyoan yang menurut saya lebih egaliter dari pada dialek Jawa Jogja Solo yang berbau feodal, saya juga akrab mendengar kata-kata makian yang demikian populer di seantero Jawa: JANCUK.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Peringatan, Anak-anak dibawah umur sebaiknya jangan baca dulu ya.... :)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Kata jancuk seringkali diucapkan baik dalam keadaan memaki yang sebenarnya, emosi, luapan rasa heran, sampai panggilan akrab kepada teman karib. Aneh ya? Ketika mereka marah, mereka mengumpat, "DJIANCOEK!". Namun pada saat menyapa sahabat mereka juga menggunakannya,  "Yok opo cuk?". Artinya "Bagaimana, Cuk?". "Cuk" disini digunakan untuk kata ganti teman yang disapa dan juga kependekan dari jancuk. Kalo di Semarang mungkin sejenis, "Piye kabarmu,Su?". "Su" disini kependekan dari asu yang artinya anjing. Namun dipakai sebagai sapaan bahasa pergaulan teman akrab. Lalu bagaimana kita tahu itu berwujud emosi atau keakraban? Kita bisa tahu mereka maksud mereka untuk memaki atau tidak memaki dari mimik muka mereka dan nada bicara. Paham kan?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kata jancuk bukan semata mata milik orang tua. Tua-muda, pria-wanita, bahkan anak-anak tak jarang mengucapkan kata-kata ini. Penasaran, maka saya tanyakan kepada mereka, Apa sih arti kata jancuk? Tentunya saya tanyakan kepada anak remaja dan teman-teman sekitar yang sepantaran. Menanyakan kepada orang tua? Sebagai anak yang dibesarkan di lingkungan "jawa tengah", saya merasa tidak pantas untuk bertanya hal itu kepada orang tua. Dan ternyata saya menemukan kenyataan bahwa sebagian besar anak anak atau teman-teman yang bahkan asli Jawa Timur, tidak mengerti arti kata jancuk. Biasanya mereka hanya menjawab, "Itu kata kasar untuk memaki." tanpa tahu arti kata itu. Untuk kasus ini saya menanyakan kepada teman saya yang asli Madiun dan Jombang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namun akhirnya saya dapatkan juga arti kata jancuk. Jancuk berasal dari kata diancuk, di + ancuk. Yang artinya disetubuhi. Kalau dalam bahasa inggrisnya mungkin bisa disamakan dengan kata makian "fuck you". Hm, kasar ya? Tidak. Tidak kasar. Tapi kasar sekali. Namun anehnya kata itu akrab diucap remaja bahkan anak-anak yang tak jarang tidak tahu artinya. Mereka mengucapkan karena hanya ikut-ikutan orang-orang yang lebih dewasa. Dan akhirnya menjadi suatu budaya wajar, kalau mau mengumpat ya mengeluarkan kata jancuk.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kasus seperti ini pernah juga saya alami di Semarang. Dulu waktu saya kecil saya sering mendengar teman-teman saya yang lebih dewasa mengumpat "Teke". Contohnya, "Teke, ngono wae ra iso".  Artinya, "Teke, begitu aja tidak bisa". Ketika saya tanyakan kepada mereka, tidak ada yang tahu. Dan akhirnya saya baru tahu kalo teke itu kependekan dari uteke yang artinya otaknya. Jadi kalimat yang tadi bisa diartikan, "Otaknya gimana sih, gitu aja ga bisa". Ampun deh, kasar banget ya?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Akhirnya sedikit berteori: frekuensi pengucapan kata-kata kasar berbanding terbalik dengan nilai rasa dan kepekaan kita. hehehehe. Artinya ketika kata-kata kasar seperti itu semakin sering diucapkan, maka nilai rasa "tabu" kata itu akan hilang, selain itu kepekaan kita pun semakin tumpul. Singkatnya kita akan terbiasa. Tidak ada lagi rasa tidak enak, tidak ada lagi rasa tidak sopan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah sedikit mengasah kepekaan dan nilai rasa yang masih tersisa, masih pantaskah kita mengucapkan kata-kata seperti itu? Masihkan kita turut me''wajar"kan kata-kata seperti itu sebagai bahasa pergaulan? Sehingga secara tidak langsung memberikan "teladan" buruk bagi yang lain. Tentunya ini tidak hanya terbatas dengan kata "jancuk" saja.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dan relakah kita mendapati anak-anak kita nantinya, atau keponakan kita, sanak saudara kita (atau bahkan kita sendiri) terbiasa dengan kata-kata seperti itu tanpa ada rasa tidak sopan bahkan mengucapkan kata-kata seperti itu tanpa tahu artinya? Terbawa arus pergaulan yang menganggap wajar umpatan kasar?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." (QS Al Israa:36)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dan apakah kita yakin ketika kata-kata seperti itu diucapkan tidak menyinggung perasaan meski diucapkan dalam suasana penuh "keakraban" ?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela." (QS Al Humazah:1).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim." (QS Al Hujurat:11)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tulisan ini setidaknya sebagai nasihat kepada diri sendiri. Wallahu a'lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-5700412557851691436?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/5700412557851691436/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/12/nilai-rasa.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/5700412557851691436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/5700412557851691436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/12/nilai-rasa.html' title='Nilai Rasa &amp;quot;JANCUK&amp;quot;'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-7603542820175763955</id><published>2009-12-28T04:23:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.458-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Mungkin yang Terbaik</title><content type='html'>"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 216)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kepada Tuhan, seringkali manusia meminta sesuatu yang tidak pernah ia tahu. Ia pikir yang ia minta adalah pasti yang terbaik untuknya. Tanpa malu-malu kepada Yang Maha Pengasih lagi Penyayang cita-cita yang tinggi disematkan pada rapal doa yang dipanjatkan siang dan malam. Tak hanya doa, segenap usaha bersipayah dicurahkan, menandakan kesungguhannya. Namun ketika tidak diberi atau diberi namun tidak sesuai dengan harapan, maka sebilah prasangka ia asah tajam-tajam, kemudian dihunuskan diam-diam kepada Yang Maha Mengetahui.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Saya tidak pernah tahu bahwa Tuhan melarang hamba-Nya untuk berdoa kepada-Nya. Bahkan Allah Subhanahu Wata'ala, Rabb Semesta Alam menganjurkan kepada hambanya untuk berdoa kepada-Nya, "Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina'." (Al Mu'min:60).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bahkan jika kita tidak mau berdoa kepada Allah, maka seperti hamba yang angkuh. Seolah-olah mereka tidak butuh Tuhan dan meniadakan kuasa Allah Azza Wa Jalla. Semoga kita tidak seperti itu.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sekarang pertanyaannya siapkah kita untuk ditangguhkan atau bahkan ditolak doa-doa kita yang beriringan dengan susah payah usaha? Masalahnya kadang kita tidak cukup lapang dada ketika doa kita tidak atau belum menjadi nyata. Kecewa kepada Tuhan. Apalagi jika harapan terlalu tinggi. Karena jatuhnya terasa sakit sekali.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Berangkat dari kecewa, kita sering lupa melihat diri. Bisa jadi doa kita tidak diterima atau masih ditangguhkan karena kita masih bergelimang dosa. Atau bahkan itu yang terbaik buat kita! Yup, Allah lebih mengetahui yang terbaik buat kita bukan? Mungkin memang jalan kita bukan seperti doa kita. Mungkin dibalik belum terwujudnya do'a kita tersembunyi kehendak Allah yang akan membuat perubahan besar dalam perjalanan hidup kita menjadi lebih baik. Setidaknya kita bisa belajar untuk sabar dan ikhlas.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tidakkah pernah kita berpikir jika ternyata dengan terkabulnya doa kita, bisa membuat kita menjadi mudah lupa diri, tidak bersyukur dan menjadi penyebab kehancuran keyakinan kita yang semula lurus?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dari Abu Said Radhiallahu Anhu dia berkata bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, "Tidak ada seorang muslim pun yang berdoa dengan satu doa kepada Allah, yang mana doanya tidak mengandung dosa dan pemutusan silaturahmi, kecuali karenanya Allah akan memberikan kepadanya salah satu dari tiga perkara: Akan disegerakan pengabulan doanya, ataukah akan disimpankan untuknya di akhirat, ataukah akan dihindarkan darinya kejelekan yang semisalnya.” Mereka (para sahabat) berkata, "Kalau begitu kami akan memperbanyak doa," maka beliau bersabda, "Allah akan lebih banyak lagi memberikan." (Hadits Riwayat Ahmad)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jadi, mengapa tidak kita lapangkan dada kita dengan mengatakan bahwa ini mungkin yang terbaik untuk kita dan senantiasa berdoa dan berusaha semoga senantiasa diberikan yang terbaik dari Allah? Dan Rasulullah adalah sebaik-baik teladan dalam berdoa kepada Allah.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Wallahu a'lam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-7603542820175763955?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/7603542820175763955/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/12/mungkin-yang-terbaik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7603542820175763955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7603542820175763955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/12/mungkin-yang-terbaik.html' title='Mungkin yang Terbaik'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-692083744126780771</id><published>2009-12-21T01:18:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.451-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Bunga di Hati Bunda</title><content type='html'>&lt;img style="border:0 none;" src="http://i49.tinypic.com/hssuc0.jpg" border="0" alt="" width="408" height="306" /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bukan dalam rangka menyambut hari ibu. &lt;a href="http://purwanindita.wordpress.com/2008/12/22/kita-butuh-hari-ibu/" target="_self"&gt;Memang kita butuh hari ibu&lt;/a&gt;? Dan saya juga orang yang tidak suka dengan acara ulang tahun. Hanya saja, wanita itu ingin dimengerti. Wanita juga suka sekali diberikan perhatian. Meskipun sekedar perhatian kecil terhadap hal yang remeh, semisal ingat kepada hari ulang tahunnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Dan ibu saya termasuk dalam makhluk halus yang bernama wanita (Ya... halus perasaannya) yang bertambah usianya satu tahun pada tanggal 19 Desember yang lalu. So, karena wanita suka diberi perhatian, maka saya coba memberikan kejutan berupa bingkisan bersahaja yang bernama perhatian di usia beliau yang sudah menginjak kepala 4.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bingkisan bersahaja itu dimulai dengan kepulangan tiba-tiba ke Semarang. "Assalamualaikum. Met ultah... mau hadiah ga? Kalo mau bukain pintu pagar dong....",kata saya lewat telepon di depan pagar rumahku setengah manja. Hehe, Alhamdulillah sudah tercipta lengkung senyum yang mengembang lepas yang menyambutku.... Manis sekali. Yup, ibuku memang cantik. Dan senyum itu semakin manis, ketika adikku memberikan kado cantik bagi ibunda. Alhamdulillah.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hari itu dirasa semakin indah oleh bunda, ketika sebuah roti tart datang ke rumah. Hohoho siapa ini yang kirim? Saya memang tidak suka acara ulang tahun. Tapi kalo makan roti tart hehehe jangan ditanyalah. Nyam nyam nyam.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kemudian sepanjang hari yang penuh dengan senyum itu kami tutup dengan nonton dan makan bareng. "Sang Pemimpi"nya Andrea Hirata dan Sop Buntut Lombok Ijo jadi pilihan kami. Sayang, ayahanda masih ada di Bangka tidak bisa berbagi hari itu dengan kami.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Yah, itulah sepenggal cerita hari istimewa yang membuat hati bunda berbunga-bunga. &lt;span style="text-decoration:line-through;"&gt;Tentu&lt;/span&gt; Insya Allah, salah satu bunga di hati bunda adalah bingkisan sederhana dari saya. Dari anak lelakinya yang paling tampan ini... :D dengan sekuntum rindunya. Yup, from Grati with love.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Btw, Dengan bertambahnya usia beliau berarti berkurang pula umur beliau dari jatah umur yang diberikan kepada Allah kepada beliau. Wallahu a'lam. Artinya, semakin pendek kesempatan waktu untuk berbakti kepada beliau. Dan bila ternyata saya yang harus terlebih dahulu menghadap-Nya? Ah... seandainya setiap hari saya senantiasa bisa menanam bunga di hati bunda....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-692083744126780771?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/692083744126780771/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/12/bunga-di-hati-bunda.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/692083744126780771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/692083744126780771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/12/bunga-di-hati-bunda.html' title='Bunga di Hati Bunda'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i49.tinypic.com/hssuc0_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-1359246569811221566</id><published>2009-12-07T04:42:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.438-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Alumnus STT Telkom ?</title><content type='html'>&lt;img style="border:0 none;" src="http://i49.tinypic.com/s2yuts.jpg" border="0" alt="" width="378" height="169" /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sepertinya pendiri PPHI (Perhimpunan Pedagang Handphone ITC) Kebon Kelapa Bandung ini adalah alumnus Sekolah Tinggi Teknologi Telkom (STT Telkom) Bandung :) . Terbukti dengan menggunakan logo almamaternya sebagai logo PPHI. Hehehehe. Bercanda. Sayangnya sekarang logo STT Telkom telah berubah seiring dengan perubahan &lt;a href="http://www.stttelkom.ac.id/" target="_self"&gt;STT TELKOM&lt;/a&gt; menjadi Institut Teknologi TELKOM ( &lt;a href="http://www.ittelkom.ac.id/" target="_self"&gt;IT TELKOM&lt;/a&gt; ). Jadinya ga sama lagi dech... :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-1359246569811221566?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/1359246569811221566/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/12/alumnus-stt-telkom.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1359246569811221566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1359246569811221566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/12/alumnus-stt-telkom.html' title='Alumnus STT Telkom ?'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i49.tinypic.com/s2yuts_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-8916072701340913467</id><published>2009-12-02T00:18:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.430-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Terboyo Semarang: Was Was</title><content type='html'>&lt;img style="border:0 none;" src="http://i49.tinypic.com/4hqt82.jpg" border="0" alt="" width="408" height="237" /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Inilah potret terminal Terboyo Semarang yang saya ambil beberapa waktu lalu ketika balik Semarang. Sangat menyedihkan, terminal "kebanggaan" kami rusak dilanda banjir Rob. Rob ini adalah  limpasan air laut ke daratan yang terjadi setiap kali air laut pasang.  Btw ini terminal atau pelabuhan? Hehehe. Lihat, bus yang di tengah aja sampai was-was gitu... Pastinya pemerintah kota Semarang lebih risau dong.... Mudah-mudahan tidak seperti lagu lama: &lt;em&gt;"Semarang kaline banjir aja sumelang aja dipikir... " &lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-8916072701340913467?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/8916072701340913467/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/12/terboyo-semarang-was-was.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8916072701340913467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8916072701340913467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/12/terboyo-semarang-was-was.html' title='Terboyo Semarang: Was Was'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i49.tinypic.com/4hqt82_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-1468100035455907783</id><published>2009-11-13T02:08:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.417-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Cukup Untuk Hidup ?</title><content type='html'>Perbincangan ini dimulai setelah saya mencoba untuk membandingkan pengeluaran saya dengan teman satu kantor, dan satu kos. Sebuah diskusi kecil-kecilan yang dimulai dengan pertanyaan, "Kamu sebulan sekali ngambil atm berapa?" (buset dah atm diambil... :D ). Saya yang terbiasa tidak pernah hitung-hitung pengeluaran saya setiap bulannya, mulai khawatir barangkali saya terlalu boros, meskipun tidak pernah sampai besar pasak daripada tiang. Masih ada saja sisa yang ditabung. Alhamdulillah.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bulan ini memang saya mencoba untuk bertahan hidup dengan uang 500ribu. Dan ternyata, sekarang sudah menipis. Saya berusaha hitung-hitung sederhana dengan asumsi sebulan 30 hari.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Bayar kos sebulan Rp 200.000 (sudah termasuk biaya cuci pakaian kecuali daleman :D , listrik, iuran galon minum, dan bebas masak mie pake kompor gas ibu kost :P ).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Makan dianggap saja sehari Rp 10.000 yang pasti sudah sehat dan mencakup 3 kali makan X 30 hari = Rp 300.000. Ini untuk kasus irit makan murah meriah hehe :) .&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Itu saja udah 500 ribu sendiri. Dan ternyata... saya masih butuh biaya untuk pulang Semarang (target sebulan sekali) anggap aja Rp 200.000 pulang balik Pasuruan Semarang. Kemudian untuk beli pulsa??? DOH! Belum lagi ada biaya-biaya tak terduga lainnya :( .&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Kalau untuk berkeluarga gaji kita yang sekarang cukup ga ya?", celetuk teman saya. Saya tersenyum, ternyata dia sudah berpikir mau nikah segala hehehe. "Kalau untuk biaya anak-anak cukup juga ga ya?". Tak bisa menahan tawa saya, "Ga cukuplah. Kamu sudah berpikir punya anak segala hehe, kita saja belum diangkat jadi pegawai, masih prajabatan begini kekekeke". Kemudian dengan mimik wajah yang tak berubah dia berkata, "Bukan kita tapi buat yang lain...". Terhenyak. Sunyi. Saya merasa ditusuk.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Disana masih ada pegawai yang mungkin penghasilannya sama atau bahkan lebih rendah dari kami. Dan mereka masih memikirkan keluarga anak-anak mereka. Bahkan bagi mereka yang tidak menyandang gelar "pegawai" seperti tukang becak, tukang sayur, kuli bangunan... Mereka-mereka yang merasa cukup bertahan dan bersyukur dengan apa yang mereka dapatkan dan berusaha untuk yang lebih baik. Jerih payah dan doa semoga senantiasa mendapat yang berkah.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Akhirnya secara sederhana saya simpulkan dari bincang-bincang singkat ini adalah: cukup tidak cukup penghasilan kita adalah tergantung gaya hidup kita sendiri. Gaji 5 jutapun kalo gaya hidup kita seperti orang yang gajinya 10 juta pastinya akan merasa selalu kurang. Coba kita lihat para koruptor, yang gajinya berpuluh-puluh juta, masih saja mereka masih saja "mencari-cari". Karena apa? Ya gaya hidup mereka yang bermasalah, sehingga selalu merasa kurang. Namun coba kita lihat petani, buruh, guru, gaji mereka tidak banyak, namun mereka bisa cukup. tak jarang mampu mengantarkan keberhasilan ke anak-anak mereka. Kesimpulan ini bukan sesuatu yang baru, tapi seringkali kita lupa ketika tidak bisa menahan keinginan kita untuk berperilaku konsumtif.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Seperti diingatkan oleh Allah dengan caraNya yang tidak saya sangka-sangka. Kemudian tiba-tiba saja saya merasa begitu angkuh.... Sering memandang ke atas dan jarang melihat sekitar apalagi ke bawah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-1468100035455907783?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/1468100035455907783/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/11/cukup-untuk-hidup.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1468100035455907783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1468100035455907783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/11/cukup-untuk-hidup.html' title='Cukup Untuk Hidup ?'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-1273496271053434427</id><published>2009-10-21T05:41:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.409-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>L.U.M.A.Y.A.N.</title><content type='html'>&lt;img style="border:0 none;" src="http://i33.tinypic.com/1zdt8jt.jpg" border="0" alt="" width="408" height="306" /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;strong&gt;L&lt;/strong&gt;alapan ayam kampung khas utama. &lt;strong&gt;U&lt;/strong&gt;ntuk semua konsumen. &lt;strong&gt;M&lt;/strong&gt;ari berdoa sebelum makan. &lt;strong&gt;A&lt;/strong&gt;gar bisa menikmati hidangan yang kami sajikan. &lt;strong&gt;Y&lt;/strong&gt;ang sudah menikmati kami sampaikan terimakasih. &lt;strong&gt;A&lt;/strong&gt;pabila ada kekurangan mohon saran. &lt;strong&gt;N&lt;/strong&gt;ikmat di perjalanan kami doakan selamat sampai tujuan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hehehe ada-ada aja. Kreativitas ini bisa anda temukan di sebuah rumah makan di Jalan Martopuro 195 Purwosari Pasuruan :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-1273496271053434427?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/1273496271053434427/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/10/lumayan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1273496271053434427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1273496271053434427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/10/lumayan.html' title='L.U.M.A.Y.A.N.'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i33.tinypic.com/1zdt8jt_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-518055600369888307</id><published>2009-10-19T08:20:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.402-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>"SOYO": Ketika Tetangga Mengeluh</title><content type='html'>Dusun Semambung, Grati, Pasuruan, di siang yang terik, saat sedang panas-panasnya menyengat kulit-kulit manusia yang sengaja menantang pijar nan dipancar matahari. Sekelompok manusia sedang bekerja sama demi sebuah hajat pribadi seseorang di antara mereka. Tanpa pamrih, tanpa dibayar. Karena uang berapa pun besar nilainya tidak mampu membalas seseorang yang paling pertama mengurus mereka ketika mereka meninggal dunia, dibandingkan dengan sanak saudara yang paling kandung yang mereka miliki. Ya seseorang itu -si empunya hajat- tidak lain dan tidak bukan adalah tetangga mereka.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;"Soyo", demikian warga dusun Semambung mencoba menjelaskan. Yaitu ketika seorang dari tetangga mereka mengeluh tentang kesulitan mereka, maka yang lain akan berkerja sama bergotong royong  membantunya tulus: penuh dan utuh. Indah bukan? Peka rasa dan begitu mulia. Ini berbeda dengan peradaban angkuh yang acuh tak acuh dan sering mengukur semua dengan materi, menghitung-hitung untung dan rugi bahkan untuk sebuah sedekah. Mereka yang bersahaja ini ternyata lebih mampu memaknai arti hidup bertetangga dengan sebuah sikap penuh adab. Apalagi kalau bukan tradisi "peduli" terhadap sesamanya?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kali ini  adalah dalam rangka membantu tetangga yang sedang membutuhkan tenaga untuk membangun rumahnya. Mereka bekerja sama membantu atas nama pribadi, atau nama organisasi seperti pemuda masjid / karang taruna. Mulai dari mengaduk semen, menata bata, menyusunnya, dan lain-lain. Sekali lagi tanpa pamrih. Sekedar sambung rasa untuk meringankan beban tetangga. Cukuplah sekedar makan siang ala kadarnya dan sehisapan linting tembakau (sayangnya... :( ) yang disediakan oleh sang empunya hajat juga basa basi yang tak pernah basi untuk tawa renyah yang selalu bisa mencairkan suasana dan membuang rasa letih. Adapun uang lelah yang diberikan masuk ke dalam kas dusun atau kas organisasi masjid dan digunakan untuk kepentingan umum. Selain itu si empunya hajat hanya mengeluarkan uang untuk membeli bahan bangunan dan menyewa alat-alat.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Meskipun bukan sesuatu yang baru, karena saya sendiri pernah mendengar hal serupa dengan nama yang berbeda di beberapa daerah lain seperti "sambatan", "gugur gunung" dan lain lain. Tapi itu hanya mendengar dari guru dan membaca dari lembar-lembar kertas kusam buku-buku pelajaran waktu sekolah dulu. Dan sekarang saya melihatnya dengan mata kepala saya sendiri. Subhanallah.&lt;br/&gt;Mereka bisa. Sekarang mampukah kita seperti mereka?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Sebaik-baik teman di sisi Allah adalah orang yang paling baik terhadap temannya, dan sebaik-baik tetangga di sisi Allah adalah orang yang paling baik terhadap tetangganya."&lt;em&gt; &lt;/em&gt;(Hadits riwayat At Tirmidzi, dari sahabat Ibnu Umar, dishahihkan Asy Syaikh Al Albani dalam Al Adabul Mufrad no. 115 )&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sahabat Ibnu umar berkata: "Telah datang kepada kita suatu zaman, dimana dahulu tidak ada seorang pun yang mengutamakan dinar dan dirhamnya (jenis mata uang -pen) dibandingkan saudaranya muslim, namun sekarang dinar dan dirham lebih kita cintai dibanding saudaranya yang muslim. Padahal aku mendengar Rasulullah bersabda: "Betapa banyak kelak pada hari kiamat seseorang yang nasibnya bergantung dengan tetangganya. Ia berkata kepada Rabb-nya: Yaa Rabb-ku! Orang ini telah menutup pintu bagiku, sehingga mencegahnya untuk berbuat baik." (Al Adabul Mufrad no. 111, dishahihkan Asy Syaikh Al Albani)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-518055600369888307?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/518055600369888307/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/10/ketika-tetangga-mengeluh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/518055600369888307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/518055600369888307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/10/ketika-tetangga-mengeluh.html' title='&amp;quot;SOYO&amp;quot;: Ketika Tetangga Mengeluh'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-1955724148506326046</id><published>2009-05-09T08:51:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.394-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Free Laptop from Ericsson</title><content type='html'>Apa anda pernah mendapatkan email seperti ini ?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dear All,&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ericsson is distributing free laptops for their brand promotion. They hope to increase their popularity and sale by this campaign. All you need to do is send an email about this promotion to 8 people and you will receive an Ericsson T18 Laptop.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;However, if you send an email to 20 or more people, you will receive an Ericsson R320 Laptop. Make sure you send a copy to: anna.swelung@ericsson.com&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;With Regards,&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;N.kousik [IT-Manager-RCG]&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;img style="border:0 none;" src="http://i54.photobucket.com/albums/g86/abal-abal/se.jpg" border="0" alt="" width="NaN" height="NaN" /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jangan mau tertipu!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ericsson T18:&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://www.gsmarena.com/ericsson_t18s-116.php" target="_self"&gt;http://www.gsmarena.com/ericsson_t18s-116.php&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Erricsson R320:&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://www.gsmarena.com/ericsson_r320-194.php" target="_self"&gt;http://www.gsmarena.com/ericsson_r320-194.php&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;A message from Ericsson:&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://www.ericsson.com/ca/hoax.shtml%20" target="_self"&gt;http://www.ericsson.com/ca/hoax.shtml &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-1955724148506326046?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/1955724148506326046/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/05/free-laptop-from-ericsson.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1955724148506326046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1955724148506326046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/05/free-laptop-from-ericsson.html' title='Free Laptop from Ericsson'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-730723717667473502</id><published>2009-05-07T00:19:00.000-07:00</published><updated>2012-02-14T20:43:36.812-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Single Fighter ?</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Single Fighter&lt;/i&gt;. Terdengar &lt;i&gt;cool&lt;/i&gt; ? Hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Single Fighter&lt;/i&gt; adalah sebuah istilah waktu jaman saya kuliah yang menggambarkan seseorang yang berjuang sendiri dalam membuat tugas kelompok. Baik secara terpaksa, karena kurang bisa gaul, atau sekedar ingin unjuk kemampuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Terpaksa? Ya karena teman-teman satu kelompoknya tidak tahu cara membuat program atau tidak mau tahu dan tidak mau mengambil tanggung jawabnya. Unjuk kemampuan? Kalau ini karena merasa atau tidak, kemampuan dia di atas rata-rata, jagoan, jenius, program macam apapun jadi, kalau perlu program kelompok lain dia yang membuatkan. Sayangnya dia kurang bisa atau malah tidak mau untuk &lt;i&gt;transfer&lt;/i&gt; ilmu ke teman-temannya. Kurang gaul? Karena dia termasuk makhluk asosial mungkin... hihihi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau bagaimanapun semua alasan itu sama-sama menyedihkan. Bagaimana tidak? Apakah anda ingin mendapat sebuah tim kerja yang tidak solid? Yang tidak mau tahu tanggung jawabnya? Ataukah anda ingin menjadi orang yang ingin pamer dengan unjuk kemampuan? Atau anda ingin menjadi orang yang tidak bisa atau pelit berbagi ilmu kepada sesama? Semua pilihan di atas adalah pilihan yang menyedihkan bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi akhirnya seseorang teman lama menyatakan bahwa &lt;i&gt;"team work is better than single fighter"&lt;/i&gt;. Yup, kerjasama tim yang baik menunjukkan secara tidak langsung bahwa mungkin kita memiliki teman atau bahkan dikelilingi oleh teman-teman yang baik, yang &lt;i&gt;care&lt;/i&gt;, yang mau &lt;i&gt;sharing&lt;/i&gt;, yang bisa memberikan cara pandang yang luas dan pelajaran hidup yang mencerahkan tentang arti sebuah tanggung jawab. Baik Tanggung jawab secara personal dan maupun tim. Atau bisa jadi kita adalah seseorang yang memiliki kemampuan itu sebagian atau bahkan semuanya, sehingga memberikan manfaat bagi sesama. Akhirnya jika anda seperti kondisi yang telah saya jabarkan dalam paragraf akhir ini... maka syukurilah sebagian kecil anugrah dari &lt;i&gt;Rabb&lt;/i&gt;-mu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Walhamdulillah&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-730723717667473502?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/730723717667473502/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/05/single-fighter.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/730723717667473502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/730723717667473502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/05/single-fighter.html' title='Single Fighter ?'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-3985729211792237596</id><published>2009-04-15T00:35:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.377-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Memilih TIDAK MEMILIH</title><content type='html'>Pemilihan Umum untuk wakil rakyat telah berlalu. Hingar bingar kampanye masih menyisakan sedikit sampah-sampah bendera partai, poster-poster, foto-foto caleg, dan segala atribut partai di sekitar kita. Entah itu di dinding pagar rumah, pohon-pohon peneduh jalan maupun di berbagai fasilitas umum. Sebuah potret yang kurang simpatik. Sama sekali sangat bertolak belakang dengan janji-janji manis yang sok simpatik yang dilontarkan para calon wakil rakyat di atas podium-podium di sela-sela selingan musik dangdut ....&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Btw, saya pribadi ucapkan terimakasih kepada bapak-bapak Satpol PP yang berusaha menertibkan segala atribut kampanye partai baik sebelum, semasa, dan sesudah masa kampanye. Berikut semua orang yang mau ambil bagian untuk menjaga lingkungannya....&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Bicara tentang pemilihan umum 2009, maka kita akan mendapatkan kenyataan bahwa Golput semakin meningkat secara signifikan. Menurut &lt;a href="http://www.inilah.com/berita/2009/04/10/97648/lp3es-rekor-golput-2009-fantastis/" target="_self"&gt;penelitian dari LP3ES&lt;/a&gt;, Pemilihan Umum 2009 meraih rekor golput yang fantastis, menembus angka 30%. Alternatif pilihan partai yang semakin banyak tidak menekan angka golput. Sungguh ironis, ketika partai semakin banyak, golput juga semakin meningkat...&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika anda menganut paham Demokrasi, maka selayaknya anda menghormati hak pilih orang lain. Bahkan ketika mereka memilih untuk tidak memilih. Bagaimana bisa anda memaksa untuk memilih orang yang mewakili kita di parlemen, dalam keadaan kita tidak mengenalnya orangnya, track recordnya, tidak mempercayainya karena -seperti yang sudah-sudah- biasanya hanya mengumbar janji tanpa bukti dan diperparah dengan korupsi untuk mengembalikan modal awal untuk politik uang di masa-masa kampanye.... Dan yang lebih prinsip, bahwa bagaimana anda akan memaksa orang yang tidak percaya pada sistem yang ada?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Apatis? Terserahlah, tapi ini adalah ekspresi yang harus anda hormati dan anda hargai jika anda mengaku sebagai orang yang demokratis. Demokrasi seharusnya memberikan ruang sebebas-bebasnya untuk memilih baik memilih untuk memilih maupun memilih untuk tidak memilih. Ini adalah sikap sebagai harga tawar yang tinggi terhadap poli tikus dan calon legislatif yang terhormat. Dan bagi sebagian orang ini adalah perlawanan terhadap hukum manusia bernama demokrasi yang tidak barokah yang menyatakan bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan! Gila apa, kalo mayoritas rakyatnya rusak apakah berarti sedemikian suara Tuhan tersebut juga rusak? Maha suci Allah dari pernyataan kufur itu. Adalah kepastian yang jelas bahwa suara Tuhan adalah Firman-Nya dalam Kitab Suci sesuai dengan apa yang dijelaskan sabda Nabi Sholallahu 'Alaihi Wasallam. Lantas mengapa mayoritas suara makhluk merasa bisa mewakili suara Sang Khaliq?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-3985729211792237596?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/3985729211792237596/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/04/memilih-tidak-memilih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3985729211792237596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3985729211792237596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/04/memilih-tidak-memilih.html' title='Memilih TIDAK MEMILIH'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-4955342909347933654</id><published>2009-03-29T02:25:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.368-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Grati, Di Sini Aku Berdiri</title><content type='html'>&lt;img src="http://i54.photobucket.com/albums/g86/abal-abal/grati.png" border="0" alt="" /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah jungkir balik selama 3 minggu diklat prajabatan di Kopassus, akhirnya pertanyaan itu terjawab sudah. Grati: di sinilah aku (akhirnya) berdiri.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Ya, saya berdiri di antara padang ilalang sejauh mata memandang, di tepian laut menghadap ke selat Madura. Sembari menikmati udara pantai yang panas sekaligus lingkungan pedesaan nan asri. Saya berdiri di antara masjid-masjid yang tak sepi dari jamaahnya di antara 5 waktu gema adzan. Saya berdiri dipeluk rasa tenang dari jauhnya hiruk pikuk bising kota. Saya berdiri dilambai sapa ramah tamah masyarakat nan bersahaja.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sebenarnya, sampai ketika SK penempatan itu keluar, Grati masih merupakan kata yang sangat asing. Sampai akhirnya saya menjejakkan kaki di sebuah kecamatan kecil di kabupaten Pasuruan, Jawa Timur... di tepi alan raya Surabaya-Probolinggo km 73, seolah menjadi saksi sebuah awal langkah baru.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;em&gt;Bismillahirrohmanirrohim....&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-4955342909347933654?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/4955342909347933654/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/03/grati-di-sini-aku-berdiri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4955342909347933654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4955342909347933654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/03/grati-di-sini-aku-berdiri.html' title='Grati, Di Sini Aku Berdiri'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-6660893100251936546</id><published>2009-02-02T02:02:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.361-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Ketika Mohon Pamit....</title><content type='html'>&lt;img src="http://i36.tinypic.com/2ep5ws1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Akhirnya Jum'at sore 30 Januari, saya mohon pamit kepada temen-temen kantor setelah beberapa waktu lalu mengajukan pengunduran diri. Saya pikir proses ini akan sangat mudah berjalan. Btw, ternyata cukup berat juga untuk menyembunyikan raut kesedihan. Meski cuma 3 bulan, namun ternyata cukup dalam. Terserah bagi yang menganggap saya sekedar mampir dan berlalu. Biasa memang... ada yang datang ada yang pergi...&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Namun bagi saya ini sangat amat berbeda. Mungkin karena baru pertama kali kerja. Meski singkat, namun saya benar-benar belajar bagaimana berdedikasi di lingkungan kerja. All out! Lembur-lembur malam yang panjang, tawa bareng mitra kerja, traktir mentraktir,makan bareng, salat berjamaah, belajar menghadapi pelanggan, belajar sesuatu yang baru antara gesa dan sabar, serta lingkungan kerja yang sangat akrab, kompak, dan nyaman. &lt;em&gt;Subhanallah, &lt;/em&gt;ini begitu berwarna! Meski di satu sisi benar-benar menahan rindu berat untuk Semarang sepanjang 1 pekan, sepanjang jalur kereta Kaligung jurusan Stasiun Tegal-Poncol....&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Akhirnya ada yang sembab beriringan dengan rerintik gerimis langit Semarang yang lembab. Dan saya bergegas pergi menyembunyikan sesak yang nyaris terisak di balik terpal becak....&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tegal, terimakasih dan sampai jumpa lagi....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-6660893100251936546?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/6660893100251936546/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/02/ketika-mohon-pamit.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6660893100251936546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6660893100251936546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/02/ketika-mohon-pamit.html' title='Ketika Mohon Pamit....'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i36.tinypic.com/2ep5ws1_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-8539387115060714897</id><published>2009-01-28T00:35:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.353-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Fatwa Rokok Haram</title><content type='html'>Rokok haram? Gile loe bro? Kaya kurang kerjaan aja... mending ngurusin rakyat kecil yang melarat, kelaparan, ini malah bikin fatwa yang tidak produktif. Coba bayangin kalo pabrik rokok ditutup, sekian orang jadi pengangguran. Mau? Mau? Mau? Lagian ntu kyai-kyai juga banyak yang ahli hisap. Udahlah jangan sok suci... yang ngrokok ya ngrokok.... yang nggak ya nggak... gitu aja kok repot. Ga usah ngurusin urusan orang lain. Realistis ajalah... fleksible.... OK? OK? OK?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tunggu dulu! Perkenankan saya memberikan argumentasi....&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Rokok memang sudah membudaya di masyarakat Indonesia. Bahkan termasuk bisnis yang banyak mendatangkan pemasukan bagi negara. Rokok tidak hanya digemari oleh orang tua, anak-anak SD pun tidak sedikit yang sudah belajar merokok. Selain itu rokok juga bukan cuma konsumsi dari orang-orang menengah ke atas, tapi juga menengah ke bawah. Kaya atau miskin, tidak peduli. Lebih baik tidak makan daripada tidak merokok. Hm sebegitunya ya kalo sudah menjadi candu....&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tak usahlah kita tanya kepada ulama, kita tanya aja pada dokter. Pun bagi dokter yang belum bisa meninggalkan rokok, kalau mau jujur pasti akan menjawab bahwa rokok tidak baik untuk kesehatan, bisa menimbulkan kanker paru-paru dan serangan jantung. Yup, racun utama rokok adalah tar dan nikotin yang bisa menimbulkan efek kecanduan. Rendah tar? Rendah nikotin? Apapun namanya dan dosisnya tetap akan membuat seorang perokok akan kecanduan, berusaha untuk menghisap lebih lama dan lebih dalam.... Untuk yang ini, mana ada yang masih tidak sepakat kalau dikatakan bahwa rokok itu racun? Ini dokter lho yang bicara. Orang yang ahli tentang kesehatan telah mengatakan bahwa rokok itu dapat membahayakan kesehatan. Jangankan dokter, bungkus rokok sendiri sudah mengakui secara jujur dan tulus, bahwa "merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kalau anda sepakat bahwa rokok itu racun, mari kita masuk ke paragraf berikutnya....&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Nah, sederhananya, apa hukum orang yang minum racun?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Dan Allah menghalalkan bagi mereka semua perkara yang baik dan mengharamkan semua yang buruk."(Al-A’rof:157)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Secara akal sehat, rokok itu buruk kan? Karena tidak baik buat kesehatan.... Jadi?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Tidak boleh ada kemudharatan, tidak boleh ada perbuatan memudharatkan.”(Riwayat Imam Ahmad)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Barangsiapa yang meniup racun hingga mati maka racun tesebut akan berada di tangannya lalu dihirupkan selama-lamanya di neraka Jahannam."(Riwayat Muslim)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Rokok itu racun saudaraku... banyak mudharatnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Itu tadi dari sisi membahayakan atau tidak membahayakan. Sekarang Dari sisi pemborosan?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;“Dan Allah membenci bila kalian membuang-buang harta.”(Riwayat Bukhari Muslim).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jelas, kalau kita mau menelaah dengan jujur, akal yang sehat, dan dengan pemahaman yang shahih, maka kita ketahui bahwa rokok itu termasuk kriteria yang dibenci oleh Allah. Memang zaman Rasulullah belum ada rokok, namun melalui lisan beliau sholallahu 'alaihi wasallam sudah dijelaskan tentang kriteria baik dan buruk di mata Allah.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Selain itu, kalau mau jujur, asap rokok itu mengganggu orang lain kan? Dan membahayakan orang lain kan yang tidak sengaja menghirupnya karena gangguan asap rokok selaku perokok pasif.... Secara kamu makan nangka, kita yang kena getahnya. Nah lho!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tentang lapangan pekerjaan.... Ya, apakah kita akan menghalalkan pelacuran jika sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai pelacur/germo untuk menyambung hidup mereka? Apakah kita akan menghalalkan perjudian jika sebagian besar masyarakat berprofesi di industri perjudian untuk menafkahi keluarga mereka? Apakah kita akan menghalalkan babi, jika masyarakat sebagian besar adalah peternak babi untuk menopang hidup mereka yang susah? Dan selanjutnya apakah kita akan menghalalkan rokok, jika rokok yang merupakan racun itu menjadi tumpuan ekonomi masyarakat banyak? TIDAK!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ok, solusi yang mungkin sangat "darurat". Pabrik rokok tetap berjalan, rokok tetap dilarang karena haram. Nah lho? Jual kemana? Ya jual ke negara yang menganggap rokok sah-sah saja. Amerika mungkin. Dan secara bertahap melakukan penghentian produksi rokok di negara tercinta ini....&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;So, kalo ada orang yang berpikiran bahwa rokok itu haram, ya masuk akal banget. Logis. Secara rokok itu racun gitu loh hehe. Argumentasinya kuat. Dan layak menjadi bahan pertimbangan. Tujuannya sangat mulia: Masyarakat yang lebih sehat dan tidak boros. Bayangin aja tuh kalo uangnya ga dipakai buat beli rokok dan ditabung, bisa buat modal usaha ya ga?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sayang sekali, fatwa yang dikeluarkan MUI ini tidak tegas, jika hanya mengharamkan rokok untuk anak-anak, wanita dan mengharamkan merokok di tempat umum. Semoga ini merupakan langkah awal yang bagus untuk pengkajian yang lebih mendalam di masa mendatang. Meskipun begitu, secara pribadi saya pesimis bahwa fatwa ini akan didengar/dipatuhi. Kita tahu, selama ini banyak sekali orang yang merasa lebih mengerti agama dibandingkan dengan para ulama. Padahal pemahaman agamanya dangkal, namun tong kosong bunyinya nyaring. Ditambah lagi dengan para ulama ahli hisap yang memperturutkan hawa nafsunya dengan pendekatan "makruh" sebagai legitimasi argumentasi bolehnya merokok. Padahal kalau mereka mau tulus, makruh kan artinya amalan yang dibenci/tidak disukai oleh Allah. Lebih baik tidak dilakukan. Apakah rokok termasuk amalan baik? Takutlah kepada Allah duhai ahli hisap....&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namun demikian saya tidak menutup mata bahwa ada perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang hukum rokok. Saya kira ulama yang tidak mengharamkan rokok belum mengetahui bahaya rokok yang sebenarnya. Padahal sekali lagi dokter yang jujur dan bungkus rokok sendiri sudah sepakat jujur menyatakan bahwa "merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika MUI sudah mengambil langkah awal, sekarang kembali kepada pemerintah, sebagai pemegang kekuasaan, di sisi mana akan berdiri: kesehatan masyarakat dan masyarakat yang lebih baik atau bisnis tembakau? Semoga Allah senantiasa memberikan petunjuk-Nya kepada kita semua.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-8539387115060714897?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/8539387115060714897/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/01/fatwa-rokok-haram.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8539387115060714897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8539387115060714897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/01/fatwa-rokok-haram.html' title='Fatwa Rokok Haram'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-7686061709593466557</id><published>2009-01-23T10:22:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.346-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Mewaspadai Pujian</title><content type='html'>Hm.. pujian? Siapa sih yang tidak senang dipuji? Jika pujian itu jujur, maka kita akan mengetahui penilaian orang terhadap kita. Maka kita kembalikan semua pujian itu kepada Allah &lt;em&gt;Subhanahu Wata'ala&lt;/em&gt;... &lt;em&gt;Alhamdulillah&lt;/em&gt;, bahwa kita selama ini kita diberi karunia Allah setitik "kebaikan" sehingga kita mendapat "predikat baik" di mata lingkungan kita. Namun kita juga harus berhati-hati....&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pujian yang terlalu tinggi bisa membuat kita terbang melayang, tinggi dan akhirnya lupa daratan. Selain itu pujian yang tinggi juga bisa mempengaruhi amalan kita ke depannya. Sehingga berjangkitlah penyakit angkuh, pongah, sombong, &lt;em&gt;takabur&lt;/em&gt;, tinggi hati, dan akhirnya menjalankan kehidupan ini dengan sambil membusungkan dada. Sambil merasa, "inilah saya".&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Selain itu kemudian masih tuluskah kita? Atau semata-mata hanya ingin dipuji dan dianggap baik di depan orang lain? Jangan lupakan bahaya penyakit hati yang bisa muncul kapan saja berupa syirik kecil: &lt;em&gt;riya'&lt;/em&gt;. Amal kita yang dahulunya lurus-lurus dan tulus-tulus akhirnya sekarang rusak karena cuma ingin pamer saja atau untuk mempertahankan predikat pujian pada kita.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jadi ada baiknya kita instropeksi diri kalau menerima pujian. Semoga kita tidak terjangkiti oleh penyakit&lt;em&gt; takabur&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;riya'&lt;/em&gt;. Dan ini semua bisa jadi parah bila ternyata pujian itu cuma kosong, semata-mata agar kita terbang terlalu tinggi, sehingga jatuhnya sakit sekali....&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;em&gt;Wallahu a'lam.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-7686061709593466557?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/7686061709593466557/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/01/mewaspadai-pujian.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7686061709593466557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7686061709593466557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/01/mewaspadai-pujian.html' title='Mewaspadai Pujian'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-3986202988982218215</id><published>2009-01-21T06:10:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.339-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Solidaritas Islam, Mau?</title><content type='html'>&lt;img src="http://i33.tinypic.com/2dwi9s4.jpg" border="0" alt="" width="448" height="257" /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sebelumnya, saya tekankan: saya berlepas diri dari demonstrasi, unjuk rasa, dan berbagai kerusakan yang ditimbulkan darinya seperti keluarnya wanita di jalan-jalan yang panas dan berdebu, berteriak-teriak, berdesak-desakan dengan kaum pria dan lain sebagainya. Di sini saya hanya ingin menyinggung sebuah pertanyaan sederhana: Mengapa ada muslim Indonesia yang masih mau peduli dengan masalah muslim Palestina, menyerukan penggalangan dana, mengecam Yahudi, bahkan ada yang menginginkan untuk berangkat jihad ke Palestina melawan agresor Yahudi....&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Bukannya katanya bangsa Indonesia sedang krisis ekonomi? Minyak mahal, gas LPG langka. Sekolah juga mahal. Banyak rakyat yang juga lagi susah hidupnya, sekarang makan belum tentu besok. Lalu mengapa masih juga mikirin "bangsa" lain? Sedangkan urusan dalam negri masih morat marit. Lalu?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ya, ini namanya solidaritas bung! Lebih khusus lagi ini adalah solidaritas persaudaraan yang diikat kuat dalam sebuah persaksian yang teramat dalam berakar di palung hati: 2 kalimat syahadat. Singkatnya, ini adalah solidaritas muslim. Dan Islam mengajarkan betapa harga jiwa dan raga seorang muslim ini begitu mulianya. Begitu mahalnya. Bahkan lebih mulia dari kakbah di Baitullah:&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;em&gt;"Betapa bagusnya engkau (wahai Ka’bah), betapa wangi aromamu, betapa besar nilaimu dan besar kehormatanmu. Namun, demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh kehormatan seorang mukmin jauh lebih besar di sisi Allah dibanding engkau, baik kehormatan harta maupun darah (jiwa)nya."&lt;/em&gt; (Riwayat Ibnu Majah)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Coba kalau ada orang yang menghancurkan kakbah, maka muslim mana yang tidak terbakar semangat jihadnya, tersakiti hatinya? Nah ini bukan lagi soal kakbah, kiblat ummat Islam. Melainkan masalah darah, jiwa seorang muslim... bahkan bukan lagi darah seorang muslim tetapi ratusan bahkan ribuan. Hati muslim mana yang tak teriris?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-3986202988982218215?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/3986202988982218215/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/01/solidaritas-islam-mau.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3986202988982218215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3986202988982218215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/01/solidaritas-islam-mau.html' title='Solidaritas Islam, Mau?'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i33.tinypic.com/2dwi9s4_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-55145019076889521</id><published>2009-01-14T11:57:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.331-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Sebuah Status....</title><content type='html'>&lt;img src="http://i34.tinypic.com/2w2ih4g.jpg" border="0" alt="" width="448" height="336" /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;13 Januari kemarin akhirnya saya telah mengambil sebuah keputusan yang sulit. Dengan berat hati, saya mengajukan &lt;em&gt;resign&lt;/em&gt;.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Masalah gaji? Memang gaji saya tidak banyak, namun sudah cukuplah untuk ukuran seorang lajang di sebuah kota di pesisir pantura. Lalu? Lingkungan kerja? Tidak juga. Lingkungan kerja yang baik, rekan-rekan yang ramah dan akrab. Keluarga nan kompak adalah kata-kata yang sekiranya dapat menggambarkan suasana kantor saya. Lalu? Lalu? Lalu? Ya... sebuah status. Dengan status pegawai kontrak yang belum tentu dijamin akan menjadi pegawai tetap, membuat hati ini menjadi tidak tenang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Atau saya yang tidak sabar? atau saya yang terlalu serakah? Btw, seperti manusia yang lainnya, saya juga punya sebuah mimpi. Sebuah mimpi yang sederhana: sebuah keluarga muda nan bersahaja, segera! Lalu jika kemudian ada sebuah kesempatan yang mau memberi saya janji, apakah harus saya sia-siakan? Dan akhirnya keputusan pahit yang teramat sulit: sebuah sebuah surat pengunduran diri, sungguh-sungguh dengan berat hati.... &lt;em&gt;&lt;br/&gt;&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;em&gt;Wake up! Keep on fight! Take a risk, and should be no regret. Whatever! Its my choice afterall... May Allah Subhanahu Wata'ala bless me. Ameen.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-55145019076889521?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/55145019076889521/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/01/sebuah-status.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/55145019076889521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/55145019076889521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/01/sebuah-status.html' title='Sebuah Status....'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i34.tinypic.com/2w2ih4g_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-6809983708308101331</id><published>2009-01-06T05:13:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.323-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Hura-hura Tahun Baru 2009 dan Palestina</title><content type='html'>&lt;img src="http://i38.tinypic.com/6hhms6.jpg" border="0" alt="" width="448" height="257" /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Mungkin tulisan ini terlambat... namun saya rasa belum terlambat sebagai bahan renungan untuk memperbaiki diri kita khususnya saya pribadi. Ini tentang hura-hura tahun baru 2009 yang lalu. Yang dihiasi dengan hingar bingar terompet yang memekakkan telinga beserta riuh rendah konser musik, dan pesta kembang api di penghujung hitung mundur menyambut tahun baru 2009. Tawa, canda, riang gembira: Hanya hura-hura.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Namun di sana... di Palestina, pada saat yang sama saudara-saudara muslim kita, bersiaga di tempat-tempat perlindungan dan penjagaan dalam suasana yang mencekam. Dentuman bom-bom dan rentetan serangan Yahudi semenjak tahun baru Islam (setahu saya), telah mengakibatkan korban yang banyak... lebih banyak daripada bom Bali.... Mereka yang tua, yang muda, yang masih anak-anak, yang dewasa, yang pria, yang wanita, baik yang terluka maupun yang gugur sebagai manusia yang melawan! Melawan penuh dengan harga diri yang tinggi: Hidup mulia atau mati syahid.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kawan, mungkin suara terompet itu begitu gaduhnya memekakkan telinga, sehingga kita tuli. Kawan, mungkin cahaya kembang api itu begitu terangnya, sehingga membuat mata kita silau dan buta. Makanya kita tidak mendengar. Makanya kita tidak melihat. Atau kita yang tidak tahu dan tidak pernah mau tahu? Yang tidak peduli dan tidak pernah mau mengerti? Dimanakah solidaritas kita sebagai seorang muslim? Dan kemanakah suara-suara sang pembela hak asasi manusia? Diam dan membisu seribu bahasa....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-6809983708308101331?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/6809983708308101331/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/01/hura-hura-tahun-baru-2009-dan-palestina.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6809983708308101331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6809983708308101331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/01/hura-hura-tahun-baru-2009-dan-palestina.html' title='Hura-hura Tahun Baru 2009 dan Palestina'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i38.tinypic.com/6hhms6_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-8805581630874319580</id><published>2009-01-02T02:37:00.000-08:00</published><updated>2010-11-21T03:25:51.834-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Vista'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internet'/><title type='text'>Modem Huawei E220 Indosat3G di Vista</title><content type='html'>Modem Huawei E220 Indosat3G tidak bisa berjalan di Windows Vista? Ya, itulah yang saya rasakan ketika mencoba layanan Indosat3G di Vista. Biasanya ketika modem Huawei E220 Indosat3G dikoneksikan di Windows XP pertama kali, secara otomatis autorun akan berjalan melakukan instalasi driver dan aplikasi Indosat3G pada komputer/notebook. Namun tidak demikian pada kasus Windows Vista. Proses Instalasi driver dan aplikasi tidak bisa berjalan secara otomatis. Selain itu saya juga tidak bisa mengakses modem tersebut.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya utak atik dan tanya-tanya mbah Google. Yang kita butuhkan adalah komputer dengan windows XP dan sebuah USB flashdisk. Berikut ini adalah langkah-langkah cara instalasi modem Huawei E220 Indosat3G pada Windows Vista.&lt;ol&gt; &lt;li&gt;Masukkan modem anda ke komputer dengan sistem operasi Windows XP.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Copy semua file yang ada di modem tersebut ke komputer, simpan dalam sebuah folder dengan nama misalnya "Indosat3G".&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Copy "Indosat3G" ke USB Flashdisk dan pindahkan ke komputer Windows Vista yang akan kita install modem Indosat3G.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Setelah dicopy di Windows Vista, masuk ke folder "Indosat3G", jalankan file Autorun.exe. Proses Instalasi driver dan aplikasi Indosat3G akan berjalan hingga selesai. Paling tinggal next-next aja. Akhirnya sebuah shortcut Indosat3G akan muncul di desktop.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Sekarang &lt;span style="text-decoration: line-through;"&gt;colokkan&lt;/span&gt; koneksikan modem Huawei E220 Indosat3G ke komputer Windows Vista tersebut melalui port USB.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Buka "device manager" di "Control Panel", atau bisa juga dengan cara klik kanan pada "My Computer" &amp;gt; properties &amp;gt; pilih tab hardware &amp;gt; klik Device Manager. Hehehe, soalnya saya posting di kompie XP, dan saya juga bukan pengguna Vista, jadi agak-agak lupa akses "device manager" di Vista.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Kalau sudah masuk "Device Manager", klik kanan pada "Mass Storage Device" yang ada tanda serunya &lt;strong&gt;[!]&lt;/strong&gt; dan pilih "Update Driver Software". Oya sebelumnya pastikan yang konek di komputer melalui port USB hanya modem Indosat3G saja.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Kemudian "Browse my Computer", klik "Let me pick" dan hilangkan centang (uncheck) "Show compatible devices"&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Pilih "Generic USB Host Controller" di Tab Macnufaturer dan pilih "USB Composite Device" di Tab Model.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Selesaikan instalasi "USB Composite Device", kemudian biar aman restart komputer.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Sekarang harusnya Modem Huawei E220 Indosat3G akan dikenali oleh Vista. Koneksikan kembali modem Indosat3G  ke komputer Vista, tunggu sampai ada tanda USB terkoneksi. Sabar aja. Kemudian Klik shortcut Indosat3G yang ada di desktop untuk memulai layanan Internet Broadband Indosat3G.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Hm, Segitu aja dari saya maaf kalau kurang jelas. Kalau ada yang salah kasih tahu ya, atau mungkin ada yang tahu cara lebih simple? Sepertinya langkah-langkah di atas juga berlaku pada semua modem Huawei E220. Ok, selamat internetan....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-8805581630874319580?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/8805581630874319580/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/01/modem-huawei-e220-indosat3g-di-vista.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8805581630874319580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8805581630874319580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2009/01/modem-huawei-e220-indosat3g-di-vista.html' title='Modem Huawei E220 Indosat3G di Vista'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-5866390379678911565</id><published>2008-12-22T02:16:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.135-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Kita Butuh Hari Ibu?</title><content type='html'>Hm, demikian indahnya Islam mengajarkan tentang adab kepada orang tua dalam rangka berbakti kepadanya. Banyak ayat dan hadits yang menyerukan perintah untuk berbakti kepada orang tua:&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Sembahlah Allah dan jangan kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua Ibu Bapak". (An Nisa’ : 36)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;"Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan." (Al Isra’ : 24)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;"Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang Ibu Bapanya, Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. Maka bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang Ibu Bapakmu, hanya kepada-Ku-lah kembalimu." (Luqman : 14).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dan berbakti kepada Ibunda memiliki keutamaan tersendiri. Sebagaimana telah digambarkan dalam ayat di atas, bahwasanya ketika ibu sedang mengandung maka penderitaannya sedemikian hebatnya, dalam keadaan lemah, "membawa" kita kemana saja, kadang hilang nafsu makan, kadang tidak bisa tidur nyenyak, dan itu selama 9 bulan. Setelah itu melahirkan kita, berjuang dengan taruhan nyawa. Masya Allah.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sudah sampai disitu aja? Ternyata tidak, mereka berusaha membesarkan anaknya, berusaha memberikannya yang terbaik. Asi yang terbaik yang beliau mampu. Makanan yang halal dan thoyib yang mereka bisa. Tidak rela anaknya kesusahan, mendidiknya dengan keshalihan meskipun kadang ibu kita merasa bukan sebagai hamba yang shalihah. Dan itu berlangsung hingga akhir hayat beliau. Subhanalllah.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallhu 'anhu berkata: Telah datang seorang laki-laki kepada Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wasallam lalu bertanya: “Siapakah manusia yang paling berhak untuk aku layani dengan sebaik mungkin?” Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: “Ibumu.” Orang itu bertanya lagi: “Kemudian siapa?” Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: “Kemudian ibumu.” Orang itu terus bertanya: “Kemudian siapa?” Rasulullah saw bersabda: “Kemudian ibumu.” Orang itu terus bertanya: “Kemudian siapa?” Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wasallam bersabda: “Kemudian ayahmu.” (Hadits riwayat Bukhari )&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;So, berbakti kepada orang tua, khusunya ibunda tercinta sudah merupakan sebuah kewajiban kita. &lt;a href="http://ghuroba.blogsome.com/2008/01/04/berbakti-kepada-orang-tua-walaupun-tidak-sayang-pada-kita/" target="_self"&gt;Bahkan meskipun orang tua kita tidak menyayangi kita&lt;/a&gt;.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jika kita menerapkan hal ini pada kehidupan kita, maka niscaya ibu kita tidak butuh "Hari Ibu". Apa sih arti satu hari yang diberi label sebagai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Ibu" target="_self"&gt;HARI IBU&lt;/a&gt;? Hari untuk merayakan/peringatan peran seorang ibu? Hm sungguh kita diajarkan untuk menjadikan hari-hari kita selama hidup kita untuk berbakti kepadanya. Berbakti ketika beliau hidup, dengan beradab, berperilaku &lt;a href="http://wiramandiri.wordpress.com/2007/01/08/32-cara-berbakti-kepada-orangtua/" target="_self"&gt;penuh penghargaan dan penghormatan kepada beliau&lt;/a&gt;, merawat beliau hingga akhir hayat beliau. Dan berbakti setelah beliau wafat dengan mendoakan beliau. Niscaya dengan ini sepanjang hari-hari kita menjadi "hari ibu" untuk ibu kita. Bukan sebatas satu hari peringatan. Bukan sebatas satu hari perayaan. Hanya perayaan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jadi, Apakah kamu atau ibumu butuh hari Ibu? Kalau aku dan ibuku tidak butuh hari ibu. Karena agama yang sempurna ini telah mengajarkan aku bagaimana cara berbakti kepadanya. Insya Allah, semoga ananda memberikan yang terbaik yang ananda bisa di dunia dan akhirat untuk ibunda dan ayahanda tercinta. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-5866390379678911565?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/5866390379678911565/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/12/kita-butuh-hari-ibu.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/5866390379678911565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/5866390379678911565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/12/kita-butuh-hari-ibu.html' title='Kita Butuh Hari Ibu?'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-5235582088207792026</id><published>2008-12-19T06:33:00.000-08:00</published><updated>2010-11-21T03:25:59.834-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='XP'/><title type='text'>Notifikasi Windows Genuine</title><content type='html'>&lt;img src="http://i54.photobucket.com/albums/g86/abal-abal/WGA.png" alt="" height="144px" width="448px" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat ada orang yang minta bantuan untuk menghilangkan &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Windows_Genuine_Advantage" target="_self"&gt;notifikasi seperti diatas&lt;/a&gt; pada komputernya. Hmmm saya cuma tersenyum dalam hati hehe, ini komputer menggunakan Windows bajakan rupanya. Namun karena saya orangnya ringan tangan, suka membantu, gemar menabung dan tidak sombong... halah, hehe bercanda, akhirnya saya coba membantunya. Tentunya setelah tanya mbah Google....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Dan caranya adalah hapus file-file ini:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;C:\WINDOWS\system32\WgaLogon.dll&lt;/li&gt;&lt;li&gt;C: \WINDOWS\system32\WgaTray.exe&lt;/li&gt;&lt;li&gt;C:\WINDOWS\system32\LegitCheckControl.dll&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;/ul&gt;Pada kasus saya entah kenapa tidak mau dihapus, terpakasa saya menghapus file-file tersebut melalui aplikasi regedit, berikut adalah langkah-langkahnya:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Masuk ke regedit... caranya  klik run trus ketik regedit enter.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah masuk aplikasi regedit, klik CTRL+F (Control F)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cari file-file: &lt;strong&gt;WgaLogon.dll&lt;/strong&gt; , &lt;strong&gt;WgaTray.exe&lt;/strong&gt; , dan &lt;strong&gt;LegitCheckControl.dll&lt;/strong&gt; satu persatu kemudian delete. Semisal kita searching di registry untuk file WgaLogon terlebih dahulu. Jangan puas dulu ketika sudah menghapus satu, tekan F3 untuk &lt;em&gt;find next&lt;/em&gt; sampai &lt;em&gt;finished. &lt;/em&gt;Kemudian kita ulangi langkah yang sama untuk WgaTray dan LegitCheckControl ...&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kalau sudah selesai... restart..&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Ga mau repot? Sebenarnya ada software buat hapus &lt;em&gt;notifikasi windows genuine ini&lt;/em&gt; . Kayanya &lt;a href="http://www.google.co.id/search?rlz=1C1GGLS_idID300ID304&amp;amp;sourceid=chrome&amp;amp;ie=UTF-8&amp;amp;q=WGA+Notification" target="_self"&gt;mbah Google&lt;/a&gt; lebih tau deh... hehehe. Soalnya waktu itu saya tidak pakai software itu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-5235582088207792026?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/5235582088207792026/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/12/notifikasi-windows-genuine.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/5235582088207792026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/5235582088207792026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/12/notifikasi-windows-genuine.html' title='Notifikasi Windows Genuine'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-6464679431826839711</id><published>2008-12-17T05:01:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.118-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Sepatu Untuk Bush</title><content type='html'>Ada-ada saja dunia ini. Seorang wartawan Iraq memberikan salam perpisahannya kepada Mr. Bush dengan &lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2008/12/15/061126/1053518/10/enak-enak-jumpa-pers-george-w-bush-dilempar-sepatu" target="_self"&gt;lemparan sepasang sepatu pada sebuah acara jumpa pers&lt;/a&gt;. Lemparan sepatu pertama dapat dihindari secara refleks oleh Bush (bagus juga refleksnya... hehehe).&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Tidak puas karena meleset, maka sepatu kedua melayang sesaat kemudian, namun &lt;span style="text-decoration:line-through;"&gt;sayang&lt;/span&gt; dapat ditangkis oleh perdana mentri Iraq yang kebetulan ada disamping Bush. Bayangkan saja, seorang presiden negara adidaya dihinakan oleh sepasang sepatu &lt;span style="text-decoration:line-through;"&gt;butut&lt;/span&gt;. Namun itulah kenyataan seorang penjahat perang menjelang akhir masa jabatannya sebagai presiden.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Adalah Muntazar Zaidi seorang wartawan dari stasiun &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al-Baghdadia_TV" target="_self"&gt;TV Al-Baghdadia&lt;/a&gt; yang menyimpan kebencian mendalam kepada penjahat perang tersebut. Dan emosinya meluap saat bisa bertatap muka secara langsung dalam sebuah acara jumpa pers tersebut. Bisa ditebak, sesaat setelah insiden tersebut, Zaidi segera diamankan oleh pihak yang berwajib.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Yup, ini memberikan pesan singkat berupa ekspresi kebencian, rasa tidak puas atas segala tindakan agresi militer Amerika terhadap Iraq, sebuah negara yang berdaulat atas dasar tuduhan yang dibuat-buat dan tidak pernah terbukti. Korban terus berjatuhan, dan perang antar faksi membuat stabilitas negara ini menjadi labil. Sehingga mau tidak mau masih harus bergantung kepada negara lain, dalam hal ini negara-negara barat yang melakukan agresi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namun seperti keping mata uang yang punya dua sisi. Pahlawan bagi sebagian, namun bagi sebagian yang lain adalah pecundang dengan sikap barbar. Hmm jika dibandingkan kekacauan (kerugian harta maupun jiwa) yang ditimbulkan akibat agresi militer amerika ini, sepasang sepatu agaknya masih lebih "beradab" daripada lemparan kotoran unta atau lemparan bom misalnya hehe.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Secara &lt;em&gt;de yure&lt;/em&gt; Iraq sekarang merupakan negara yang baru berdiri kembali walaupun secara &lt;em&gt;de facto&lt;/em&gt; daerah kekuasaan dan perlawanan kelompok-kelompok anti pemerintahan masih terjadi dimana-mana. Tentunya Zaidi harus sadar bahwa tindakannya ini akan diproses oleh hukum yang dianggap positif oleh pemerintahannya. Bagaimanapun penyerangan terhadap orang lain meskipun itu kafir, namun dilindungi dan terikat perjanjian oleh pemerintah tidak dapat dibenarkan. Kecuali kalau Zaidi menganggap bahwa Iraq belum berdaulat, sehingga tidak ada pemerintahan yang wajib ditaati.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Btw, sebenarnya kita bisa belajar dari keadaan Iraq, bahwa perebutan kekuasaan terhadap pemerintah yang sah agaknya belum tentu akan menghasilkan kebaikan. Kita pernah lihat bahwa ketika Saddam Husein digulingkan betapa rakyat Iraq bersorak gembira menyambutnya. Ekspresi lempar sepatu ditujukan kepada patung Saddam, yang dinilai sebagai lambang razim tirani yang kejam dan dzalim. Seolah-olah perubahan besar menuju hidup yang lebih baik ada di depan mata. Namun bukan keadaan yang lebih baik yang didapat malah perang saudara antar faksi yang tak kunjung usai, angka kriminalitas yang tinggi, dan juga paham teroris dan radikal semakin berkembang.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Benar! Saddam memang kejam dan dzalim. Namun kalau boleh jujur, keadaan Iraq sekarang ini tidak lebih baik ketika dibawah kekuasaan Saddam. Mungkin memang ketika Saddam berkuasa setahun bisa menimbulkan korban ratusan nyawa. Namun sekarang ratusan nyawa hilang bukan dalam hitungan tahun, bisa jadi bulan, bahkan hari....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-6464679431826839711?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/6464679431826839711/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/12/sepatu-untuk-bush.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6464679431826839711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6464679431826839711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/12/sepatu-untuk-bush.html' title='Sepatu Untuk Bush'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-4206576481060476199</id><published>2008-12-16T05:38:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.108-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>"Tolong" dan "Terimakasih"</title><content type='html'>Saya punya teman sekantor yang ketika ada keperluan dengan orang lain senantiasa mengucapkan kata tolong, dan setelah itu mengucapkan terimakasih. Baik ketika permintaan itu disampaikan dalam suasana yang serius dan formal maupun dalam suasana yang santai. Baik ketika permintaan itu disampaikan ketika bertemu langsung ataupun &lt;em&gt;by phone&lt;/em&gt;, bahkan ketika disampaikan dalam bentuk pesan singkat (sms).  Itu semua dilakukan secara tulus dan tidak merubah suasana menjadi kaku.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Saya begitu terkesan dengan kebiasaan beliau yang seperti itu. Apa yang aneh dari kebiasaan itu? Sebenarnya bukan sesuatu yang aneh, bahkan merupakan sebuah bentuk akhlak dan adab terhadap sesama manusia. Dan terus terang saja, saya pribadi merasa dihargai sebagai seorang mitra kerja dengan sikap beliau yang seperti itu.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Membandingkan dengan saya yang sering lupa mengucapkan kata "tolong" maupun "terimakasih" saat ada keperluan terhadap orang lain... hm, sungguh saya cukup malu terhadap diri saya. Namun tidak ada kata terlambat bukan untuk merubah diri sendiri bukan? Terlalu sepele? Sederhana mungkin, namun akhirnya hal yang "remeh" ini dapat membuat orang lain merasa dihargai. Tentunya tanpa harus merubah suasana menjadi kaku. Yup, dan akhirnya sesuatu yang besar memang dimulai dari sesuatu yang kecil....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-4206576481060476199?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/4206576481060476199/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/12/dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4206576481060476199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4206576481060476199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/12/dan.html' title='&amp;quot;Tolong&amp;quot; dan &amp;quot;Terimakasih&amp;quot;'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-4494765767335835803</id><published>2008-12-09T10:02:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.100-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Rejeki Masing-masing</title><content type='html'>Pernahkan kita cemburu terhadap keberhasilan orang lain? Hal ini saya rasakan dan menjadi bahan renungan baru-baru ini. Ya.. ya.. ya.. setelah lolos dari bangku kuliah, seperti biasanya, kita akan berusaha untuk mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan. Dengan idealisnya, kita berusaha untuk mengincar perusahaan-perusahaan impian kita, yang menawarkan gaji yang besar, yang memberikan jaminan di hari tua, yang ramai dengan bonus dan insentif, yang menawarkan berbagai macam fasilitas dan tunjangan, yang menawarkan jenjang karir, yang memberikan ini dan itu.... dan tak lupa juga memberikan kebanggaan... hohoho..&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namun, semua itu tentu tidak mudah, seleksi yang ketat diperberat dengan saingan yang begitu kompetitif, mengakibatkan turunnya "standart" perusahaan impian kita. Sehingga akhirnya tak terasa, lama sudah kita menjadi pemburu kerja... sedangkan satu persatu teman-teman kita ternyata sudah menjadi pegawai perusahaan besar ini dan itu.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Jika kita belum bekerja, maka telinga ini akan menjadi sakit kalau mendengar teman kita sudah mendapatkan pekerjaan. Jika kita sudah dapat kerja, kita merasa cemburu saat mendengar teman kita bekerja di perusahaan besar. Saat kita sudah mendapat pekerjaan dengan gaji yang cukup kita masih juga sesak ketika melihat teman kita gajinya berjuta-juta. Kalau seperti ini tentu tidak akan selesai-selesai bukan? Lantas, kita jatuh menjadi manusia yang tidak mensyukuri nikmat yang ada pada kita, dan berprasangka bahwa Allah tidak adil. Naudzubillah.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Percayalah, sesungguhnya rejeki itu sudah ketetapan Allah Subhanahu Wata'ala. Masing-masing sudah punya jatah sendiri-sendiri. Kewajiban kita adalah berusaha dan berdoa... lantas kita tutup dengan tawakal. Teman-teman yang sudah menjadi pegawai ini dan itu, mungkin memang rejeki mereka disitu. Sudahlah! Kita sudah punya garis rejeki sendiri... asal kita tidak berhenti usaha, doa, dan tawakal. Insya Allah!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kita menjadi kurang bersyukur, ketika senantiasa melihat mereka yang diatas... mungkin kita harus sesekali melihat yang dibawah. Atau bisa jadi seharusnya seringkali bukan sesekali. Disana ada yang hidup dengan penghasilan jauh di bawah kita, berangan-angan seminggu mendapatkan upah barang sepuluh dua puluh ribu. Masih ditambah dengan istri dan anak-anak yang harus dihidupi. Btw, roda kehidupan masih terus berjalan. Tidak ada kata menyerah dan berhenti untuk mencari rezeki yang halal.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Melihat ke bawah insya Allah akan membuat kita lebih bersyukur. Menghindarkan penyakit hati seperti iri dan dengki. Tidak hanya itu, bahkan mengetuk hati kita untuk lebih peka dan bisa saling berbagi. Wallahu a'lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-4494765767335835803?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/4494765767335835803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/12/rejeki-masing-masing.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4494765767335835803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4494765767335835803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/12/rejeki-masing-masing.html' title='Rejeki Masing-masing'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-1513221736095590114</id><published>2008-11-05T09:00:00.000-08:00</published><updated>2010-11-21T03:26:06.387-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='XP'/><title type='text'>NTLDR is Missing</title><content type='html'>&lt;img src="http://i934.photobucket.com/albums/ad189/purwanindita/ntldr.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Pernah mengalami hal seperti ini? Ketika anda tidak bisa masuk Windows XP dan menghadapi pesan seperti ini. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div&gt;Setelah tanya kepada mbah google, maka berikut ini adalah solusinya&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Masukkan CD Installer Windows XP ke CD ROM anda, setelah sebelumnya atur booting pertama kali ke CD Installer XP melalui BIOS.&lt;/li&gt; &lt;li&gt;Setelah masuk ke Installer XP, pilihlah option "repair by console" (saya lupa tulisannya, recovery atau repair).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masuk ke system anda biasanya C, pilih nomer 1. Masukkan password administrator anda jika diminta.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah masuk ke C dengan asumsi CD ROM anda yang berisi installer XP berada di drive D, ketikkan perintah sebagai berikut:&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;COPY D:\I386\NTLDR C:\&lt;/li&gt;&lt;li&gt;COPY D:\I386\NTDETECT.COM C:\&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kalau sudah selesai reboot. Selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Bermanfaat. Kalau ada kurangnya mohon ditambahi....&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-1513221736095590114?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/1513221736095590114/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/11/ntldr-is-missing.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1513221736095590114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1513221736095590114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/11/ntldr-is-missing.html' title='NTLDR is Missing'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-3405985415981437709</id><published>2008-10-30T04:26:00.000-07:00</published><updated>2012-02-14T20:41:03.126-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Welcome to Los Tegalos</title><content type='html'>&lt;img alt="" border="0" height="298" src="http://i38.tinypic.com/2mow8yf.jpg" width="448" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, setelah bertanya-tanya saya mau kemana setelah kuliah... akhirnya Allah Subhanahu Wata'ala memberikan jawabannya: Tegal! Ya, lamaran saya sebagai tenaga outsourcing di sebuah perusahaan telekomunikasi cabang Semarang diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menjalani masa training 2 minggu di Semarang yang dipotong waktu bolak balik Bandung Semarang untuk mengurus administrasi kampus, maka beginilah saya, terdampar di di pesisir kota Tegal hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Tegal, kota kecil dengan biaya hidup yang hampir sama dengan kota besar seperti Semarang. Temen-temen kantor disini memplesetkan kota Tegal menjadi Los Tegalos City. Hehehe ada-ada aja, biar kelihatan keren kali. Kosan sebulan rata-rata Rp 300.000 an, dengan sekali keluar makan bisa bekisar Rp 6000 an.. beuh! Hm, padahal kalo di Yogya atau Dayeuhkolot dulu sekali makan dengan lauk lengkap dengan minumnya bekisar 3-4 ribuan. Yup tapi inilah kenyataan yang harus dihadapi... dan saya harus benar-benar belajar untuk bekerja, belajar untuk hidup, belajar untuk menjadi manusia yang seutuhnya... hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk urusan pekerjaan ga jauh-jauh dengan komputer. Ya, saya hanya bekerja sebagai tenaga kuli untuk IT support n helpdesk. Menyenangkan? Yup, alhamdulillah banget, apalagi ditambah dengan lingkungan kerja yang akrab. Banyak belajar hal-hal baru, mengingat saya kurang jago di bidang hardware dan jaringan. Dan yang paling menyenangkan tentunya, saya kembali bisa ngenet gratis (kenceng lagi...), setelah sekian lama meninggalkan dunia maya karena tidak punya akses internet, mau ke warnet ndak ada duit. Ya iyalah, dengan tidak menjadi seorang mahasiswa praktis uang saku dari orang tua juga dipangkas. Tapi ga papa, malah sekarang saya sudah bisa cari duit sendiri. Meski tidak seberapa, tapi alhamdulillah bisa meringankan beban orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, welcome to Los Tegalos...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-3405985415981437709?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/3405985415981437709/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/10/wellcome-to-los-tegalos.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3405985415981437709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/3405985415981437709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/10/wellcome-to-los-tegalos.html' title='Welcome to Los Tegalos'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i38.tinypic.com/2mow8yf_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-122800872734730028</id><published>2008-09-06T04:53:00.000-07:00</published><updated>2010-06-19T05:57:17.445-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Kena Tilang di Semarang</title><content type='html'>&lt;img src="http://i33.tinypic.com/2dse2xh.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, sekedar berbagi pengalaman saja. Begini ceritanya, karena saya lama di Bandung dan jarang pulang Semarang akhirnya saya kurang awas terhadap lalu lintas di kota Semarang hehehe (ceritanya mulai menyusun dalih...). Suatu ketika saya agak meleng... terjadi perubahan lampu &lt;em&gt;bangjo &lt;/em&gt;dari hijau ke merah di suatu pertigaan, tepatnya di pertigaan  dekat rumah sakit Karyadi... perasaan sih ketika saya melintas masih hijau, namun karena saya berkendara dengan kecepatan yang teramat nyantai maka tepat di samping pos polisi saya dihentikan oleh polantas. Habisnya lampunya udah merah ternyata. Hm, harusnya saya tadi ngebut aja mungkin ya? Jadinya ga kena tilang, kayanya ada beberapa motor yang sama kaya saya, cuma bedanya mereka langsung tancap sedangkan saya pelan banget hehehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Akhirnya saya kena Tilang, hohoho, ditawarin pilih sidang atau titip ama polisi... dengan biaya Rp 45.000,- hm? Karena terlalu mahal juga buat saya, akhirnya saya pilih opsi sidang aja, dan SIM saya dibawa ama polisi. Ceritanya pengen tau kalo sidang tilang itu gimana hehehe sungguh suatu alasan yang &lt;span style="text-decoration:line-through;"&gt;bodoh&lt;/span&gt; aneh. Akhirnya dapet dah surat tilang warna merah jambu, dengan jadwal sidang tanggal 5 September 2008 di pengadilan negeri Semarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita akhirnya saya berhasil sidang dan mendapatkan SIM saya kembali sendiri, tanpa calo, murni dengan keringat, darah, dan air mata sendiri. Tentu saja dengan membayar denda Rp 25.000,- dan biaya sidang (kalo ga salah) sebesar Rp. 1.000,-. Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dilakukan ketika anda memilih opsi sidang tilang di Semarang:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Datanglah pagi-pagi benar, tentunya agar siap lebih awal akan memberikan keuntungan bagi anda. Terlebih yang sidang pada hari itu bukan hanya anda, mungkin ribuan lho... pastinya ada antri, desak-desakan, dan lain-lain. Jadinya, datang lebih awal untuk menghindari kondisi yang tidak diinginkan. Jangan lupa sarapan dan minum susu, agar kondisi badan anda tetap fit kalo pas puasa ya jangan lupa sahur yang cukup. Hehehe&lt;/li&gt;&lt;br /&gt; &lt;li&gt;Sesampai di Pengadilan Negeri Semarang, carilah nomor urut anda pada daftar orang yang akan sidang pada hari itu pada papan pengumuman yang benar-benar tidak representatif. Tidak representatif? Yup! Anda harus siap berdesak-desakan dengan ribuan orang yang bernasib seperti anda dan juga para Calo. Hare genee masih desak2an liat pengumuman? Hehehe. Tidak mau? Anda bisa meminta tolong orang (Calo) atau oknum pengadilan negri untuk mencarikan nomor urut anda dengan biaya Rp 5.000,-. Mau? Kalo anda seorang wanita saran saya, lebih baik sih manfaatkan saja bantuan dari oknum pengadilan negeri Semarang yang tidak gratis itu.... daripada desak2an. Atau minta tolong ama anggota keluarga laki-laki anda.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt; &lt;li&gt;Sudah dapat nomer urut anda? (Waktu itu saya dapet nome urut 3 ribuan). Sekarang cari ruang sidang sesuai dengan nomer urut anda. Semisal ruang sidang 1 mulai dari nomor 1 sampai 500, ruang sidang 2 nomer 501 sampai 1000 dan seterusnya. Sudah dapat ruang sidangnya? Ya udah masuk aja....&lt;/li&gt;&lt;br /&gt; &lt;li&gt;Dalam ruangan sudah ada orang yang memanggil orang-orang sidang dalam ruangan itu berdasarkan no urutnya bukan nama orangnya. Sekali lagi no urut sidang bukan nama orang. Dengarkan baik-baik, jangan ngobrol, apalagi ketiduran hehehe. Kalo dipanggil misal, "3000 ? "  anda (no urut 3000) jawab , "ADA!" sekeras-kerasnya. Kemudian ikuti prosedur dalam ruang sidang tersebut.... Gimana kalo kelewat? Ya udah anda akan ditinggal, nunggu lagi sampai dipanggil lagi. Biasanya diulang lagi mulai dari awal setelah selesai pemanggilan no urut paling buntut. Nah inilah hikmahnya anda datang lebih awal. Hehehe.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt; &lt;li&gt;Udah dipanggil ya udah sidang! Mungkin anda bisa bawa tim pengacara pribadi anda atau kalau tidak puas  dengan putusan hakim silahkan saja naik banding.... wakakaka bercanda. Abis sidang bayar denda di loket pembayaran denda. Bayar denda? Ya iya laaaa masa ya iya doong.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Udah.. selesai. Ga mau cape-cape antri ama desak2an? Anda bisa memanfaatkan para calo yang berbaik hati membantu anda. Tentunya tidak gratis. Yang pasti lebih mahal. Malah bisa jadi lebih mahal daripada biaya titip ama Pak Polisi. Hmm Mungkin ketika anda ditilang, bisa dilakukan tawar-menawar jika anda ingin titip sidang ama pak polisi. Semisal anda akhirnya kena denda Rp 25.000, kalau anda bayar ke pak Polisi Rp 30.000 setelah tawar menawar waktu ditilang dulu mungkin masih bisa diterima, beda Rp 5.000. Daripada anda desak-desakan, SIM atau STNK disita. Ya tidak? hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK segitu aja. Mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-122800872734730028?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/122800872734730028/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/09/kena-tilang-di-semarang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/122800872734730028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/122800872734730028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/09/kena-tilang-di-semarang.html' title='Kena Tilang di Semarang'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://i33.tinypic.com/2dse2xh_th.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-7672777983565399270</id><published>2008-09-03T07:26:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.069-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Ramadhan di Kampung Halaman</title><content type='html'>Alhamdulillah diberi kesempatan untuk menemui bulan Ramadhan lagi tahun ini. Semoga kita semua tentunya bisa memanfaat momen ini sebagai sarana untuk meningkatkan rasa takwa kita kepada Allah Subhanahu Wata'ala.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Bagi saya pribadi, Ramadhan kali ini berbeda dengan Ramadhan beberapa tahun lalu. Yup, insya Allah saya akan melewatkan sebulan penuh Ramadhan kali ini di kampung halaman tercinta, Semarang. Bukan apa-apa, hanya saja dengan tidak berstatus sebagai mahasiswa kampus putih biru Bandung lagi, ditambah dengan masa sewa kost yang habis, praktis saya tidak bisa melewatkan Ramadhan ini di Bandung lagi.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Dengan keadaan seperti ini, hehehe sebenarnya cukup "memanjakan" saya. Bagaimana tidak? Saya tidak perlu lagi memikirkan nanti sahur dengan apa, atau memikirkan pengeluaran untuk sahur. Dan juga segelas minuman menyegarkan untuk sebagai sajian berbuka buatan bunda. Selain itu yang pasti tak perlu takut untuk terlambat sahur, bukankah bunda tercinta senantiasa siaga membangunkan anaknya satu ini untuk sahur tepat waktu? Hehehe, hmm... aduhai nikmat nian... walhamdulillah!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sayangnya ayahanda tercinta agaknya tidak bisa melewatkan bulan puasa ini sebulan penuh dengan kami. Insya Allah nanti malam ayahanda akan kembali lagi ke Bangka untuk urusan kerjaan. Rencanaya pertengahan bulan ayahanda akan balik lagi ke Semarang... Semoga Allah senantiasa memudahkan urusannya dan menjaganya, memberikan hidayah dan berkah-Nya. Amin.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Akhirnya, walau agak terlambat,  saya ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi anda semua kaum muslimin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-7672777983565399270?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/7672777983565399270/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/09/ramadhan-di-kampung-halaman.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7672777983565399270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7672777983565399270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/09/ramadhan-di-kampung-halaman.html' title='Ramadhan di Kampung Halaman'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-4459343430460286634</id><published>2008-08-07T15:11:00.000-07:00</published><updated>2010-11-09T03:32:21.916-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Fresh Graduate !</title><content type='html'>Alhamdulillah, akhirnya &lt;span style="text-decoration:line-through;"&gt;lulus&lt;/span&gt; lolos juga setelah melewati detik-detik menegangkan selama 2 jam 14 Juli lalu. Hohoho. Semoga aja cepet dapet kerjaan yang berkah. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah revisi kelar, SKL (surat keterangan lulus) sementara keluar, langsung balik Semarang, ketemuan ama ibu sekalian ikutan JobFair Undip. Huhuhu udah hampir setahun agaknya. Akhirnya rindu ini pecah juga. Btw, harus cepet2 balik Bandung, beresin administrasi kampus dan barang-barang. Yup kosan udah abis. Waktunya cabut awal Agustus. Hiks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan... Fresh Graduate! Saking Freshnya sampe belum punya Ijazah, Surat Keterangan Lulus (SKL) dan Transkrip Nilai. Yang ada hanya SKL Sementara dan Transkrip Nilai Sementara, ya iya lah, kan belum wisuda. Huh, berbekal SKL sementara itulah kini saya malang melintang sebagai seorang pemburu kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moga aja dapet cepet dapat panggilan pekerjaan yang barokah. Amin!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-4459343430460286634?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/4459343430460286634/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/08/fresh-graduate.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4459343430460286634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4459343430460286634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/08/fresh-graduate.html' title='Fresh Graduate !'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-8975547640553062290</id><published>2008-01-28T03:42:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.052-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Jendral yang Tersenyum</title><content type='html'>Soeharto, The Smiling General begitu julukan padanya. Sebuah julukan yang kesannya menggambarkan kuatnya kekuasaaan beliau waktu itu yang tegas dan keras bagai besi namun dibungkus secara halus dengan senyum beliau yang khas. Benar-benar sebuah perpaduan yang akhirnya mampu mengkokohkan beliau sebagai salah satu pemimpin yang cukup disegani di Asia Tenggara selama 32 tahun lamanya. Sampai akhirnya ketika banyak celaan penuh benci caci maki terlontar menunjuk pada tubuh beliau yang rapuh di penghujung usianya, masih saja ada orang yang berkata: &lt;em&gt;"coba kalo jamannya p’harto mana mungkin budaya kita bisa di bajak???"&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pak Harto adalah manusia biasa yang tak lepas dari segala kekurangan dan kesalahan. Di samping prestasi dan jasa beliau ada juga sisi lain yang traumatis. Kenangan bersama pemerintahan Pak Harto dalam sekali, mengingat 32 Tahun bukan waktu yang sebentar.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Membandingkan Pak Harto dengan Presiden RI pertama Bung Karno, seperti melihat roda sejarah yang berputar. Dipuja di awalnya. Dihina di akhirnya. Dan kemudian tidak sedikit yang merindukannya. Ya, tidak sedikit yang mengatakan, &lt;em&gt;"lebih baik di jaman Soeharto"&lt;/em&gt; ketika mengingat pemerintahan beliau begitu memperhatikan yang namanya "stabilitas nasional" dan program "Pembangunan Nasional"-nya yang dikenal dengan Pembangunan Lima Tahun. Harga-harga murah, perekonomian tidak sesulit sekarang, banyak membangun sekolah inpres, puskesmas, meraih swasembada pangan dan lain-lain.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Pak Harto agaknya menyadari betul bahwa stabilitas nasional berkaitan dengan stabilitas regional, dalam hal ini stabilitas Asia Tenggara. Maka melalui ASEAN, beliau berusaha membawa stabilitas nasional ke kawasan Asia Tenggara. Hal ini membuat beliau cukup disegani oleh para pemimpin di Asia Tenggara waktu itu sampai sekarang. Ini ditunjukkan banyak para pemimpin Asia Tenggara yang menjenguk ketika beliau sakit dan mengantar kepergiannya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namun stabilitas nasional ini mempunyai harga yang mahal, menyisakan kenangan pilu bagi sebagian kalangan. Pemerintah dianggap terlalu represif, militeristik, tangan besi, anti kritik, dan tidak demokratis. Puncaknya ketika krisis moneter melanda Indonesia muncul suara-suara ketidakpercayaan terhadap pemerintahan yang dinilai sangat kental budaya KKN (Korupsi Kolusi dan Nepotisme) sebagai penyebab utama. Akibatnya orde baru "disudahi" dan diganti dengan orde reformasi, yang berarti berakhirnya era kepemimpinan presiden Soeharto.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Namun tidak seperti Bung Karno yang kurang mendapat perhatian Pemerintah Orde Baru di penghujung usia beliau waktu itu. Pak Harto mendapat perlakuan yang selayaknya -jika tidak ingin dibilang istimewa. Presiden Yudhoyono agaknya berusaha memperbaiki sikap bangsa Indonesia dalam memperlakukan para pemimpinnya. Ya, sesuatu yang jelek tidak seharusnya diulang kembali bukan?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dengan disaksikan ribuan rakyat Indonesia di sepanjang jalan, Jendral yang tersenyum itu dihantar ke tempat peristirahatannya yang sementara di alam kubur. Melihat antusiasme rakyat yang mengantarkan beliau, agaknya tidak berlebihan jika Emha Ainun Najib mengatakan bahwa Soeharto masih menjadi raja di sebagian hati rakyat Indonesia. Sebagian besar atau sebagian kecil? Silahkan anda saja yang menjawab.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Soeharto: sosok yang dicinta dan juga dibenci. Layakkah menyandang gelar pahlawan mengingat jasa beliau yag tidak sedikit terhadap ibu pertiwi? Pun beliau juga dianggap bertanggung jawab dalam beberapa kasus yang sampai sekarang tidak jelas ujung pangkalnya. Gelar pahlawan memang mengandung kontroversi. Gelar pahlawan seperti mata uang yang mempunyai 2 sisi. Pahlawan bagi sebagian orang belum tentu pahlawan bagi yang lainnya. Akhirnya semoga Allah menerima segala amal kebaikan dan ibadah beliau. Selamat jalan Jendral&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-8975547640553062290?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/8975547640553062290/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/01/jendral-yang-tersenyum.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8975547640553062290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/8975547640553062290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/01/jendral-yang-tersenyum.html' title='Jendral yang Tersenyum'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-644533394784343113</id><published>2008-01-23T17:08:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.043-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Situs Pak SBY</title><content type='html'>Salah satu situs yang saya kunjungi ketika browsing internet adalah situsnya &lt;a href="http://www.presidensby.info/" target="_self"&gt;Pak SBY&lt;/a&gt;, presiden kita sekarang Susilo Bambang Yudhoyono. Tidak sering, sekedar ingin saja melihat tulisan-tulisan yang resmi dari sudut istana kepresidenan. Setelah dihujani berbagai macam informasi dan analisis tentang kebijakan pemerintah dari orang-orang yang ditokohkan, yang dianggap pakar, dan yang semisalnya. Jadi semacam kegiatan cek dan ricek. Dulu saya pikir ini adalah blognya presiden SBY, sempet berpikir blog engine yang dipakai apa ya? Hahahaha. Paling tidak itu kesan pertama yang muncul dalam benak saya, situsnya presiden SBY "blog banget"…&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setahu saya presiden Indonesia yang punya situs resmi ketika menjabat cuma pak SBY. Bung Karno? Hoo belum musim internet kalee. Pak Harto? Waktu jamannya pak Harto saya belum "melek" internet sih jadi ga tahu, tapi akhirnya saya temukan juga situs resminya &lt;a href="http://www.soehartocenter.com/" target="_self"&gt;Pak Harto&lt;/a&gt;. Kemudian saya menemukan situs resmi &lt;a href="http://www.habibiecenter.or.id/index.cfm?fuseaction=home.welcome&amp;amp;bhs=ina" target="_self"&gt;Pak Habibie&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.gusdur.net/indonesia/" target="_self"&gt;Gus Dur&lt;/a&gt;, tapi saya belum menemukan situs resminya Bu Mega. Sepertinya situs-situs resmi mantan RI-1 dibuat setelah beliau-beliau lengser deh.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Kembali kepada situs SBY yang blog banget. Adanya embel-embel SBY pada domain situs kepresidenan mengesankan situs ini lebih bersifat personal daripada kepresidenan. Tapi sekarang saya baru tahu kalau situs pak Presiden bisa diakses melalui link: &lt;a href="http://www.presidenri.go.id/" target="_self"&gt;www.presidenri.go.id&lt;/a&gt;. Walau begitu situs presiden SBY lebih populer dengan domain www.presidensby.info. Biasanya memang situs pemerintah berakhiran .go.id. Kalau seperti ini kesan resmi lebih terasa bukan? Siapapun nanti yang jadi presiden setelah Pak SBY bisa menggunakan domain http://www.presidenri.go.id/. Maksudnya biar ga gonta ganti domain untuk situs resmi kepresidenan RI. Kalau domainnya hanya presidensby.info kan nanti repot kalo presiden barunya Purwanindita. Jadi harus buat domain baru lagi: presidenpoer.info….hehehe.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Untuk masalah content, situs resmi presiden kita berisi tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan kepresidenan dan kenegaraan. Artikelnya ringkas, padat dan berisi. Tapi kok ada promo album lagu ya? Hmm…&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ternyata yang pemimpin negara yang punya situs resmi bukan presiden kita saja lho… (Ya iya lah!). Berdasarkan informasi dari quicklinks &lt;a href="http://enda.goblogmedia.com/quicklinks/komparasi-desain-situs-web-para-pemimpin-dunia.html" target="_self"&gt;Enda&lt;/a&gt;, ternyata ada orang yang &lt;a href="http://www.smileycat.com/miaow/archives/000697.php" target="_self"&gt;membandingkan situs-situs pemimpin dunia&lt;/a&gt;. Dibandingkan dengan situs pemimpin dunia yang lain punya presiden SBY ga kalah kok.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Akhirnya tulisan ini tidak dalam rangka bentuk dukungan politik kepada person tertentu atau untuk menjatuhkan wibawa pemerintah. Sama sekali tidak. Btw, mungkin tulisan saya terlalu basi: situs resmi presiden SBY sudah ada sejak kapan (sejak &lt;a href="http://priyadi.net/archives/2006/02/14/situs-resmi-presiden-sby/" target="_self"&gt;14 Februari 2006&lt;/a&gt;) dan selama ini saya kemana aja? Hahaha.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-644533394784343113?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/644533394784343113/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/01/situs-pak-sby.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/644533394784343113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/644533394784343113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2008/01/situs-pak-sby.html' title='Situs Pak SBY'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-4736777195767200155</id><published>2007-11-10T02:11:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.036-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Selamat Datang di Blogosphere</title><content type='html'>&lt;em&gt;Selamat datang di&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Blogosphere" target="_self"&gt; blogosphere&lt;/a&gt;. Dunia dimana kita bisa bebas mengekspresikan pendapat, pemikiran, ide, cerita, pengalaman dalam bentuk tulisan online (halah… opo jal) di belantara maya ini.&lt;/em&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Harusnya ada yang mengucapkan kata-kata itu kepada saya, anak ingusan yang baru menjejakkan kaki di dunia maya dan baru belajar ngeblog ini. Dengan kata-kata yang lemah lembut penuh dengan nuansa sambutan yang sangat hangat dengan bahasa Indonesia yang santun tentunya hehe.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Blogosphere adalah dunia yang bebas. Kita bebas mengekspresikan diri lewat tulisan-tulisan di Blog yang barmacam-macam. Mulai dari blog yang religius sampai blog yang berisikan konten jorok. Dari blog yang ilmiah dan berbobot sampai blog yang asal bunyi. Dari blog yang nulis sendiri sampai yang plagiat atau sekedar kopi paste. Dan kita bisa saja menunjukkan jati diri sebenarnya sebagai bentuk tanggung jawab atas konten blog kita sampai bersembunyi di balik nama samaran atau jatidiri yang ga jelas bahkan fiktif!&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Melalui Blog kita bisa beropini dan sangat lazim untuk berbeda pendapat dengan siapa pun. Dari sini akhirnya bisa terjadi diskusi ilmiah, komunikasi, interaksi yang baik antar blogger. Atau sebaliknya debat kusir ga karuan yang ga jelas ujung pangkalnya dengan saling menghina, membela, memprovokasi, melakukan kebohongan publik untuk menyudutkan pihak-pihak tertentu, membunuh karakter seseorang…. Hmm ternyata dunia maya bisa kejam bangets.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Yup, blogosphere bisa berisi emas atau sekedar sampah. Kita belum bisa memberikan sanksi kepada pengelola blog yang melakukan tindakan ga etis menurut kita. Lha wong jati diri di balik sebuah blog bisa aja fiktif! Seandainya pun ada sanksi per-blog-an yang mengatur penulisan di dunia maya, bagaimana kita bisa mengetahui dalang dibalik sebuah Blog? Dari username dan email dan…? Paling sanksi yang jelas adalah "pembredelan". Saya ga tau sih, tapi agaknya ini kembali kepada &lt;a href="http://www.blogger.com/content.g" target="_self"&gt;kebijakan konten&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://wordpress.com/tos/" target="_self"&gt;term of service&lt;/a&gt; tiap penyedia layanan blog yang berbeda-beda.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Memang blogosphere adalah bagian dari dunia maya. Dunia yang ndak nyata. Kita bisa melakukan hal-hal negatif di dunia maya ini tanpa takut ketahuan jati diri kita sebenarnya (tapi oleh Tuhan?). Kita bisa berlagak alim, intelek, preman, bejat, sok kocak, cerewet yang sifat-sifat ini hampir tak pernah tampak pada dunia nyata sehari-hari di balik topeng blog. Sebaliknya juga, mungkin di balik pembawaan yang tenang, pendiam di keseharian, ternyata ada pemikiran yang bagus, ide-ide yang tajam, opini yang cerdas dan objektif, informasi yang bermanfaat untuk sesama atau sisi lain yang berbeda. Meski maya, namun ternyata dunia ini bisa menunjukkan jati diri kita yang sebenarnya, yang nyata....&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sadarilah, tidak semua informasi yang kamu dapatkan di blogosphere itu benar. Juga sebaliknya dong, ga semua informasi di blogsphere itu salah. Perlu diingat, orang dengan berbagai macam latar belakang ada disini dan nulis sebebas-bebasnya. Dan kita harus siap menerima konsekuensinya. Pertanyaannya cukup dewasakah kita menyikapinya? Yup, selektif! Menyaring informasi yang kita dapatkan itu perlu. Memberikan informasi yang benar juga penting. Bisa jadi blog bisa menjadi suatu suara independen yang bisa mempengaruhi kehidupan sosial (halah..) hehehe.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sesungguhnya, blog bisa menjadi sarana untuk memberikan informasi yang benar. Tulisan-tulisan yang mendidik. Opini yang mencerahkan. Blog bisa menjadi sarana komunikasi dan diskusi yang sehat sehingga akan berpengaruh positif. Akhirnya, mari pergunakan kebebasan berpendapat ini dengan rasa penuh tanggung jawab. Sebenarnya itu ajakan untuk diri saya pribadi. Anda merasa terajak juga?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-4736777195767200155?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/4736777195767200155/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2007/11/selamat-datang-di-blogosphere.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4736777195767200155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/4736777195767200155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2007/11/selamat-datang-di-blogosphere.html' title='Selamat Datang di Blogosphere'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-7056257315366321524</id><published>2007-11-05T20:09:00.000-08:00</published><updated>2010-11-09T03:35:32.294-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>Tentang Bu Londri</title><content type='html'>Bu Londri berasal dari kata "ibu laundry" yang artinya ibu yang menawarkan jasa mencucikan baju. Istilah ini cukup populer di sekitar lingkungan kosan dekat kampus saya. Asal mula usaha jasa ini tidak lepas dari berdirinya &lt;a href="http://www.stttelkom.ac.id/" target="_self"&gt;"kampus putih biru"&lt;/a&gt;-saya di pinggiran kota Bandung. Berdirinya kampus ini ternyata membuka lapangan kerja baru bagi penduduk di sekitarnya. Mulailah bermunculan kos-kosan, mulai dari yang harga murah sampai yang mewah. Kemudian ditambah munculnya usaha warung makan, toko-toko kecil yang menyediakan kebutuhan sehari-hari, rental komputer, foto copy, galon air minum, dan lain sebagainya. Tidak ketinggalan juga, muncul sebuah usaha yang sebelumnya belum ada. Yaitu jasa pencucian baju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak kos ada 2 tipe berdasarkan sikap mereka terhadap pakaian kotornya (hehe). Mereka yang rajin mencuci sendiri dan mereka yang malas mencuci pakaian disela aktivitas sebagai mahasiswa. Rasa malas mencuci sendiri ini akan semakin menjadi-jadi jika musim ujian, juga musim hujan, apalagi kalo musim sakit. Hal ini diperburuk dengan kondisi air kosan yang tidak menentu. Kadang jernih, seringkali keruh. Maklum deket sungai. Apalagi kalo hujan, tambah kotor itu air kosan. Ibaratnya "mencuci dengan air selokan", mau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Rupanya ibu-ibu masyarakat di sekitar kampus cukup jeli memandang ini sebagai sebuah peluang untuk menambah penghasilan keluarga. Maka mulailah ibu-ibu itu menawarkan jasa pencucian baju + setrika di asrama dan kosan, bahasa kerennya &lt;em&gt;laundry&lt;/em&gt;. Harganya bervariasi, mulai dari yang harga dihitung per bulan, per kilo sampai per potong baju. Karena merupakan "industri rumah tangga", maka kebanyakan proses pencuciannya pun masih sederhana. Yup! Mencuci pakai tangan. Jasa &lt;em&gt;laundry&lt;/em&gt; dengan mesin cuci baru aja muncul akhir-akhir ini. Ibu-ibu yang membuka usaha menawarkan jasa &lt;em&gt;laundry&lt;/em&gt;, "resmi" dikenal sebagai Bu Londri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira sistem kerja bu Londri adalah sebagai berikut: Pagi-pagi bu Londri udah keluar rumah (jalan kaki bareng bu Londri lainnya ato dianter suaminya) membawa 1 plastik besar yang berisi pakaian bersih (telah dicuci) untuk dikembalikan kepada pelanggan di kosan atau asrama. Sekalian bu Londri mengambil pakaian kotor yang telah disiapkan oleh pelanggan. Kemudian setelah itu bu Londri pulang ke rumahnya juga dengan 1 plastik besar pakaian kotor yang akan dicucinya setelah sampai di rumah. Pakaian-pakaian itu akan dikembalikan kepada si pelanggan 2-3 hari setelah itu sambil mengambil pakaian kotor yang baru sesuai kesepakatan, dan begitu seterusnya berulang dari awal. Ibu Londri sendiri bisa mempunyai lebih 5 pelanggan yang berlainan kosan. Dan jarak kosan itu ke rumah bu Londri ga jarang cukup jauh. Bayangkan sendiri, betapa perkasanya beliau-beliau ini. Rata-rata mereka mematok harga 40 ribuan rupiah per bulan untuk jasa laundry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring berjalannya waktu, pekerjaan ini bukan semata-mata dikerjakan ibu Londri seorang diri. Ada kalanya dibantu oleh suaminya, anak-anaknya, ibunya bu Londri, ibu mertua, kakaknya, adiknya, atau bahkan tetangga sekitar! Maka dari itu bu Londri bisa mempunyai banyak pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan bu Londri akan semakin berat, jika datangnya musim hujan. Ibu Londri harus pintar-pintar antisipasi agar pakaian pelanggannya bisa tetap kering dan bersih tepat waktu. Harusnya para pengguna jasa ibu Londri pake perasaan juga. Ini musim ujan dan musim sakit. Kasihan dong ama bu Londri dikasih cucian banyak-banyak. Kalo tiba-tiba bu Londrinya jatuh sakit gimana coba?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berterimakasihlah kalian yang menggunakan jasa ini kepada bu Londri. Karena bu Londri, kalian bisa tetap tampil dengan pakaian rapi meski kalian sibuk setengah mati. Hmm....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-7056257315366321524?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/7056257315366321524/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2007/11/tentang-bu-londri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7056257315366321524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7056257315366321524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2007/11/tentang-bu-londri.html' title='Tentang Bu Londri'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-6427285187553332606</id><published>2007-08-01T09:02:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.020-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Jadi Bisu?</title><content type='html'>Mungkin enak ya kalau jadi bisu. Ya bisu. Tidak bisa berkata-kata. Bukan tidak mungkin hal ini bisa mencegah kita dari dosa akibat mulut kita. Seperti menggunjing, membicarakan aib orang lain, bicara rusak, berkata kotor, berkata dusta, mencaci maki. Mencaci? Yah, mencaci maki apa saja, mencaci waktu, hari, keadaan, manusia, dan lain-lain. Hmm ternyata, mulut ini kalau tidak dijaga benar-benar menjadi sumber kebinasaan kita kelak, suatu saat nanti ketika penghitungan amal perbuatan di akhirat. Anda tidak percaya? Percaya sajalah.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kalau pemikiran di atas diperluas seluas puas. Maka berbahagia mereka yang bisu, tuli, buta dan sebagainya. Diperluas atau dipersempit? Picik! Yah picik. Saya akui, saya rasa ini picik.  Btw, saya sedang membicarakan tentang sesuatu yang satu, yaitu: bisu.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Hmm seandainya saja saya jadi bisu. Yup! Bukan tidak bersyukur. Cuma sekedar berbagi bahwa beberapa hari ini saya jarang bicara. Ceritanya mengurung diri dalam ruang kamar. Benar-benar mengurung diri. Rapat. Tertutup. Ya tidak tertutup banget. Masih ada waktu untuk ke kamar mandi dan ke warung untuk makan. Setidaknya  masih ada sedikit celah untuk cahaya dan udara. Seminggu? Kurang... mungkin lebih dari itu. Mengapa? Entah. Rasa tertekan mungkin. Inginnya segera mengakhiri Tugas Akhir ini. Namun tujuan mulia itu kemudian cuma menguap melalui mulut. Ya.. menguap. Suntuk, kemudian mengantuk. Terbengkalai atau memang lalai? Yang pasti cuma makan hati. Tidak tanggung-tanggung. Makan tidak hanya hati separuh, namun utuh! Dan diulang berulang. Sampai sungguh-sungguh kesal, sebal. Atau memang aku yang bebal? Sungguh makan hati itu bikin perut jadi mual. Mungkin benar saya terlalu banyak berpikir. Hingga tidak lagi bisa berpikir. Rasanya ingin berhenti berpikir saja. Namun saat manusia berhenti berpikir, dia bukan manusia yang hidup lagi. Mayat? Mungkin bangkai jika tidak sedang tidur.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ujung dari itu semua perasaan makan hati itu hanya satu. perilaku bisu. Ya. Membisu. Mmm maksud saya mencoba jadi bisu. Saat ini bagi saya bincang-bincang adalah sesuatu yang tidak penting. Akhirnya terjadilah yang terjadi. Saya "bisu suri". Dan saya cukup menikmatinya. Ketenangan dalam kesendirian. Sunyi. Saya menikmati suasana sepi ini di sepetak 3x4 meter persegi ruang kamar. Tanpa mencaci hari. Tanpa melaknat. Tanpa dusta. Tanpa semuanya. Seandainya tidak akses internet di dalamnya, mungkin akan lain ceritanya. Hehehe.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Dan saya ternyata masih juga berpikir. Rupanya saya masih hidup di balik pintu kamar yang tertutup rapat ini. Berpikir bahwa mungkin masih ada sisa harap, dalam sepetak ruang yang pengap. Yup! Tulisan ini satu bukti saya masih berpikir. Setidaknya hingga detik ini. Saya rasa saya mampu menghitung kata yang saya ucap hari ini sampai detik ini. Kata! Ya kata! Bukan kalimat. Okelah anggap saja kalimat. Coba kita lihat:&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Sekitar pukul 11.00 saya rasa saya berkata, "Nasi, sayur, tempe dua, susu dingin."&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Ketika makan malam kurang lebih pukul 20.30 sepertinya saya berucap, "Nasi, telur"&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Saya mengatakan, "kurang tahu" ketika kebetulan ditanya teman sebelah kamar.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hohoho minimalis sekali ya? Ups, ada yang terlupa, saya mengucap dengan lirih "Allahu Akbar" dan "Sami Allah Huliman Hamidah"  Ketika Shalat Shubuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib dan Isya pada masing-masing rakaatnya. Dan doa-doa dalam sholat....  Ya ya ya. Saya akui akhirnya. Menjadi orang yang tidak bisu merupakan karunia dari Tuhan Semesta Alam. Dengan mulut ini kita bisa banyak melakukan hal-hal yang penting dalam hidup ini. Yang terkadang kita tidak sadari. Hal-hal penting apa yang bisa kita lakukan? Seperti membaca do'a, memuji Tuhan, tilawah qur'an, memberikan nasehat, mengucapkan salam, melakukan pergaulan yang baik, menyampaikan ide, melakukan pembelaan, mengekspresikan perasaan. Hal-hal penting yang terkadang dirasakan tidak begitu penting.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Lantas apa inti dari semua tulisan saya ini? Tidak ada. Maksud saya, mungkin tidak tahu lebih tepatnya. Saya hanya ingin berbagi dengan anda, bahwa saya mengalami masa-masa yang tidak enak, sehingga saya jadi sedikit pendiam dengannya dan hemat bicara. Lantas saya berpikir betapa indahnya jika saya jadi bisu. Semoga ini bukan gejala orang yang mau gila. Namun pada akhirnya saya tahu, bahwa tidak bisu tetap lebih baik. Salah satu nikmat dari Tuhan yang terkadang kita lupa untuk mensyukurinya. Tidak, mungkin kita tidak lupa untuk bersyukur. Kita hanya sekedar tidak ingat untuk meluangkan waktu guna berpikir tentang sedikit dari sekian pemberian dari Yang Maha Memberi. Atau bukan kita? Agaknya lebih tepat kalau lebih ke saya. Ya, mungkin saya pernah berhenti berpikir. Hingga tidak sempat berpikir tentang hal-hal sederhana namun besar maknanya. Kalau pemikiran ini diperluas seluas puas dengan secara sedikit cerdas. Maka berbahagia mereka yang tidak bisu, tuli, buta dan sebagainya jika bisa memanfaatkannya secara bijaksana. Bukan begitu? Bukan? Lantas Bagaimana?&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jadi tepatnya bagaimana saya esok hari? Entah. Dengan keadaan saya seperti ini, mungkin saya masih jadi "bisu suri" -bisu sementara- dengan keyakinan bahwa kemampuan bicara adalah sesuatu yang harus disyukuri. Dengan apa? Salah satunya dengan menjaganya dari perbuatan yang tercela dan juga sia-sia. Bisa jadi kita membisu, namun jangan sampai pernah membisu untuk bersyukur, meski dalam hati. Memang kita memang bukan malaikat, namun setidaknya berusaha untuk  jadi manusia yang sedikit banyak berupaya taat. Selesai sampai disini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-6427285187553332606?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/6427285187553332606/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2007/08/jadi-bisu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6427285187553332606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/6427285187553332606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2007/08/jadi-bisu.html' title='Jadi Bisu?'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-7118546991949382292</id><published>2007-07-30T18:33:00.000-07:00</published><updated>2010-06-15T01:28:45.013-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pribadi'/><title type='text'>Pagi Pucat Pasi</title><content type='html'>Pagi yang pucat pasi. Agaknya kalimat itu bisa menggambarkan keadaan saya pagi ini. Bukan masalah kurang tidur. Terlalu banyak tidur malah. Saya hanya kurang semangat saja. Ini tentang Tugas Akhir saya sejujurnya. Buntu, mana ujung mana pangkal tak lagi jelas. Atau ganti judul saja ya? Keputusan yang harus dipikirkan secara matang. Namun masalahnya ini sudah tidak lagi matang, sudah terlalu matang sampai &lt;span style="text-decoration:line-through;"&gt;gosong&lt;/span&gt; hangus. Hehehe. Kadang ingin tertawa sendiri. Sebelum ditertawakan orang lain? Menertawakan diri sendiri. Yup! Sebelum jadi gila. Atau saya memang sudah gila? Gila atau tidak gila itu tidak penting. Ini soal masa depan saya yang... hhhhh.... (menghela nafas berat-dalam)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Maunya ingin &lt;span style="text-decoration:line-through;"&gt;lolos&lt;/span&gt; lulus&lt;span style="text-decoration:line-through;"&gt; tepat&lt;/span&gt; pada waktu&lt;span style="text-decoration:line-through;"&gt;nya&lt;/span&gt; yang tepat. Begitu lulus, tepat ada kesempatan kerja. Tepat ada jodohnya ( &lt;em&gt;Bidadari Bermata Jeli&lt;/em&gt; yang shalihah) yang menanti pinangan. Hehehe, tutur yang melantur. Namun sudah lewat 4 tahun. Sudah terlalu tua untuk menyandang gelar "Mahasiswa". Tidak pantas? Saya kira masih pantas. Ya masih pantas untuk menyandang gelar "Mahasiswa Pesakitan".&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Tapi gelar "Mahasiswa Pesakitan" ini, membuat saya tidak pernah merasa tua. Sepertinya, "Mahasiswa Pesakitan" adalah orang yang senantiasa muda. Bagaimana tidak? Sering bersama dengan adik-adik kelas yang masih "hijau segar" (ibarat rumput) karena saya cukup makan asam garam manis mengulang mata kuliah hehehe. Pokoknya ramai rasanya. Sampai -sampai sakit hati. Benar-benar sakit.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kenyataan itu benar-benar menipu perasaan saya secara halus. Lho? Siapa yang menipu? menipu perasaan atau ditipu perasaan? Silahkan pikir sendiri! Ga penting juga rasanya. Yang pasti pada akhirnya tidak pernah sadar bahwa saya sudah mulai "menguning kering" (ibaratnya daun janur) tinggal tunggu waktulah, kemudian jadi sampah. Tapi ngomong-ngomong kapan ya janur kuning saya melengkung? Halah, bikin orang bingung jadi tambah bingung.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Kembali ke masalahnya. Semoga saya bisa membangun semangat yang sekarang entah kemana dan melalui "kemelut" ini dengan sebaik-baiknya. KEMELUT yang saya maksud. Bukan CUMLAUDE. Saya tegaskan sekali lagi, khawatir salah baca. Memang enak lihat awan pagi yang pucat pasi setiap hari? Sendirian lagi. Tapi ini memang hidup yang harus saya jalani sendiri. Bukan oleh atau dengan anda, kalian atau mereka. Meski hati sakit. Walau terasa pahit. Dan sedikit banyak rumit. Ini pertempuran si pejantan tangguh dari Semarang. Bukan bukan pertempuran anda, kalian, atau mereka. Ini adalah pertempuran secara jantan. Sendiri. Tanpa tikam belakang. Tanpa bala bantuan. Tanpa curang. Saya memang harus benar-benar berjuang. Sendirian.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Setelah memetik mentari subuh, melewati pagi yang pucat pasi, berkelana di dunia maya, dan sedikit berkisah tentang keluh kesah yang kelu, rasanya pagi ini tak begitu pucat pasi lagi seperti tadi. Memang tidak bijak mencela awal hari. Karena hari ini belum dilalui. Ok! Ayo tugas hari ini: segera akhiri Tugas Akhir ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-7118546991949382292?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/7118546991949382292/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2007/07/pagi-pucat-pasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7118546991949382292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/7118546991949382292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2007/07/pagi-pucat-pasi.html' title='Pagi Pucat Pasi'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7316034292372330462.post-1907645778470878189</id><published>2007-01-14T19:40:00.000-08:00</published><updated>2010-06-15T18:18:09.929-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Celoteh'/><title type='text'>My Hello World: Assalamualaikum!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Assalamualaikum!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Pada tulisan yang pertama ini, saya sampaikan kepada dunia sebuah salam kebanggaan, sebuah salam yang menandakan penghormatan, yang mengharapkan keselamatan, yang penulisannya tak perlu disingkat. Karena apa? Karena merupakan sebuah doa kebaikan bagi sesama dan juga karena sebuah kebanggaan sebagai seorang muslim.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Menulis salam kebanggaan kita dengan lengkap lebih baik daripada menyingkatnya menjadi “Ass” (what is the meaning of “ass” ?) atau singkatan-singkatan yang lain, yang tidak pernah diajarkan oleh agama yang mulia ini. Sekedar nasehat sederhana, tidak lebih dari mengharapkan kebaikan semata. Semoga kita tidak menjadi orang yang kikir dalam mendoakan sesama, meski hanya melalui tulisan saja. Barokallahu fik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Wassalamualaikum.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7316034292372330462-1907645778470878189?l=purwanindita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://purwanindita.blogspot.com/feeds/1907645778470878189/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2007/01/tes.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1907645778470878189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7316034292372330462/posts/default/1907645778470878189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://purwanindita.blogspot.com/2007/01/tes.html' title='My Hello World: Assalamualaikum!'/><author><name>A.K. Purwanindita</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-tQhfPg0baLY/TlZsoqedIWI/AAAAAAAAACM/RU6buCu5b7U/s1600/void.gif%25261272419883'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
